Ruralisasi adalah

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Ruralisasi“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Ruralisasi-adalah

Pengertian Ruralisasi

Ruralisasi adalah salah satu bagian dari migrasi tersebut. Secara umum, ruralisasi dapat diartikan sebagai perpindahan penduduk dari daerah perkotaan yang padat penduduknya ke daerah lain di pedesaan yang masih jarang penduduknya.


Faktor Penyebab Ruralisasi

Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya ruralisasi. Faktor yang dimaksud secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua hal, yaitu :


1. Faktor Penarik Ruralisasi

Faktor penarik terjadinya ruralisasi adalah sebagai berikut :
  1. Suasana daerah pedesaan lebih tenang dan nyaman.
  2. Biaya hidup di daerah pedesaan relatif lebih kecil dibandingkan di daerah perkotaan.
  3. Masyarakat di daerah pedesaan lebih sopan, lebih bersahabat, dan penuh dengan rasa kekeluargaan.
  4. Harga tanah di daerah pedesaan relatif lebih murah dibandingkan daerah perkotaan.
  5. Adanya kenangan masa lalu (masa kecil).

2. Faktor Pendorong Ruralisasi

Faktor pendorong terjadinya ruralisasi adalah sebagai berikut :
  • Adanya niat untuk hidup di daerah pedesaan atau pulang kampung.
  • Tingkat kejenuhan dan stress di perkotaan yang sudah diambang batas kewajaran.
  • Keinginan untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.
  • Sudah tidak mampu untuk mengikuti dinamika (persaingan hidup) di daerah perkotaan.
  • Harga tanah di daerah perkotaan yang semakin mahal.
  • Adanya keinginan untuk membangun dan memajukan daerah pedesaan (daerah asal) agar dapat setara dengan daerah perkotaan.
Artikel Terkait:  Materi Banjir Bandang

Dampak Ruralisasi

Ruralisasi menimbulkan berbagai dampak dalam kehidupan masyarakat. Beberapa dampak dari ruralisasi adalah sebagai berikut :

1. Dampak Positif Ruralisasi

Perpindahan penduduk dari daerah perkotaan ke daerah pedesaan (ruralisasi) dapat menimbulkan dampak positif, diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Mengurangi kepadatan penduduk di daerah perkotaan.
  2. Pemerataan penduduk.
  3. Ruralisasi dapat mempengaruhi pola pikir dan pola kehidupan masyarakat pedesaan untuk lebih maju dan moderen.
  4. Membuka usaha mandiri (sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan di daerah pedesaan), karena di daerah pedesaan tingkat persaingan usaha lebih rendah dibandingkan daerah perkotaan.
  5. Dapat meningkatkan dan mengembangkan pembangunan di daerah pedesaan.
  6. Udara pedesaan yang bersih serta suasana pedesaan yang relatif tenang dan nyaman, akan membuat kondisi tubuh lebih sehat dan bugar.

2. Dampak Negatif Ruralisasi

Selain menimbulkan dampak positif, perpindahan penduduk dari daerah perkotaan ke daerah pedesaaan (ruralisasi), memunculkan juga dampat negatif. Dampak negatif dari ruralisasi tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Ruralisasi dapat menyebabkan perubahan budaya dan kebiasaan masyarakat daerah pedesaan.
  • Dengan bertambahnya jumlah penduduk di daerah pedesaan akan dapat mengakibatkan meningkatnya harga kebutuhan pokok di daerah pedesaan.
  • Ruralisasi yang terjadi akan mengurangi populasi penduduk di daerah perkotaan, hal tersebut akan berdampak pada sektor perekonomian karena berkurangnya jumlah konsumen di daerah perkotaan.

Konsep Ruralisasi

Dengan konsep rurality, yaitu perpindahan penduduk dari kota ke desa, kepadatan penduduk dapat dikurangi. Keuntungan dari konsep ini adalah bahwa, di samping distribusi populasi, pengembangan di daerah pedesaan dapat berkembang dengan masuknya komunitas perkotaan.

Faktor-faktor lain yang menggerakkan konsep ini di samping wilayah yang luas, termasuk kejenuhan kehidupan kota, harga tanah di kota-kota menjadi semakin mahal, sehingga tidak terjangkau, keinginan untuk memajukan desa atau daerah asal tidak merasa mampu ikuti dinamika kehidupan di kota.

Artikel Terkait:  Profil Negara Kamboja

Faktor-faktor yang menarik termasuk harga tanah di daerah pedesaan yang masih relatif murah, pola hidup masyarakat lebih sederhana, suasananya lebih tenang, yang membuatnya cocok untuk populasi pensiunan yang lebih tua, ada rasa koneksi dengan daerah asal atau kenangan masa kecil. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya urbanisasi yang tidak dapat dikendalikan dan terkonsentrasinya pertumbuhan populasi yang tinggi di daerah perkotaan. Jika pemerintah kota tidak ingin kembali ke daerah asal.

Kemudian konsep kebalikan dari penduduk kota yang pindah ke desa-desa dapat dilakukan dengan syarat bahwa pembangunan yang adil telah dicapai. Bisnis yang dapat dilakukan pemerintah:

  1. Desentralisasi, yaitu pembangunan yang tidak hanya terkonsentrasi pada kota, tetapi menyebar ke daerah.
  2. Modernisasi desa, yaitu pengembangan program pembangunan daerah dengan berbagai kegiatan.
  3. Meningkatkan produk pertanian dengan mengintensifkan atau memperluas pertanian.
  4. Meningkatkan opsi transportasi dan komunikasi dan infrastruktur antar wilayah. e. Meningkatkan aktivitas pusat industri kecil dan menengah di daerah pedesaan.

Contoh Ruralisasi

Seperti disebutkan di atas, istilah populasi pedesaan adalah perpindahan orang-orang dari daerah perkotaan yang padat ke daerah pedesaan yang kurang penduduk. Dengan cara ini, masyarakat perkotaan dapat memiliki tanah di daerah pedesaan dan mengurangi kepadatan penduduk di kota-kota.

Contoh populasi pedesaan adalah migrasi orang di wilayah Jakarta (Pasar Minggu, Blok M dll.) Ke daerah pedesaan di Jawa Timur seperti Desa Dolopo, Madiun. Masih ada banyak tanah gratis di Dolopo yang perlu ditempati dan dikelola oleh masyarakat perkotaan yang mengoperasikan daerah pedesaan.


Demikian Penjelasan Materi Diatas.

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: