Pengertian Hiposentrum

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Hiposentrum“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Pengertian-Hiposentrum

Bumi ialah planet yang terdiri dari sekian banyak macam lapisan. Setiap lapisan merangkai bumi. lapisan bumi yang sangat dalam ialah inti bumi. inti bumi ialah lapisan bumi terdalam, dan yang menyimpan magma. Sedangkan lapisan bumi yang sangat atas ialah kerak bumi. kerak bumi mempunyai permukaan yang tidak rata.

Permukaan yang tidak rata ini disebabkan adanya tenaga yang mengubah format permukaan bumi. tenaga tersebut ialah tenaga eksogen dan tenaga endogen. Tenaga eksogen ialah tenaga yang berasal dari luar bumi. tenaga ini memanfaatkan angin, air, dan gletser dalam prosesnya. Tenaga eksogen antara beda erosi dan sedimentasi. Sedangkan tenaga endogen ialah tenaga yang berasal dari dalam bumi. tenaga ini antara beda tektonisme, vulkanisme, dan seisme. Berikut ialah penjelasan tentang hiposentrum, episentrum, dan seismometer :


Pengertian Seisme

Seisme ialah gerakan atau getaran kerak bumi yang disebabkan oleh gelombang seismik. Seisme juga dapat disebut sebagai gempa bumi. seisme bisa terjadi dampak adanya getaran di dalam maupun di atas permukaan bumi. getaran atau gelombang yang terdapat di dalam atau di permukaan bumi, bisa terjadi dampak adanya patahan. Patahan ialah proses pembentukan permukaan bumi, dimana terdapat desakan pada unsur bumi yang keras, sehingga mengakibatkan permukaan bumi menjadi patah.

Seisme atau gempa bumi bisa terjadi dampak adanya tektonisme atau vulkanisme. Tektonisme ialah gerakan yang terdapat di dalam bumi, dampak adanya desakan yang terdapat di dalam bumi. desakan ini menghasilkan tenaga horizontal dan vertikal, yang mengurangi kerak bumi. sementara vulkanisme ialah gerakan magma di dalam bumi. dampak gerakan ini bumi menjadi tertekan dan bergetar.

Artikel Terkait:  Negara Jerman

Seisme atau gempa bumi bisa terjadi di laut maupun di darat. Kekuatan dari gempa bumi, dapat memprovokasi tingkat kehancuran yang terjadi pada kerak bumi. kekuatan gempa bumi di ukur dengan skala rickter atau skala magnitudo. Skala 1 ialah yang terkecil, sementara skala 3 sampai 6 gempa yang dimunculkan tidak membahayakan. Skala 7 ke atas ialah kekuatan gempa bumi yang dapat menghancurkan gedung dan meretakkan tanah. Jika gempa bumi dengan skala di atas 7 sedang di laut, maka berpotensi menjadi tsunami. Tsunami ialah gelombang air laut yang paling besar. Pada gempa bumi, menggali hiposentrum dan episentrum paling penting, guna mengetahui tempat titik gempa, kekuatan, serta sejauh mana gempa tersebut terasa.


Pengertian Hiposentrum

Gempa bumi ialah salah satu tenaga di bumi yang bisa memberikan dampak pada kehidupan manusia. Semakin powerful dan semakin dekat dengan titik gempa, maka kehancuran yang dimunculkan akan semakin besar. Pengertian Hiposentrum ialah pusat titik gempa yang terdapat di dalam bumi. Hiposentrum diukur melewati gelombang seismik. Gelombang seismik ialah gelombang elastik yang memancarkan getaran di dalam dan di permukaan bumi. hiposentrum ialah pusat gempa. Sehingga tempat hiposentrum ialah lokasi mula dari gempa bumi tersebut terjadi. Gempa bumi yang terjadi dampak dari tektonisme dan vulkanisme tentu mempunyai hiposentrum.

Tekanan yang terdapat di dalam bumi, bakal menyebakan lapisan bumi bergetar, yang menghasilkan hiposentrum. Semakin dekat hiposentrum, maka gempa bakal semakin terasa, dan kehancuran yang dimunculkan akan semakin besar. Hiposentrum yang terdapat di laut dan semakin dekat dengat dengan permukaan dasar laut lebih berbahaya, sebab dapat membuat tsunami. Gempa bumi sendiri dipecah menjadi 3, menurut kedalaman hiposentrumnya. Pembagian tersebut ialah gempa bumi dangkal, gempa bumi sedang, dan gempa bumi dalam.

  • Gempa bumi dangkal andai hiposentrumnya berada pada kedalaman di atas 60 km dari permukaan bumi. Gempa bumi tipe ini ialah gempa bumi yang merusak, sebab hiposentrum berada dekat dengan permukaan bumi.
  • Gempa bumi sedang andai hiposentrumnya berada pada kedalaman antara 60 sampai 300 km dari permukaan bumi. gempa ini tidak begitu merusak, sebab titik hiposentrumnya tidak dekat dengan permukaan bumi.
  • Gempa bumi dalam andai hiposentrumnya berada pada kedalaman lebih dari 300 km dari permukaan bumi. gempa ini tidak terasa dan tidak menghasilkan kehancuran pada permukaan bumi. gempa ini melulu dapat di deteksi dengan menggunakan alat tolong untuk mendeteksi gempa.
Artikel Terkait:  Awan Heksagonal

Pengertian Episentrum

Hiposentrum ialah pusat gempa atau dapat disebutkan sebagai titik pusat gempa. Sedangkan episentrum ialah gempa yang terjadi di permukaan bumi. Episentrum dapat disebutkan sebagai gelombang hasil dari rambatan dari hiposentrum. Saat hiposentrum menghasilkan satu titik gempa, gempa tersebut mempunyai gelombang yang menyusun melingkar. Gelombang itu semakin lama bakal meleber dan menghilang. Episentrum ialah gelombang, hasil dari titik hiposentrum. Hal ini bisa diumpamakan pada air yang tenang. Saat air tenang, mendapatkan desakan pada satu titik, maka timbul gelombang yang melebar dan semakin jauh dari pusat atau titik tekanan, gelombang itu akan semakin melebar, dan kemudia menghilang.

Episentrum bertugas membawa sisa gelombang dan menyebarkannya. Dapat dikatakan, episentrum ialah medium yang bertugas meneruskan getaran ke permukaan bumi. episentrum ialah hasil dari hiposentrum. Bagi mengukur letak episentru, dibutuhkan sebuah metode. Metode tersebut ialah metose LASKA. Metode LASKA ialah metode yang menghitung selisih datangnya gelombang primer dan sekunder ketika terjadinya gempa. Gempa bumi sendiri, dipisahkan menjadi dua, menurut episentrumnya. Yaitu gelombang primer dan gelombang sekunder

  • Gelombang primer ialah gelombang yang merambat, dan berasal dari pusat gempa. Gelombang ini cepat, dan bisa merusak.
  • Gelombang sekunder ialah gelombang yang merambat akan namun mempunyai kecepatan yang lebih pelan. Gelombang ini ada sesudah gelombang primer. Kekuatan gelombang sekinder lebih lemah dari gelombang primer.

Pengertian Seismometer

Seismometer ialah alat yang digunakan untuk mengukur gempa bumi. perangkat ini dapat mendeteksi hiposentrum dan episentrum. Hasil dari seismometer ialah seimogram. Seismogram ialah hasil dari seismometer yang berbentuk gambar getaran. Seismogram bisa menilai kekuatan gempa, tempat hiposentrum, kekuatan episentrum, serta merekam dengan akurat berapa kali gempa terjadi.

Artikel Terkait:  Pengertian Lipatan

Sebelumnya, seismometer melulu mampu mengukur getaran horizontal saja. Akan tetapi, dengan semakin majunya teknologi, sekarang seismogram dapat mendeteksi getaran vertikal. Seismogram memakai skala rickter guna menilai besaran gelombang terjadi ketika gempa bumi, dan menggunakan skala mercalli guna menilai intensitas gempa, serta akibat gempa bumi pada permukaan bumi laksana tanah, bangunan dan manusia.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Pengertian Hiposentrum, Seisme, Episentrum Beserta Seismometer

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: