Pengertian Batu Alam

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Batu Alam “. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Batu-Alam

Bumi terdiri dari tidak sedikit lapisan. Setiap lapisan mempunyai peranan dalam pembentukan bumi. salah dari lapisan bumi terdiri dari batuan. batuan menyusun bumi baik di dalam maupun di permukaan bumi. batuan terbentuk melelui tidak sedikit cara. Ada yang melewati pembekuan magma laksana batuan beku, melewati tekanan dan suhu yang tinggi melewati metamorfosis laksana batuan metamorf, dan melewati proses sedimentasi laksana batuan sedimen.

Proses sedimentasi ialah proses pengendapan pelajaran sedimen oleh air, angin, maupun gletser. Sedangkan batuan beku terbentuk melewati proses intrusi dan ekstrusi magma. Intrusi magma ialah gerakan magma di dalam bumi yang berherak menuju wilayah dengan desakan lebih rendah, sementara ekstrusi magma ialah keluarnya magma dari dalam bumi. proses ini dinamakan vulkanisme. Vulkanisme ialah salah satu pembentuk relief muka bumi, dengan tenaga gunung api.

Batuan ialah salah satu unsur pembentuk bumi. Bumi memiliki sekian banyak macam batuan. masing-masing batuan mempunyai manfaat untuk kehidupan manusia. Manfaat tersebut digunakan manusia guna memenuhi keperluan manusia. Seperti batu granit berfungsi sebagai bahan bangunan, batu marmer guna interior rumah, serta berlian sebagai di antara batu mahal di bumi. di samping batu tersebut, ada batu alam yang tidak sedikit di gunakan untuk keperluan interior bangunan.


Pengertian Batu Alam

Pengertian batu alam ialah batuan yang berasal dari alam, dan biasa digunakan sebagai unsur dari konstruksi bangunan. Batu ini dapat dipakai sebagai fondasi rumah, unsur dari interior, atau unsur dari eksterior. Semua jenis batuan ialah batu alam, akan namun tidak seluruh jenis dapat digunakan untuk keperluan konstruksi, atau dekorasi di sebuah bangunan. Batuan yang dipakai seringkali memiliki ciri khas yang kuat. Selain tersebut keindahan serta corak dari batuan tersebut pun menjadi urusan yang menjadi penilaian. Batu alam sendiri terbagi menjadi 3 macam yakni batu alam guna konstruksi, batu alam guna media, dan batu alam mulia.

Artikel Terkait:  Contoh Batu Granit

Batu alam guna konstruksi ialah batu alam yang biasa digunakan sebagai fondasi suatu bangunan. Di samping batuan ini mempunyai ciri yang powerful sehingga dapat menopang bangunan.

  1. Batu alam guna media ialah batu alam yang digunakan sebagai unsur dari interior dan eksterior suatu bangunan.
  2. Batu alam ini mempunyai corak dan nilai seni yang tinggi.
  3. Batu alam mulia ialah batu alam yang biasa digunakan sebagai perhiasan. Batu alam ini mempunyai nilai hemat yang tinggi, serta mempunyai nilai seni yang tinggi pula.

Di samping itu, batu alam yang dipakai sebagai unsur dari suatu bangunan dipisahkan menjadi tiga, yakni batu tempel, batu tabur atau batu sikat, dan batu bentukan.

  1. Batu alam tempel ialah batu alam yang berbentuk pipih. Dalam pemakaiannya, batu alam ini ditempel di lokasi yang dinginkan. Batu alam ini biasa dijadikan dekorasi dinding, atau lantai bangunan.
  2. Batu tabur atau batu sikat adalh batuan yang berukuran kecil. Batuan ini berdiameter antara 0,5 sampai 3 centimeter. Batuan ini dipasang dengan teknik di taburkan, kemudian direkatkan. Batuan ini biasa dijadikan lantai pada halaman atau dekorasi koran. Di sejumlah taman, batu ini dapat digunakan sebagai terapi guna kaki.
  3. Batu bentukan ialah batu yang disusun sesuai keperluan manusia. Batu ini dapat disusun menajdi meja, kursi, patung, atau interior lokasi tinggal lainnya.

Macam-Macam Batu Alam

Batuan yang terdapat di bumi dipecah menjadi 3 jenis batuan menurut proses pembentukannya. Antara beda batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf. Setiap batuan ini memiliki sekian banyak jenis batu- batuan. akan namun tidak seluruh batuan ini dapat digunakan sebagai unsur dari konstruksi suatu bangunan. Batu alam yang di gunakan sebagai unsur dari konstruksi ialah batuan yang mempunyai kekuatan atau batuan yang mempunyai nilai seni yang tinggi. Berikut ini macam- macam batu alam di lihat dari proses pembentukannya.

Artikel Terkait:  Negara Penghasil Belerang Terbesar di Dunia

1. Batuan Beku

Batuan beku ialah batuan yang terjadi dampak pembekuan magma. Magma ialah cairan panas yang sedang di dalam bumi. magma yang terdapat di dalam bumi, bergerak dampak adanya desakan panas yang terdapat di dalam bumi. Magma ini bergerak ke atas untuk menggali tempat dengan desakan yang lebih rendah. Dalam prosesnya, magma akan merasakan pendinginan dan membeku.

Akibatnya pembekuan ini, terciptalah batuan beku. Batuan beku terdiri dari dua jenis, yakni batuan beku dalam dan batuan beku luar. Batuan beku dalam ialah batuan beku yang pendinginannya sedang di dalam bumi. sementara batuan beku luar ialah batuan yang pendinginannya sedang di permukaan bumi. batuan beku dalam disebut pun batuan instrusi atau platonik. Sedangkan batuan beku luar dinamakan sebagai batuan vulkanis. Tidak seluruh batuan beku dapat digunakan sebagai unsur dari konstruksi bangunan. Batuan beku yang biasa di gunakan sebagai unsur dari konstruksi lokasi tinggal antara lain:

  1. Batu Andesit: batu ini biasa di gunakan dalam candi. Batu ini berwarna abu- abu dan dapat dipakai sebagai pengeras jalan.
  2. Batu Lavastone: batu ini ialah batu candi yang berwarna merah hati. Batu ini tidak sedikit ditemukan di wilayah Cirebon. Batu ini sering digunakan sebagai penghias pagar.

2. Batuan Sedimen

Batuan sedimen ialah batuan yang terbentuk dari proses sedimentasi. Proses ini berasal dari pelajaran sedimen yang mengendap dan mengeras menjadi batu- batuan. batuan sedimen berasal dari pelapukan batuan beku yang terbawa oleh angin, air, atau gletser. Pelapukan ini kemudian mengendap bareng materi lainnya, laksana pasir, kerikir, dan sisa- saldo pelapukan makhluk hidup. Materi yang mengendap ini kemudian mengeras, dan menjadi batuan sedimen. Beberapa batuan sedimen yang digunakan sebagai batu alam merupakan:

  1. Limestone: batu ini ialah batu yang menjadi asal awal terbentuknya batu marmer. Batu ini mempunyai tekstur yang unik, dan biasa digunakan sebagai lantai atau perabotan lokasi tinggal tangga.
  2. Sandstone: batu ini mempunyai tekstur yang nyaris serupa dengan limestone. Yang membedakan ialah strukturnya yang lebih keras. Di indonesia batu ini tidak jarang disebut sebagai batu palimanan.
  3. Konglomerat: ialah batuan sedimen yang memiliki sekian banyak macam warna. Warna yang dipunyai oleh batu ini, menciptakan batu konglomerat sering digunakan sebagai unsur dari interior rumah.
Artikel Terkait:  Nama Provinsi Di Indonesia

3. Batuan Metamorf

Batuan metamorf ialah batuan yang terjadi dampak adanya desakan dan panas dampak adanya proses metamorfosis. Batuan metamorf terbentuk melewati proses kristalisasi batuan beku, yang mnyebabkan terjadinya evolusi partikel.

Hal ini mengakibatkan terjadinya rekristalisasi. Batuan metamorf paling tidak sedikit di gunakan dalam bidang konstruksi dan interior. Karena batuan jenis ini mempunyai karakter yang unik dampak penggabungan dari sekian banyak macam batuan. sejumlah batuan metamorf yang sering dipakai sebagai bau alam merupakan:

  1. Marmer: batu ini mempunyai karakter serta corak yang unik. Batu ini biasa digunakan sebagai lantai atau dekorasi rumah.
  2. Templek: batu ini paling mudah disusun menjadi lempengan yang tipis. Batu ini biasa dijadikan dekorasi dinding pada taman, atau lantai guna di pinggir kolam. Batu ini paling tipis, sehingga dapat di tempel dimana saja.
  3. Koral sungai: batu ini lebih dikenal dengan batu kali.
  4. Koral laut: ialah batuan yang ada di dekat laut. Batu ini memiliki ciri khas yang sama dengan koral sungai. Hanya saja warna dari batu ini lebih bervariasi.

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Batu Alam adalah: Ciri, Unsur Beserta 3 Macam-Macamnya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: