Pengertian Dataran

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Dataran . Berikut dibawah ini penjelasannya:

Dataran

Permukaan Bumi adalah sebuah urusan yang paling unik dan pun sangat unik untuk dipelajari dan pun dikaji lebih dalam lagi. Hal ini sebab permukaan bumi adalahtempat bermukim atau lokasi bernaung untuk manusia, binatang, tumbuh- tanaman dan jenis makhluk hidup yang menempati bumi. Makhluk hidup yang menempati bumi ini mayoritas hidup di permukaan bumi atau yang tidak jarang dikenal pula dengan nama kerak bumi. Hal ini sebab di permukaan bumi berikut makhluk hidup dapat dengan leluasa bertemu dan menghidrup udara sebagai sumber pernafasan untuk sebagain besar makhluk hidup. Hal berikut yang pada akhirnya bakal menjadikan permukaan bumi sebagai lokasi bernaung.


Bentuk Muka Bumi

Bercerita tentang permukaan bumi yang menjadi lokasi kita hidup, maka anda akan menjumpai dua format yakni daratan dan pun perairan. Kedua urusan yang memisahkan jelas daratan ialah berupa tanah atau yang sejenisnya, dimana anda sebagai manusia dapat beraktivitas dengan bebas dan leluasa di lokasi ini. sedangkan perairan ini merupakan kelompok dari air yang jumlahnya tidak sedikit sehingga tidak dapat digunakan untuk lokasi hidup atau beraktivitas manusia, tetapi keberadaannya sangatlah penting.

Tanpa perairan, maka insan tidak akan dapat bertahan hidup. Perairan ini dapat berupa air yang dapat kita lihat secara langsung berupa macam- macam laut dan samudera, namun dapat juga tidak berupa air, yaitu berupa es atau salju. Namun dua-duanya ini disebutkan sebagai perairan sebab memang pada awalnya ialah berupa air. Dan bilamana dibandingkan porsi daratan dan pun perairan, yang mendominasi permukaan bumi ialah justru perairan. Hal berikut yang menyebabkan kenapa Bumi bilamana dilihat dari kehauhan tampak berwarna biru.

Berbicara tentang daratan, daratan lokasi kita memijakkan kaki di Bumi. Di daratan ini saya dan anda bisa menemukan lokasi yang berbagai ragam, baik ciri khas tanahnya, udara, ciri khas tanahnya, sampai ketinggian tanah tersebut. Adapun peluang kali ini anda akan membicarakan mengenai daratan yang berbeda- lain in. Khususnya membicarakan satu format di dalamnya yaitu dataran.

Artikel Terkait:  Hukum Superposisi

Pengertian Dataran

Di dalam daratan yang memiliki perbedaan, saya dan anda bisa menemukan sekian banyak macam ragam rupa muka. Di daratan saya dan anda bisa menemukan gunung, lembah, bukit, pegunungan, dataran tinggi , dataran rendah, dan masih tidak sedikit lagi. Adapun dalam tulisan ini anda akan membicarakan mengenai salah satu format muka daratan, yaitu dataran.

Pengertian dataran ialah suatu distrik yang relatif landai dan mendekati rata. Dataran ini tidak sedikit ada dimana saja di daratan. Di Indonesia sendiri kita dapat dengan gampang menjumpai daratan di sekian banyak tempat. Dataran ini mengindikasikan tempat yang mudah dicapai dan dipakai sebagai lokasi tinggal manusia. Dataran ini juga dipakai untuk bercocok tanam atau dipakai untuk beraktivitas lainnya.


Jenis- jenis Dataran

Dataran adalah sebuah lokasi yang paling umum anda temui di sekian banyak tempat, tergolong di Indonesia. Dataran ini adalah tempat yang tidak sedikit ditinggali oleh manusia dikomparasikan dengan jenis distrik lainnya yang mencakup pegunungan, perbukitan, atau lainnya. Dataran sebagai lokasi yang mendominasi ini dipecah menjadi tiga jenis atau tiga kelompok, yaitu:


1. Dataran pantai

Jenis dataran yang kesatu ialah dataran pantai. Dataran pantai adalah dataran yang letaknya dekat laut. Dataran ini mempunyai elevasi krang dari 200 m dar permukaan air laut, dan masil merasakan pengaruh laut secara langsung. Dataran pantai ini seringkali memiiliki pemandangan yang sangat estetis khas pemandangan oantai dan anginnya pun tidak sedikit karena berbatasan dengan laut.

Oleh sebab itulah dataran pantai ini adalah tempat yang sangat sesuai digunakan guna pariwisata dan pantai ini sangat digemari orang- orang guna dikunjungi. Adapun misal dataran pantai ini tidak sedikit sekali, salah satunya ialah Pantai Kuta, di Bali.


2. Dataran rendah

Di samping dataran pantai, jenis dataran yang selanjutnya ialah dataran rendah. Dataran rendah adalah dataran yang tidak sedikit ditemui di Indonesia. Adapun yang dimaksud dengan dataran rendah ialah dataran yang mempunyai elevasi sekitar 200 sampai 300 meter di atas permukaan air laut. Dataran rendah ini mempunyai elevasi yang rendah nomor dua sesudah dataran pantai.

Dataran rendah adalah dataran yang tidak sedikit digunakan untuk wilayah pemukiman. Hal ini sebab suhu yang dipunyai dataran rendah tidak terlampau dingin, sampai-sampai sangat sesuai untuk pemukiman penduduk dan pun peternakan. Adapun misal dataran rendah yang terdapat di Indonesia ialah dataran rendah Cianjur, di Jawa Barat.

