Pengertian Intrusi Magma

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Intrusi Magma“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Intrusi-Magma

Bumi ialah salah satu planet yang terdapat di dalam tatasurya. Bumi memiliki sekian banyak macam lapisan yang menyusun bumi. Lapisan bumi yang terdalam dinamakan inti bumi. sementara lapisan bumi yang sangat luar dinamakan sebut sebagai kerak bumi. Salah satu lapisan yang melapisi bumi ialah lapisan batuan. batuan ini menjadi di antara fondasi dari lapisan- lapisan yang terdapat di bumi. sekian banyak macam batuan yang terdapat di bumi. terdapat batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf. Setiap batuan pun mempunyai peranan pada lapisan bumi mulai dari dalam sampai permukaan bumi.

Permukaan bumi mempunyai tekstur yang tidak rata. Hal ini diakibatkan oleh adanya dua tenaga yang menyusun bumi. Kedua tenaga tersebut menciptakan permukaan bumi merasakan patahan, lipatan, mempunyai relief cekung, maupun cembung. Kedua tenaga ini ialah eksogen dan endogen. Eksogen ialah tenaga yang berasal dari luar bumi. tenaga ini memakai pertolongan angin, air, dan glester sebagai medianya. Tenaga eksogen antara beda sedimintasi dan erosi. Sedimentasi ialah proses pengendapan pelajaran sedimen oleh air, angin, maupu gletser. Sedangkan erosi merupakan, pengikisan permukaan bumi oleh air, angin, maupun gletser.

Tenaga endogen ialah tenaga yang berasal dari dalam bumi. tenaga endogen berasal dari desakan yang terdapat didalam bumi. Tekanan ini mengakibatkan permukaan bumi mendapatkan desakan yang mengubah format bumi. Tenaga endogen terdiri dari Tektonisme, Seisme, dan Vulkanisme. Vulkanisme ialah salah satu tenaga endogen yang kejadiannya bisa diprediksi.


Pengertian Vulkanisme

Vulkanisme ialah gerakan magma yang terdapat di dalam bumi. Magma ialah cairan panas yang berasal dari dalam bumi. Akibat dari gerakan ini, timbulnya desakan di dalam bumi. Bagi menyeimbangkan desakan yang terdapat di dalam bumi, magma bergerak, dan mencari wilayah dengan desakan lebih rendah. Tekanan yang terdapat di dalam bumi, dampak dari panas yang terdapat di dalam bumi. Panas ini mengakibatkan tekanan yang menjadi dalil magma bergerak. Vulkanisme mengubah format bumi melewati tekanan magma yang terdapat dan yang terbit dari dalam bumi. magma yang mendingin bakal membatuk relief baru yang terdapat di dalam dan di permukaan bumi. Vulkanisme dapat disebutkan sebagai kegiatan gunung api. Oleh karena, vulkanisme dapat ditebak akan terjadi. tanda- tanda bakal terjadi letusan gunung api merupakan:

  1. Temperatur di dekat kawah meningkat
  2. Sumber air di dekat kawah mengering
  3. Gempa bumi skala kecil semakin tidak jarang terjadi
  4. Turunnya hewan yang sedang di gunung mengarah ke kaki gunung
  5. Mulai timbulnya suara gemuruh dari dalam gunung

Magma yang berada didalam bumu tersimpan di kantong magma. Semakin dalam kantong magma, bakal semakin menguatkan letusan. Sedangkan semakin pendek lokasi kantong magma, maka letusan bakal semakin kecil. Magma mempunyai dua format gerakan ketika keluar. Yaitu intrusi magma dan ekstrusi magma. Kedua format gerakan magma ini mempunyai peran dalam pembentukan relief bumi.


Pengertian Intrusi Magma

Ekstrusi magma ialah proses keluarnya magma dari dalam perut bumi. Ekstrusi magma ialah proses letusan gunung api. magma dapat terbit dari dalam bumi, disebabkan adanya celah, retakan, atau lubang yang menuju permukaan bumi.

Akibat adanya celah, maka magma bergerak mengarah ke celah tersebut. Ekstrusi magma adlah di antara tenaga yang memiliki akibat dalam pembentukan relief muka bumi. ekstrusi magma bisa terjadi di darat maupun di laut. Ekstrusi magma dapat mengakibatkan gunung api semakin tinggi, atau semakin landai. Ekstrusi magma pun mampu membuat gunung api yang lebih kecil dari gunung api utama.

Artikel Terkait:  Pengertian Pencemaran Lingkungan, Jenis dan Caranya

Proses Terjadinya Ekstrusi Magma

Ekstrusi magma dan intrusi magma sama- sama mendapatkan desakan yang berasal dari dalam panas bumi. akan namun instrusi magma menyerahkan tekanan yang lumayan kecil. Sedangkan desakan yang diserahkan pada ekstrusi magma paling besar. Tekanan ini menyerahkan kekuatan yang cukup untuk magma guna terus bergerak naik ke atas. Saat terdapat celah pada permukaan bumi, maka magma bakal keluar. Semakin dekat dapur magma dengan celah pada permukaan bumi, maka maka ekstrusi magma yang didapatkan akan kecil. Jika dapur magma berada jauh di dalam bumi, maka ekstrusi magma bakal semakin kuat.


Macam-Macam Ekstrusi Magma

Ekstrusi magma memiliki sekian banyak macam jenis. Ekstrusi magma dipecah menjadi dua jenis, yakni menurut pelajaran yang di keluarkan, dan menurut lokasi magma itu keluar. Ekstrusi magma menurut pelajaran yang dikeluarkan dipecah menjadi 3 yakni eksplosif, effusif, dan campuran.

  • Eksplosif ialah ekstrusi magma yang menerbitkan cairan magma yang meletus beserta pelajaran padat laksana batuan.
  • Effusif ialah ekstrusi magma yang menerbitkan magma yang meleleh. Magma ini berbentuk cair.
  • Campuran ialah ekstrusi magma yang menerbitkan cairan magma yang cair beserta pelajaran padat. Cairan magma dan pelajaran padat akan terbit secara bergantian.

Sedangkan ekstrusi magma yang disaksikan menurut lokasi keluarnya magma dipecah menjadi 3 yakni sentral, linier, dan areal.

  • Sentral ialah ekstrusi magma yang terjadi melulu pada satu titik pusat. Ekstrusi ini seringkali menghasilkan letusan yang powerful.
  • Linier adalag ekstrusi magma yang terbit dari celah patahan atau lipatan. Magma akan terbit memanjang dan membentuk barisan pegunungan yang panjang.
  • Areal ialah ekstrusi magma yang terbit tanpa letusan besar, dan magma ingin tumpah keluar. Hal ini disebabkan letak dapur magma yang paling dangkal.
Artikel Terkait:  Materi Iklim

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Intrusi Magma adalah: Proses Terjadinya Beserta Macam-Macam

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: