Penyebab Pergerakan Tanah

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Reklamasi“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Penyebab-Pergerakan-Tanah

Tanah merupakan salah satu yang terpenting keberadaannya bagi bumi. Berbagai relief terbentuk di permukaan bumi dan tersusun dari berbagai komponen tanah. Ada berbagai jenis tanah, dan memiliki sifat dan sifat yang tidak sama satu sama lain. Sifat dan sifat tanah ini juga berkaitan dengan penggunaannya.

Tanah merupakan elemen penting yang digunakan sebagai tempat hidup bagi banyak orang. Berbagai jenis fasilitas yang menunjang kehidupan banyak orang membutuhkan tanah sebagai tempat berpijak. Namun, tanah itu sendiri tidak selalu dapat diandalkan. Hal ini dikarenakan banyak hal yang dapat membuat daratan ini sangat berbahaya.

Tanah pada dasarnya adalah bahan organik yang hidup. Sehingga tidak heran jika banyak kejadian dan bencana yang dapat menyebabkan tanah berpindah seperti kehidupan. Kali ini saya akan menjelaskan beberapa penyebab pergerakan tanah. Selama ini saya hanya mengenal istilah mobile land, tapi saya tidak tahu penyebabnya. Ada beberapa penyebabnya, diantaranya:


Penyebab


1. Erosi

Jika berbicara tentang penyebab terjadinya pergerakan tanah, salah satu penyebabnya adalah erosi. Penyebab erosi ini bisa karena berbagai jenis airtanah yang ada. Salah satunya adalah erosi air hujan. Pergerakan tanah yang disebabkan oleh hal ini biasanya terjadi di lereng bukit yang curam. Hal ini dapat terjadi jika daerah tersebut memiliki vegetasi yang sangat sedikit.

Ini sangat berbahaya jika terjadi dengan intensitas yang cukup pada musim hujan. Banyak upaya yang bisa kita lakukan untuk mengurangi erosi tanah, salah satunya dengan menanam kembali tanaman di tebing yang berbahaya.

Artikel Terkait:  Hukum Superposisi

2. Tanah yang jenuh air

Beberapa jenis tanah di Indonesia adalah pecinta air. Jenis tanah ini biasanya ditemukan pada berbagai jenis tanah liat yang tersebar luas. Setelah musim hujan, tanah yang dapat menyerap air dengan cepat sangatlah berbahaya. Ini karena intensitas hujan yang tinggi berbanding lurus dengan daya serap tanah yang tinggi.

Ketika tanah mencapai kejenuhan, ia bisa kehilangan dukungannya. Hal ini sering terjadi pada beberapa bencana berupa amblesan. Dan Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang memiliki wilayah dengan jenis tanah seperti ini.


3. Gempa

Penyebab pergerakan tanah yang satu ini adalah karena pergerakan lempeng tektonik bumi. Gempa bumi ini dapat menyebabkan penurunan tanah dan likuifaksi. Gempa sendiri merupakan salah satu jenis bencana alam yang bisa dikatakan sangat meluas. Terjadinya gempa ini tidak ada kaitannya dengan jenis atau karakteristik tanah. Ini karena kekuatannya bisa sangat tinggi dan efek negatifnya berbeda. Sebagai salah satu negara tempat bertemunya beberapa lempeng di dunia, Indonesia termasuk negara yang terancam gempa bumi.


4. Kelebihan beban

Ini bisa lebih sering terjadi di daerah perkotaan, terutama di kota-kota besar. Ancaman migrasi tanah akibat overload sangat nyata. Apalagi dalam pembangunan yang lestari dan mengabaikan sisi alam. Pembangunan banyak bangunan tidak memperhatikan prinsip konstruksi yang benar. Oleh karena itu, jika terjadi pergerakan di tanah, gedung dan fasilitas akan runtuh. Selain itu, sangat berbahaya membebani tanah tanpa terlebih dahulu melihat karakteristik dan karakteristik tanah tersebut.


Contoh

Sebagai negara yang sangat rentan terhadap bencana, terutama bencana yang berhubungan dengan pertanahan. Oleh karena itu, sangat perlu memperhatikan aturan-aturan yang ada dalam proses pembangunan dan pembuangan tanah. Contoh bencana terkait pertanahan adalah ambruknya tanah di kawasan gubuk Surabaya. Sebuah bencana memiliki banyak penyebab yang bisa saling berkaitan.

Artikel Terkait:  11 Kota yang Dilalui Garis Khatulistiwa Di Indonesia & Gambar

Terjadinya penurunan muka tanah pada areal gubuk sangat mungkin terkait dengan pergerakan tanah itu sendiri. Salah satu kemungkinan penyebab migrasi tanah adalah tanah jenuh dengan air dan kelebihan beban. Dilihat dari jenis tanah Surabaya, sebagian besar merupakan tanah lempung pasir. Jenis tanah ini adalah jenis tanah yang sangat saya sukai air. Sebelumnya telah kami jelaskan bahwa hujan lebat dan sering terjadi dapat dengan cepat mencapai titik jenuh untuk jenis tanah ini. Selain itu bisa juga disebabkan oleh faktor lain yang mungkin mendukungnya, seperti infrastruktur yang ada di daerah tersebut.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang 4 Penyebab Pergerakan Tanah Beserta Contohnya Lengkap

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Juga :