Pengertian Lava

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Lava“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Lava

Bumi ialah planet dengan permukaan yang tidak rata. Hal ini diakibatkan relief bumi yang berupa tonjolan maupun cekungan, sehingga menyusun permukaan laksana sekarang. Penyebab bumi menjadi tidak rata merupakan, adanya dua tenaga yang menyusun bumi. kedua tenaga tersebut, berperan dalam menyusun serta mengolah benruk bumi yang telah ada. Tenaga tersebut ialah tenaga eksogen dan tenaga endogen. Tenaga eksogen ialah tenaga yang berasal dari luar bumi. tenaga ini memanfaatkan tenaga dari air, angin, maupun gletser. Tenaga eksogen terdiri dari 2, yakni proses sedimentasi dan erosi.

Tenaga endogen ialah tenaga yang berasal dari dalam bumi. tenaga ini memanfaatkan tekanan dampak panas yang terdapat di dalam bumi. tenaga ini terbagi menjadi tiga yakni tektonisme, seisme, dan vulkanisme. Vulkanisme ialah aktivitas gunung api.


Pengertian Vulkanisme

Vulkanisme ialah gerakan magma yang terdapat di dalam bumi. magma ialah cairan panas yang terdapat di dalam bumi. magma menemukan tekanan dampak panas di dalam bumi. akibatnya magma bergerak ke atas, mengarah ke tempat dengan desakan yang lebih rendah. Magma akan terbit melalui celah yang terdapat di permukaan bumi. di samping itu, magma juga dapat keluar melewati pipa yang menghibungkan dapur magma dengan permukaan bumi. pipsa tersebut mempunyai nama terusan kepundan. Kedalam dapur magma memprovokasi kekutan dari letusan gunung api. semakin dalam dapur magma, maka letusan gunung api bakal semakin besar. Sedangkan andai dapur magma dangkal, maka letusan gunung api pun akan kecil. Gunung api ialah tenaga endogen yang kejadian bisa diprediksi. Hal ini dampak dari gunung api yang menerbitkan ciri- ciri ketika akan meletus. Ciri- ciri dari gunung api yang bakal meletus merupakan:

  1. Temperatur di dekat kawah bakal meningkat
  2. Sumber air disekitar kawah mulai mengering
  3. Gempa vulkanik semakin tidak jarang terjadi
  4. Munculnya hewan yang turun gunung mengarah ke lembah
  5. Munculnya suara gemuruh dari gunung api.

Saat meletus, gunung api mengeluarkan tidak sedikit material. Meterial itu berasal dari dalam bumi, yang ikut keluar bareng magma yang dimuntahkan oleh gunung api. semakin besar ledakan, santap material yang terbit akan semakin banyak. Material yang dikeluarkan oleh gunung api antara lain, batuan, awan panas, magma, dan lahar. Batuan ialah salah satu unsur penyusun lapisan bumi, sampai-sampai akan ikut terlempar, ketika terjadi letusan gunung api. ketika gunung api menerbitkan magma, magma sudah berada di permukaan bumi di sebut sebagai lava. Sedangkan lahar ialah lava yang mengalir dan bercampur dengan air atau lumpur.

Artikel Terkait:  Britania Raya

Pengertian Lava

Lava ialah cairan magma yang terbit dari dalam bumi. lava ialah cairan, sampai-sampai lava tidak jarang kali mengalir dari lokasi yang tinggi mengarah ke tempat yang lebih rendah. Daerah yang dilewati oleh lava seringkali akan menyusun sungai atau lembah. Akan tetapi andai lava yang terbit berbentuk kental, maka akan menyusun kubah lava. Kubah lava ialah salah satu penyebab timbulnya awan panas guguran. Karena berasal dari magma, lava mempunyai suhu yang tinggi. Suhu lava antara 700 sampai 1200 derajat celsius. Lava yang mendingin, akan menyusun batuan beku. Batuan beku ini dinamakan sebagai batuan beku luar, sebab prosesnya terjadi di permukaan bumi. lava terbagi menjadi dua, yakni lava cair dan lava kental. Kedua lava ini memiliki dampak yang berbeda- lain terhadap relief muka bumi. ciri- ciri dari lava cair merupakan:

  1. Mengalir dengan cepat
  2. Cairannya laksana air
  3. Mudah mencungkil gas
  4. Biasanya menyusun gunung api perisai
  5. Membuat gunung semakin landai

Sedangkan ciri- ciri lava yang kental merupakan:

  1. Mengalir perlahan
  2. Bersifat menjebak gas
  3. Karena menjebak gas, maka lava ini bergelembung
  4. Gas yang tersimpan bersuhu lebih panas dari lava tersebut sendiri
  5. Membuat gunung semakin kerucut

Lava kental dan cair pun membentuk batuan beku yang berbeda- lain jenisnya. Hal ini dampak adanya gas yang terperangkap di dalam lava, sampai-sampai hasil dari batuan beku bakal berbeda.


Jenis- jenis Lava

Lava memiliki sekian banyak macam jenis. Jenis- jenis lava disaksikan menurut komposisi yang dimilki oleh lava tersebut. Kompisisi lava, seringkali berisi mineral silikat, fildspar, olivin, pyroxenes, amphibolas, mika, dan kuarsa. Jenis lava dipisahkan menjadi 4, yakni lava felsic, lava menengah, lava mafik, dan lava ultrabasa.

  1. Lava felsic ialah lava yang berisi silikat. Lava ini menyusun duri lava atau kubah lava. Sifat dari lava ini paling kental. Selain tersebut komposisi dari lava ini ialah silika, aluminium, kalium, natrium, dan kalsium. Lava jenis ini mempunyai suhu antara 650 derjat sampai 750 derajat celsius.
  2. Lava menengah ialah lava yang mempunyai komposisi magnesium dan zat besi. Jenis lava ini menyusun kubah andesit. Lava ini melulu ada pada gunung api yang bertipe curam. Sifat dari lava ini ingin kental. Suhu dari lava ini antara 750 sampai 950 derajat celsius.
  3. Lava mafik ialah lava yang mempunyai mineral ferromagnesium yang paling tinggi. Suhu dari lava ini lebih dari 950 derajat celsius. Selain tersebut zat besi dan magnesium pada lava ini pun tinggi. Sedangkan aluminium dan silika rendah. Sifat lava ini ingin encer. Lava ini menyusun gunung api perisai.
  4. Lava ultrabasa mempunyai magnesium sebesar 18%. Jenis lava melulu ada pada jaman prasejarah. Lava ini mempunyai sifat sangat cair. Dan suhu dari lava ini ditebak sekitar 1600 derajat celsius.
Artikel Terkait:  Pengertian Tektonik Lempeng

Bentuk Lava

Lava yang mempunyai sifat yang berbeda, dapat membentuk bumi dengan teknik yang berbeda- beda. Di samping itu, lava pun memiliki tidak sedikit bentuk format tersebut dipisahkan menurut bagaimana lava tersebut terbit dari bumi. format lava dipisahkan menjadi 5, yakni sinder, kipuhas, tabung lava, lava mancur, dan telaga lava.

  1. Sinder ialah lava yang terbit dari ledakan kecil, sampai-sampai berbentuk laksana hujan rintik- rintik.
  2. Kipuhas ialah lava kental yang menutupi tanah sekitar
  3. Tabung lava ialah lava yang paling cair. Lava ini mengalir, dan melubangi batuan sehingga menyusun gua. Gua ini dinamakan sebagai gua lava.
  4. Lava mancur ialah lava yang terbit tanpa ledakan laksana air yang mancur dari dalam tanah
  5. Danau lava dapat disebut sebagai skaylight. Danau lava ialah patahan batuan, yang mengakibatkan lava yang mengalir di dalamnya jadi terlihat. Lava jenis ini ialah lava yang paling langka. Salah satunya melulu dapat ditemukan di gunung kilauea di Hawai.

Lahar

Lahar ialah lava yang mengalir, dan bercampur dengan air, lumpur, dan batuan- batuan. di samping itu, lahar berisi pasir dan kerikil. Kapasitas dan kecepatan aliran lahar tergantung dari curah hujan. Jika curah hujan meningkat, maka kapasitas dan kecepatan dari lahar pun akan meningkat. Agar tidak membahayakan, seringkali disetiap gunung api akan diciptakan saluran supaya lahar tidak melebar kemana- mana.

Lahar yang berkapsitas besar, dapat menutupi beberapa dataran di permukaan bumi. lahar dipecah menjadi dua, yakni lahar kecil dan lahar lebar. Lahar kecil ialah aliran lahar yang mempunyai lebar tidak cukup dari 1 meter, dan mengalir hanya sejumlah meter per detik. Sedangkan lahar besar merupakan, lahar yang mempunyai lebar lebih dari satu meter. Lahar ini dapat bergerak dengan kecepatan lebih dari 22 mph, bahkan dapat menjangkau 60 mph atau setara dengan 100 km per jam. Jarak tempuh dari lahar ini dapat menjangkau 30 km.

Artikel Terkait:  11 Kota yang Dilalui Garis Khatulistiwa Di Indonesia & Gambar

Penyebab Lahar Terbentuk

Lahar berasal dari lava yang mengalir. Karena lava mempunyai sifat cairan, maka lava bakal bergerak mengarah ke tempat yang lebih rendah. Dalam prosesnya lava bakal bercampur dengan air atau lumpur, sampai-sampai menjadi lahar. Lahar bisa terjadi dampak dari 5 penyebab. Penyebab itu adalah:

  1. Lava yang mengalir, bercampur dengan salju atau gletser
  2. Lava tercampur dengan tanah basah atau lumpur
  3. Lava tercampur dengan air hujan yang mengguyur
  4. Lava tercampur dengan air sungai
  5. Terjadinya longsor vulkanik, yang mengakibatkan lava terjatuh ke air.

Lava dan lahar ialah salah satu format materi yang di keluarkan oleh gunung api. meskipun lahar tidak sepanas lava, akan namun tingkat kehancuran yang dimunculkan juga sama besarnya.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Lava adalah: Pengetian, Jenis, Bentuk Beserta Bentuk Lahar

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: