Penyebab Terjadinya Angin Kencang

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Angin Kencang“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Penyebab-Terjadinya-Angin-Kencang

Hampir mayoritas dari anda tentu telah tidak asing dengan angin. Angin adalah suatu aliran udara yang bergerak. Kita tidak dapat menyaksikan bentuknya, namun anda tetap dapat merasakanya.

Bahkan angin sudah tidak sedikit dimanfaatkan oleh insan sebagai sumber tenaga guna pembangkit listrik yang dikenal sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Angin. Selama ini kita menyaksikan angin tidak jarang kali bergerak, dan pergerakannya itu dapat diakibatkan oleh sejumlah faktor yang salah satunya yaitu rotasi Bumi.

Adanya rotasi bumi mengakibatkan udara pun mengalami pergerakan. Selain tersebut udara yang bergerak sebab adanya perbedaan desakan udara di sekitarnya. Pada dasarnya prinsip udara yaitu bergerak dari lokasi bertekanan tinggi ke lokasi bertekanan rendah.

Tidak melulu itu saja, pergerakan udara pun dapat diprovokasi oleh suhu. Untuk wilayah yang mempunyai suhu tinggi telah tentu tekanannya rendah, dan kebalikannya pada wilayah yang memiliki suhu rendah dampak kurang mendapat sinar matahari maka desakan udara menjadi tinggi.


Penyebab Angin Kencang

Ada kalanya angin yang berhembus bisa menjadi suatu bencana alam sampai menyebabkan kehancuran dan korban jiwa. Banyak yang berasumsi jika penyebab terjadinya angin kencang yaitu adanya pengaruh anomali atau pembiasan cuaca, padahal urusan itu tidaklah benar.


1. Faktor Topografis dan Orografis

Salah satu penyebab terjadinya angin kencang diakibatkan oleh hal topografis dan orogafis sebuah wilayah, yaitu pergerakan angin dari wilayah pegunungan atau gunung ke daratan rendah.

Artikel Terkait:  Fungsi Penghijauan

2. Angin Monsun

Untuk distrik Indonesia penyebab angin kencang dapat diakibatkan karena adanya angin monsun Australia yang sedang di Laut Jawa dan Samudera Hindia. Iklim kering dan musim hujan yang datang telambat menjadi penyebab masih aktifnya angin monsun Australia di dekat pulau Jawa sampai Nusa Tenggara.


3. Adanya Kulminasi

Kulminasi bisa menjadi penyebab terjadinya angin kencang. Kulminasi adalah pergerakan semu matahari yang terjadi secara tegak lurus dengan permukaan bumi.

Kulminasi dominan pada situasi suhu udara sebuah wilayah menjadi tinggi. Perlu dikenang semakin tinggi suhu udara maka desakan udara bakal semakin rendah. Oleh karena tersebut terjadilah aliran udara mengarah ke wilayah yang mempunyai suhu tinggi tersebut.


4. Cuaca Lokal

Cuaca lokal yang dimaksud ialah cuaca yang berada di area pegunungan yang sering merasakan perubahan kecepatan angin. Kecepatan angin bakal semakin kuat ketika berada di lapisan troposfer atau selama 10 km di atas permukaan bumi.

Adanya angin gunung (angin katabatik) dan angin lembah (angin anabatik) pun bisa pulang menjadi angin kencang bilamana terjadi perbedaan suhu dan desakan udara yang besar. Kontur daratan yang berbukit pun dapat menjadi pemicu kecepatan angin.

Perbedaan suhu udara yang besar antar yang sedang di dataran tinggi dengan dataran lebih rendah pun menjadi penyebab terjadinya angin kencang. Tidak heran andai dataran rendah yang mempunyai suhu udara lebih tinggi dikomparasikan dengan dataran tinggi sering merasakan angin kencang.


5. Kebakaran Hutan

Adanya kebakaran hutan pada sebuah wilayah bisa menjadi pemicu bertambahnya suhu udara. Semakin lama kebakaran hutan yang terjadi bisa menurunkan desakan udara permukaan sampai-sampai angin bisa mengalir ke distrik yang sedang terjadi kebakaran hutan.

Artikel Terkait:  Batuan Sedimen Klastik

6. Awan Cumola nimbus

Adanya awan cumola nimbus yang berada di sebuah wilayah bisa menjadi penyebab munculnya angin kencang secara tiba-tiba tetapi berdurasi singkat. Awan cumola nimbus yang berukuran paling besar bisa menghasilkan arus udara yang naik ke awan maupun turun dari awan mengarah ke ke permukaan bumi.

Angin yang naik ataupun turun ke permukaan bumi inilah seringkali berarus kuat, sampai-sampai sering menjadi penyebab terjadinya bencana angin kencang di sebuah wilayah. Dan seringkali awan cumola nimbus terbentuk ketika musim pancaroba atau peralihan.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Berikut 6 Penyebab Terjadinya Angin Kencang dan Penjelasannya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: