Pengertian Lahar

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Lahar Dingin“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Lahar-Dingin

Vulkanisme ialah salah satu tenaga endogen. Endogen ialah tenaga pembentuk muka bumi, yang berasal dari dalam bumi. tenaga endogen terbagi menjadi 3, yakni tektonisme, seisme, dan vulkanisme. Tektonisme ialah gerakan lapisan bumi, dampak adanya desakan yang mengurangi lapisan bumi, sampai-sampai pemukaan bumi merasakan patahan atau lipatan. Sedangkan seisme ialah bergetarnya pemukaan bumi dampak adanya proses patahan, lipatan, dan vulkanisme. Dan vulkanisme ialah aktivitas gunung api. vulkanisme ialah jenis tenaga endogen yang mampu ditebak saat bakal terjadi.

Hal ini diakibatkan oleh ciri- ciri yang dikeluarkan oleh gunung. Melalui ciri- ciri tersebut, gunung api bisa di prediksi kapan bakal meletus. Letusan gunung api, akan menerbitkan materi yang tersimpan di dalam bumi. pelajaran yang dikeluarkan oleh gunung api, antara beda batuan, awan panas, magma, dan lahar. Batuan yang dikeluarkan oleh gunung api berasal dari lapisan bumi, sebab lapisan bumi salah satunya terdiri dari batuan.  sementara magma yang keluar, bakal menjadi lava. lava yang bercampur dengan air atau lumpur bakal menjadi lahar.


Pengertian Lahar

Lahar ialah aliran lava yang tercampur dengan air atau lumpur. Akibatnya sifat lava yang panas menjadi hilang. Lahar mempunyai sifat yang sama dengan air, yakni mengalir dari lokasi yang tinggi ke lokasi yang rendah. Lahar bakal mengalir, dengan membawa materi yang sebelumnya terbawa oleh lava, diperbanyak dengan air atau lumpur. Lava yang membawa batuan besar, dan menjadi lahar, maka lahar itu akan membawa materi yang sama. Lava yang menjadi lahar, kapasitas dan kecepatannya bisa bertambah.

Hal ini tergantung dari banyaknya air yang tercampur dalam lava. Jika lava mengalir mengarah ke sungai yang deras, maka kapasitas dan kecepatan dari lahar bakal besar. Dengan diperbanyak adanya curah hujan, menciptakan lahar semakin tidak sedikit dan semakin cepat. Lahar yang kapasitasnya melebihi keterampilan sungai guna menampung air, akan terbit dari aliran sungai, dan mengaliri wilayah disekitarnya. Oleh karena. Untuk menangkal hal tersebut, seringkali di buatkan drainase khusus yang paling lebar, sehingga dapat mengampung aliran lahar.

Artikel Terkait:  Ciri-ciri Tanah Laterit

Lahar sendiri dapat membentuk aliran sendiri, andai aliran itu pernah dilalui oleh lava. lahar yang mengalir dipisahkan menurut kecepatan dan lebarnya. Lahar yang mempunyai lebar yang kecil melulu mampu mengalir dengan kecepatan sejumlah meter per detik. Selain tersebut lahar ini cepat membeku. Sedangkan lahar yang mempunyai lebat lebih dari satu meter, maka bisa bergerak dengan kepecapatn 22 mph, sampai 60 mph atau setara dengan 100 km per jam. Lahar ini dapat menemnuh jarak sampai 300 km. Di samping itu, lahar juga dipisahkan menjadi dua, yakni lahar dingin dan lahar panas. Perbedaan ini disaksikan menurut sifat dari lahar itu serta jenis air yang tercampur dengan lava.\


Jenis-Jenis Lahar

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis lahar, terdiri atas:


1. Lahar Dingin

Lahar dingin ialah lava yang mengalir, dan bercampur dengan air atau lumpur yang dingin. Lahar dingin membawa materi batuan besar, debu, lumpur, dan bom vulkanik. Memiliki sifat laksana air, sampai-sampai lahar dingin bakal bergerak menuju wilayah yang labih rendah. Air dingin yang tercampur dengan lava, menciptakan sifat lava yang panas menjadi dingin. Akibat tercampur dengan air dingin, lahar dingin berwarna abu- abu, dan berbentuk agak kental.

Lahar dingin pun mengalir melewati saluran yang sudah disiapkan. Biasanya ketika meletus, lava sengaja dialirkan pada sungai, sampai-sampai menjadi lahar dingin. Akan tetapi, ketika kuantitas lahar dingin tidak dapat di tampung oleh aliran sungai, maka lahar dingin bakal meluap, dan menuju wilayah di sekitanya. Biasanya yang menjadi lokasi meluapnya lahar dingin ialah pemukiman penduduk di dekat bantaran sungai.


  • Dampak Lahar Dingin

Lahar dingin ialah lahar yang membawa materi besar. Sehingga kehancuran yang dimunculkan juga paling besar. Dan andai ada curah hujan yang tinggi, maka aliran lahar dingin bakal semakin cepat, dan menerjang laksana banjir bandang. Banjir bandang ialah salah satu dari jenis banjir yang terdapat di bumi . untuk menangkal meluapnya lahar dingin, maka lahar dingin dialirkan mengarah ke sungai yang besar.

Artikel Terkait:  Proses Pelapukan

Akan tetapi, dampak adanya pengendapan pada sungai, maka sungai menjadi dangkal. Akibatnya sungai tidak dapat menampung aliran lahar dingin. Lahar dingin dapat menghancurkan lokasi tinggal penduduk sebab materi batuan yang dibawa lumayan besar. Di samping itu, dampak tercampur dengan air dan lumpur, lahar dingin yang membeku, mengakibatkan terbentuknya timbunan lumpur yang besar. Pasir yang terbawa lahar dingin bukanlah jenis pasir yang bagus, sampai-sampai jarang dimanfaatkan oleh manusia.


2. Lahar Panas

Lahar panas ialah aliran lava yang tercampur dengan air panas. Air panas ini berasal dari endapan air hujan yang terjadi disekitar gunung. Air hujan yang mengendap membentuk telaga di dasar kepundan. Dasar kepundan mempunyai dua sifat, yakni anti air dan yang menyerap air. Kepundan yang anti air, akan menyangga air hujan, dan menumpuknya. Saat bakal meletus, magma yang bergerak menciptakan air yang tersimpan menjadi panas. Dan lava yang mengalir bakal bersatu dengan air panas, sampai-sampai menjadi lahar panas.

Warna dari lahar panas bertolak belakang dengan warna dari lahar dingin. Hal ini disebabkan sifat air yang bersatu dengan lava. lava yang bersatu dengan air panas, dan menyusun lahar panas bakal berwarna laksana besi yang meleleh. Lahar panas melulu dapat didapatkan oleh gunung api yang memiliki telaga kepundan. Danau kepundan ialah danau yang berada di dekat gunung api. walaupun lava yang panas, bercampur dengan air panas, suhu dari lava akan merasakan penurunan yang drastis. Hal ini dampak dari sifat air yang mendinginkan, meski panas. Suhu dari lahar panas tidak hingga 100 derajat celsius. Sehingga tidak akan dapat menghanguskan.


  • Dampak Lahar Panas

Sifat dari lahar panas sama dengan lahar dingin. Yaitu mengalir dari lokasi yang tinggi mengarah ke ke lokasi yang rendah. Oleh sebab itu, perlakuan terhadap lahar panas pun sama dengan lahar dingin. Lahar panas dialirkan pada sungai yang mempunyai lebar yang besar. Berbeda dengan lahar dingin, lahar panas tidak hingga menyebabkan kehancuran yang besar.

Artikel Terkait:  Negara Jerman

Hal ini terjadi sebab lahar panas melulu ada di dekat gunung api. ketika lahar panas menyentuh air sungai yang dingin, maka lahar panas bakal menjadi lahar dingin. Materi yang terbawa oleh lahar panas tidak sebesar dan sejumlah lahar dingin, sehingga kehancuran tidak separah dari lahar dingin. Walau tidak membawa materi yang besar, ketika lahar panas ini meluap, dapat mengakibatkan luka bakar, disebabkan suhunya yang lumayan tinggi.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Lahar Dingin adalah: Pengertian, 2 Jenis Beserta Dampaknya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya:

5/5 - (1 vote)