Artikel Terkait:  Macam-Macam Lipatan

3. Dataran tinggi

Jenis dataran yang selanjutnya ialah dataran tinggi atau yang biasa dinamakan dengan Plato. Dataran tinggi adalahwilayah dataran yang ada di wilayah yang memiliki elevasi lebih dari 1.000 meter di atas permukaan air laut. Dataran tinggi ini mempunyai suhu yang sejuk, bahkan ingin dingin. Oleh sebab itulah wilayah dataran tinggi ini tidak jarang kali terasa sejuk dan segar. Karena suhunya yang tidak jarang kali terasa segar, dataran tinggi ini sangat sesuai digunakan guna sektor pariwisata juga.

Sekedar informasi, bahwa orang- orang yang terlampau penat atau lelah dengan keadaan perkotaan maka mereka bakal menyempatkan diri berlibur di distrik dataran tinggi ini saat weekend tiba. tidak sedikit sekali misal dataran tinggi di Indonesia dan berhasil menjadi lokasi wisata. Contoh dataran tinggi di Indonesia ialah dataran tinggi Dieng di Jawa Tengah, dan dataran tinggi Bandung di jawa Barat.

Itulah sejumlah jenis dataran yang berbagai ragam. Dataran- dataran tersebut bertolak belakang antara satu dengan lainnya. Dan letak perbedaan yang sangat kelihatan ialah letak atau ketinggiannya. Oleh sebab itulah tiap- tiap jenis dataran memiliki karakteristiknya masing- masing.


Perbedaan Dataran Tinggi dan Dataran Rendah

Kita sudah mengetahui bareng jenis- jenis dataran laksana yang telah diterangkan di atas. Dari ketiga jenis dataran tersebut, dataran yang sering dirundingkan dan anda temui ialah dataran tinggi dan dataran rendah. Dataran tinggi dan dataran rendah adalah bentang alam yang tidak sedikit ada di Indonesia. Kedua dataran ini paling berbeda. Adapun letak perbedaan antara dataran tinggi dan dataran rendah ialah sebagai berikut:


1. Ketinggian tempat

Perbedaan kesatu dan adalah perbedaan yang paling mencolok salah satu dataran tinggi dan dataran rendah ialah ketinggian tempatnya. Di atas telah dilafalkan bahwa dataran rendah mempunyai elevasi dibawah 200 m di atas permukaan air laut, dan dataran tinggi mempunyai elevasi di atas 200 m di atas permukaan air laut.


2. Kontur wilayah

Perbedaan kedua terletak pada kontur wilayahnya. Dataran tinggi mempunyai kontur distrik yang tidak rata, sehingga tidak sedikit kita temui turunan ataupun tanjakan yang dapat ditemui di distrik dataran tinggi ini. dan sebaliknya, dataran rendah memiliki kontur distrik yang lebih rata. Dataran rendah yang mempunyai elevasi tempat tidak cukup dari 200 mdpl ini lebih rawan terpapar banjir, sedangkan dataran tinggi biasanya terkena erosi.

Daerah dataran tinggi memiliki persediaan air bersih yang cukup tidak sedikit karena di dataran tinggi ini aliran sungai masih lumayan bersih, dan anda juga tidak sedikit menjumpai air terjun. Sementara di dataran rendah anda lebih tidak jarang menjumpai birunya air pantai, sungai- sungai dan juga telaga.

Artikel Terkait:  Hujan Meteor Leonid

3. Komoditi

Perbedaan selanjutnya terletak pada komoditi yang dipunyai oleh kedua dataran tersebut. Dataran tinggi mempunyai komoditi berupa tumbuhan yang biasa hidup di tempat- lokasi tinggi laksana strawberry, kentang, kubis, dll. Sedangkan dataran rendah memiliki komoditi yang seringkali berupa makanan- makanan laut.


4. Potensi pariwisata

Perbedaan besar pun terletak pada sektor pariwisatanya. Biasanya dataran tinggi tidak sedikit dijadikan tempat- lokasi wisata yang menonjolkan keindahan alamnya yang berupa pemandangan ketinggian. Sementara di wilayah dataran rendah yang tidak sedikit ditonjolkan ialah wisata bahari atau laut dan wisata pantainya.

Kedua jenis wisata ini sama- sama memiliki peminat yang tidak sedikit karena ciri khas dan pemandangan alam yang disuguhkan adalahke khas an masing- masing. Adapun suhu yang dimilikinya pun paling bertolak belakang. Dataran tinggi memiliki suhu yang sejuk, sedangkan dataran rendah lebih panas.


5. Makanan dan minuman

Perbedaan selanjutnya ialah makanan dan pun minuman. Makanan dan minuman suatu wilayah didapatkan dari wilayah dan urusan inipun dicocokkan dengan ciri khas yang dipunyai oleh wilayah tersebut. Begitupun dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh masyarakatnya. Masyarakat yang sedang di lingkungan dataran tinggi seringkali lebih menyenangi makanan yang menghangatkan sebab suhu yang terdapat di dataran tinggi ialah suhu yang hangat. Sementara masyarakat yang terdapat di dataran rendah lebih menyenangi makanan dan minuman yang menyegarkan laksana es.


6. Perekonomian masyarakat

Perbedaan dari dataran rendah dan dataran tinggi yang selanjutnya ialah perekonomian masyarakat atau mata pencaharian masyarakat. Perekonomian masyarakat seringkali disesuaikan dengan ciri khas wilayah yang terdapat di sekitarnya. Mata pencaharian masyarakat di wilayah dataran tinggi seringkali tergantung pada pertanian atau perkebunan. Sementara mata pencaharian masyarakat di dataran rendah seringkali berupa industri. Oleh sebab itulah seringkali masyarakat dataran rendah memiliki tingkat pendapatan yang lebih tinggi.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Dataran adalah: Jenis-Jenis Beserta Perbedaannya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: