Sumber Daya Alam Pantai

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Sumber Daya Alam “. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Manfaat-Sumber-Daya-Alam-Pantai

Alam memberikan tidak sedikit sumber daya yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Sumber daya alam tersebut andai dikelola dengan paling baik dan bijaksana, pasti akan memberikan tidak sedikit manfaat tidak hanya untuk manusia saja namun pun lingkungan sekitar.

Sumber daya alam sendiri adalah segala sesuatu yang berasal dari alam dan pastinya dapat dipakai untuk memenuhi keperluan hidup manusia. Berdasarkan sifatnya sumber daya alam terbagi menjadi sumber daya alam yang terdapat di alam (sustainable resources), sumber daya alam yang bisa diperbaharui (renewable resources), dan sumber daya alam yang tidak bisa diperbaruhi (non renewable resources).

Salah satu sumber daya alam yang sudah tersedia di alam bahkan bisa diperbaharui yaitu pantai. Pantai adalah wilayah yang menjadi perbatasan antara daratan dengan lautan.

Meskipun mayoritas wilayahnya berupa pasir dan gulungan ombak saja, tetapi di tidak sedikit wilayah pantai dimanfaatkan sebagai sumber daya alam yang menyerahkan keuntungan untuk orang-orang bermukim di area pesisir.


Manfaat Pantai

Adapun guna dari adanya pantai antara lain:

  1. Sebagai lokasi penangkapan ikan untuk pada nelayan
  2. Sebagai lokasi pemeliharaan ikan dalam keramba laksana udang, bandeng, kerapu, kerang, dan beda sebagainya.
  3. Pengolahan garam
  4. Tempat pelabuhan kapal
  5. Tempat rekreasi
  6. Ekosistem hutan bakau
  7. Bandar udara

Jenis-Jenis Sumber Daya Alam Pantai

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis sumber daya alam pantai, terdiri atas:

Artikel Terkait:  Negara Bagian Victoria

1. Hutan Bakau

Hutan bakau atau hutan mangrove tidak sedikit ditemukan di dekat kawasan pesisir tidak jauh dari pantai. Pada dasarnya faedah dari adanya hutan bakau yakni untuk menangkal terjadinya abrasi pantai oleh ombak yang berasal dari laut.

Selain tersebut hutan bakau pun dapat menangkal terjadinya intrusi atau rembesan air laut ke tanah daratan. Sehingga air di daratan tidak terasa payau yang tentunya riskan bila dikonsumsi.

Hutan bakau menjadi lokasi tinggal untuk beberapa jenis fauna seperti burung, ikan, monyet, kura-kura, ular, kepiting, udang dan beda sebagainya. Di Indonesia eksistensi hutan mangrove atau bakau menjadi habitat untuk beberapa jenis burung yang tidak jarang bermigrasi pada masa-masa tertentu.

Keunikan beda yang dipunyai oleh hutan bakau yaitu berperan dalam pembentukan pulau sampai menstabilkan wilayah pesisir. Hal ini diakibatkan akar dari tumbuhan mangrove menyangga tanah dan endapan sampai-sampai menghasilkan garis pantai dari masa-masa ke waktu.


2. Penghasil Garam Laut

Di Indonesia garam tidak sedikit industri garam tidak sedikit berkembang di dekat kawasan pesisir. Hal ini diakibatkan karena bahan baku penciptaan garam berasal dari air laut.

Peroses penciptaan garam laut bermula dari pengedapan air laut pada petak-petak untuk melemparkan zat beda yang masih di dalam air laut. Setelah diendapkan air laut yang masih berisi garam dialirkan ke petak lainnya.

Proses pengendapan sendiri dilaksanakan secara berkali-kali guna meyakinkan bahwa air laut melulu berisi garam saja. Pada petak terakhir berikut air laut mulai dihilangkan kadar airnya dengan memanfaatkan sinar matahari melewati proses penjemuran. Di sinilah kristal garam mulai terbentuk.


3. Budidaya Rumput Laut

Beberapa pantai di Indonesia tidak sedikit dijadikan sebagai lokasi budidaya rumput laut oleh masyarakat yang bermukim di area pesisir. Perlu diketahui andai tidak seluruh pantai sesuai dijadikan lahan untuk mengerjakan budidaya rumput laut.

Artikel Terkait:  Pembagian Iklim di Dunia

Lokasi yang sesuai untuk budidaya rumput laut yakni, sedang di perairan yang tenang, terlindung dari ombak dan angin kencang. Di samping itu, kedalaman air luat pun tidak boleh tidak cukup dari 70 cm saat surut dan tidak lebih dari 200 meter ketika pasang.

Tidak melulu itu saja, tempat budidaya mesti mempunyai sediaan rumput alami, memiliki dasar perairan yang mempunyai sifat substrat (berlumpur atau tidak banyak berpasir), dan yang terpenting perairan mesti subur.

Di Indonesia, budidaya rumput laut menjadi sumber daya alam yang bernilai tinggi. Bahkan hasil budidaya rumput laut telah tidak sedikit diekspor ke sebanyak negara.


4. Pohon Kelapa

Kelapa menjadi tanaman yang paling tidak sedikit ditemukan di pinggir pantai khususnya di wilayah tropis laksana negara Indonesia. Kelapa tergolong tumbuhan yang membutuhkan tidak sedikit sinar matahari secara langsung.

Di area pantai, kelapa menjadi jenis pohon yang paling tidak sedikit dimanfaatkan. Tidak melulu buahnya saja yang bisa dikonsumsi, tetapi seluruh unsur tubuhnya laksana daun, batang, sampai akar bisa dimanfaatkan guna hal-hal lain laksana atap lokasi tinggal (daun), tiang bangunan (batang), dan sumber bahan bakar atau kerajinan tangan (akar).

Di Indonesia buatan kelapa mayoritas diekspor ke sebanyak negara dalam format kelapa bulat, air kelapa, coconut crude oil (CCO), dan pun dessicated coconut (DO).


5. Ikan

Daerah pantai identik dengan sumber daya ikannya. Tidak tidak banyak pula semua nelayan memanfaatkan area pantai guna memancing ikan meskipun jumlahnya tidak sejumlah di lautan.

Banyak nelayan yang memanfaatkan pantai untuk mengerjakan budidaya ikan tertentu dengan memakai keramba. Lokasi yang dipilih seringkali tidak terlampau dekat dengan bibir pantai serta tidak terlampau jauh pula dari pantai, seringkali sekitar 8 mil dari bibir pantai.

Artikel Terkait:  Komet Neowise

Model keramba jaring apung dirasakan efektif untuk mengerjakan budidaya ikan tanpa butuh merusak lingkungan perairan laksana terumbu karang. Konsep dari keramba ini tidak cukup lebih merawat ikan tetapi masih di dalam habitat aslinya.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang 7 Manfaat Sumber Daya Alam Pantai Beserta 5 Jenisnya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: