Pengertian Tektonik Lempeng

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Tektonik “. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Tektonik-Lempeng

Bumi ialah planet yang terdiri dari lapisan- lapisan yang menyusun bumi. lapisan bumi yang sangat bawah dinamakan sebagai inti bumi. lapisan bumi yang sangat atas di sebut sebagai kerak bumi. kerak bumi juga dapat disebut sebagai selimut bumi atau lithosfer. Kerak bumi terbagi dalam 2 wilayah besar. Daratan dan lautan.

Setiap wilayah mempunyai relief yang menyusun relief pemukaan bumi. relief daratan ialah relief yang paling gampang di lihat, sebab berada di atas permukaan laut. Sedangkan relief lautan, sedang di dalam laut atau samudra. Terbentuknya relief ini, dampak adanya tenaga yang menyusun bumi. tenaga tersebut ialah eksogen dan endogen.

Tenaga eksogen ialah tenaga yang berasal dari luar bumi. tenaga eksogen antara beda proses sedimentasi yang terdapat di bumi, dan erosi. Sedangkan tenaga endogen ialah tenaga yang berasal dari dalam bumi. tenaga ini mengakibatkan bumi merasakan patahan atau lipatan. Tenaga endogen terdiri dari vulkanisme, seisme, dan tektonisme.


Pengertian Tektonik Lempeng

Pengertian teori tektonik lempeng ialah salah satu teori tentang perubahan relief di bumi. teori berasal dari teori tentang pergeseran benua. Benua- benua di bumi ialah salah satu dari selimut yang terdapat di bumi. selimut bumi atau lithosfer menyusun lempengan- lempengan.

Setiap lempengan tidak terkunci dalam satu wilayah, tetapi bergerak. Lithosfer terdiri dari 20 segmen, dengan ketebalan antara 40 km sampai 100 km. Akan namun ada lithosfer yang mempunyai ketebalan sampai 400 km. Lempeng yang terdapat di bumi, bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain.

Pergerakan ini, diandalkan oleh semua ahli, disebabkan ada unsur magnetik yang terdapat di dalam batuan. batuan ialah salah satu unsur dari lapisan bumi. magnet ini, mempunyai kutup yang berbeda, sehingga mengakibatkan pergerakan. Pergerakan masing-masing lempeng dapat mencapai 10 sampai 40 mm/a atau setara dengan kecepatan perkembangan kuku pada jari, atau dapat menjangkau 160 mm/a atau setara dengan kecepatan perkembangan sehelai rambut.

Artikel Terkait:  Perbedaan Mineral Primer Dengan Mineral Sekunder

Jenis-Jenis Lempeng

Lempang di bumi, dipecah menjadi dua yakni lempeng samudra dan lempeng benua. Pembagian itu disaksikan melalui ciri- ciri dari masing-masing lempang. Di samping itu, bumi sendiri terdiri dari dua bagian, yakni daratan dan lautan. Sehingga masing-masing lempeng mewakili setiap ciri khas bumi.

  1. Lempeng samudra atau dinamakan sebagai kerak samudra atau sima. Lempeng ini terdiri dari silikon dan megnesium. Ketebalan kerak samudra antara 5 sampai 10 km. Lempeng samudra lebih padat, disebabkan jumlah silikon yang lebih banyak. Kepadatan pada kerak samudra sebab perbedaan silikon. Kerak samudra sedang di bawah laut.
  2. Lempeng benua atau dinamakan kerak benua atau sial. Lempeng ini terdiri dari silikon dan aluminium. Ketebalan dari lempeng ini berkisar antara 30 sampai 50 km. Silikon pada kerak benua lebih sedikit, dan lebih tidak sedikit mempunyai materi berat. Lempeng benua ialah lempeng yang sedang di atas permukaan lau, dan menjadi lokasi tingga untuk manusia.

Lempeng tektonik yang membagi suatu wilayah menjadi dua, laksana benua- benua atau samudra. Akan namun ada wilayah yang mempunyai kedua lempeng secara bersamaan. Daerah tersebut ialah lempeng afrika. Pada lempeng afrika terdiri dari benua afrika dan samudra antartika sampai samudra hindia.


Jenis-Jenis Batas Lempeng

Batas lempeng ialah daerah yang memiliki kegiatan geologi. kegiatan geologi antara beda seisme, gunung, gunung api, dan palung laut. Dua lempeng bergerak dan bertemu di sepanjang batas lempeng. terdapat 3 macam jenis batas lempeng. antara beda transform, divergen, dan konvergen.

  1. Transform ialah bertemunya dua lempeng, yang mengakibatkan terjadinya gesekan secara menyampng di sepanjang sesar fault. Pergeseran ini bisa berupa sinistral atau desktral. Pergerakan ini nyaris sama denga pergerakan yang terjadi dampak adanya patahan horizontal.contoh jenis batas lempeng ini ialah sesar san andreas di california.
  2. Divergen ialah dua lempeng yang saling bergerak menjauh. Hal ini disebabkan oleh terjadi friksi pada lithosfer. dampak adanya pergerakan ini, lempeng samudra merasakan pemekaran dasar laut. Sedangkan pada lempeng benua, menyusun lembah.
  3. Konvergen ialah dua lempeng yang saling berdekatan. Akibat perbedaan kepadatan di antara lempeng bakal tertancap kebawah, dan masuk ke bawah lempeng lainnya. Pada jenis batas konvergen, dipisahkan menjadi 3, yaitu:
  • Jika ada dua lempeng, maka di antara akan menghujam bumi, sedangkan di antara lempeng akan menyusun busur kepulauan, dampak tertekan ke atas.
  • Jika ada dua lempeng, dan kedua lempeng mempunyai kepadatan yang sama, maka kedua lempeng bakal bertubrukan dan menyusun pegunungan lipatan.
  • Jika lempeng samudra dan lempeng benua saling bertemu, maka lempeng samudra bakal menghujam kebawah, sementara lempeng benua akan menyusun pegungan uplift dampak permukaan yang tertekan ke atas.

Mekanisme Pergerakan

Para ilmuwan percaya, pergerakan lempang terjadi dampak adanya panas bumi yang tidak merata. Panas bumi yang berbeda- lain menyebabkan terjadinya konveksi besar. Di samping itu, umur dari suatu lempeng pun mempengaruhi. Lempeng samudra yang merasakan penuaan akan merasakan pendinginan. Saat merasakan pendinginan, kepadan menjadi bertambah, sampai-sampai lempeng ini menghujam dan masuk ke dalam selimut bumi.

Artikel Terkait:  Awan Strato Cumulus

Akibatnya unsur belakang lithosfer merasakan tarikan dan astenosfer bergerak naik dampak adanya desakan dari bawah. Terdapat 3 penyebab yang dipercayai sebagai penyebab gerakan pada lempeng- lempeng di bumi. ketiga penyebab tersebut ialah gaya gesek, gaya gravitas, dan gaya dari luar bumi.

  1. Gaya gesek ialah salah satu gaya yang mengakibatkan terjadinya pergerakan. Gaya gesek dipisahkan menjadi dua, yakni basal drag dan slab suction. Basal drag ialah pergerakan dampak adanya gesekan antara astenosfer dan lithosfer. sementara slab suction ialah tarikan pada lempeng ketika sebuah lempeng menghujam, dan masuk ke selimut bumi.
  2. Gaya gravitas ialah gaya yang unik ke adalam bumi. gaya ini dampak adanya lempeng yang mempunyai kepadatan lebih berat, sampai-sampai tertarik ke dalam selimut bumi. Proses ini dinamakan sebagai runtuhan. Terjadinya gaya ini juga dampak adanya pembengkakan lempeng. pembengkakan ini mengakibatkan lempeng menjadi semakin berat.
  3. Gaya dari luar ialah gaya yang berasal dari luar bumi. Dalam urusan ini ialah gravitasi bulan. Gaya gravitasi bulan dampak adanya rotasi bumi di bawah bulan. Gravitasi bulan unik permukaan bumi keatas. Hal ini sama dengan proses terjadinya pasang. Akan namun pengaruh ini paling kecil, dampak kekuatan gravitasi bulan yang tidak seberapa.

Pembagian Lempeng

Lempeng yang terdapat di bumi terbagi ke dalam 7 lempeng besar serta tidak sedikit lempeng- lempeng kecil. Lempeng- lempeng kecil terbentuk melewati perpecahan lempeng- lempeng besar. Lempeng- lempeng besar ini antara lain:

  1. Lempeng Benua Afrika yang mencakup Afrika
  2. Lempeng Benua Antartika yang mencakup Antartika
  3. Lempeng Benua Australia yang mencakup Australia sampai India
  4. Lempeng Benua Eurasia yang mencakup Asia dan Eropa
  5. Lempeng Benua Amerika Utara yang mencakup Amerika Utara dan Siberia
  6. Lempeng Benua Amerika Selatan yang mencakup Amerika Selatan
  7. Lempeng Samudra Pasifik yang mencakup samudra pasifik
Artikel Terkait:  Cara Mengolah Minyak Bumi

Indonesia ialah salah satu negara yang mempunyai tingkat bencana alam yang lumayan sering. Salah satu penyebabnya ialah Indonesia dikelilingi oleh tidak sedikit lempeng. lempang pada indonesia ialah lempeng indo- australian dan lempeng eurasia. Lempeng di Indonesia mempunyai sifat konvergen, sampai-sampai lempeng indo- australian yang masuk ke bawah lempeng eurasia. Di samping itu, pada indonesia unsur timur, terdiri dari 3 lempeng sekaligus. Lempeng tersebut ialah lempeng filipina, lempeng pasifik, dan lempeng indo- australia.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Tektonik Lempeng adalah: Jenis, Batas, Mekanisme dan Pembagian

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: