Proses Sedimentasi

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Sedimentasi“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Proses-Sedimentasi

Sedimentasi ialah proses pengendapan material yang terbawa oleh air, angin, maupun gletser. Pengendapan ini dapat terjadi di darat, laut, maupun sungai. Material yang terbawa adalah material yang berasal dari pengikisan atau pelapukan. Pelapukan ini dapat berasal dari pelapukan kimia, fisika, dan mekanik. Pengendapan yang dilangsungkan lama, akan menyusun batuan sedimen. Batuan sedimen ialah batuan yang terbentuk dari proses sedimentasi. Sebagian besar batu di bumi ialah batuan sedimentasi.

Sedimentasi yang dilaksanakan oleh air, angin, maupun gletser mempunyai hasil yang berbeda. Tergantung dari tempat materi tersebut berada. Di samping batuan sedimen, sedimentasi pun salah satu penyebab terbentuknya permukaan bumi. Permukaan bumi yang memiliki tidak sedikit bentuk, dampak adanya pengendapan yang dilangsungkan lama. Hal ini mengakibatkan setiap sedimentasi menyusun sesuatu yang unik, dan mempercantik format permukaan bumi .

Sedimentasi sendiri dipecah menjadi 2, yakni menurut tenaga pengangkutnya, yakni air, angin, dan gletser. Serta menurut lokasi terjadinya sedimentasi tersebut sendiri. Yaitu sedimentasi fluvial, marine, glasial dan teristis.


Proses Sedimentasi

Berikut kita kupas proses sedimentasi menurut tenaga pengangkutnya.


1. Sedimentasi Aquatis

Sedimentasi Aeris ialah sedimentasi yang dilaksanakan oleh angin. Angin membawa materi- pelajaran endapan, dan menjatuhkannya ke darat ketika kekuatan dari angin tersebut melemah. Materi yang diangkut oleh angin biasanya ialah tanah pasir. Endapan pasir yang terus bertumpuk, kian lama bakal menjadi gundukan.

Gundukan ini dinamakan sebagai bukit pasir. Gundukan ini juga dapat disebut sebagai Sand Dune atau gumuk pasir. Gundukan pasir ini, gampang kita jumpai disekitar gurun maupun disekitar pantai. Dilihat dari tempat, sedimentasi oleh angin ini tergolong dalam sedimentasi teristris. Sedimentasi teristris ialah sedimentasi yang terjadi di darat.

Artikel Terkait:  Batu Diorit

2. Sedimentasi Gletser

Sedimentasi glasial ialah sedimentasi yang dilaksanakan oleh es atau gletser. Sedimentasi ini terjadi sebab adanya moraine. Moraine ialah batu kerikil, pasir, dan pelajaran lainnya yang terbawa oleh es, dan mengendap. Sedimentasi oleh gletser pun mengelir dari lokasi yang tinggi ke lokasi yang rendah.

hal ini mengakibatkan pengendapan terjadi di ujung gletser, yang mengakibatkan perubahan format gletser dari V menjadi U. Sedimentasi oleh gletser, tergolong dalam sedimentasi glasial. sedimentasi glasila ialah sedimentasi yang terjadi di gletser. Terdapat 4 format sedimentasi yang dilaksanakan oleh es, yaitu:

  1. Oscar : Sedimen yang berbentuk punggung sempit dan panjang
  2. Kame : Sedimen yang berbentuk dataran tinggi.
  3. Drumlin : Sedimen yang berbentuk bukit kecil
  4. Till Plain : Sedimen yang berbentuk dataran.

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Berikut 2 Proses Sedimentasi Beserta Penjelasannya Lengkap

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya:

Rate this post