Pengaruh Laut Terhadap Iklim

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Pengaruh Laut“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Pengaruh-Laut-Terhadap-Iklim

Laut adalah salah satu format permukaan Bumi yang berupa perairan. Lebih dari dua per tiga permukaan Bumi ini ditutupi oleh samudera dan pun lautan. Oleh sebab luasnya yang sedemikian besar, maka tidak sedikit sedikit laut turut andil dalam menilai iklim di sebuah wilayah. Coba anda perhatikan, negara- negara yang berbentuk kepulauan dengan luas distrik lautnya lebih banyak daripada daratan dengan negara yang tidak mempunyai wilayah laut sama sekali. Tentu iklim kedua negara tersebut bertolak belakang bukan? Negara yang tidak mempunyai wilayah laut pasti akan lebih kering, sedangkan negara yang memiliki tidak sedikit wilayah laut lebih tidak sedikit mendapatkan curah hujan. Maka dari itulah laut bakal sangat dominan terhadap iklim di sebuah wilayah.

Di samping ilustrasi diatas, kira- kira pengaruh apa lagi ya yang diserahkan laut terhadap iklim? Sebenarnya unsur laut yang tidak sedikit memberikan pengaruh terhadap iklim ialah arus laut. Arus laut adalahgerakan horizontal atau vertikal dari massa air mengarah ke kestabilan yang terjadi secara terus- menerus. Nah, kali ini anda akan membicarakan mengenai apa saja pengaruh arus laut terhadap iklim. Beberapa pengaruh laut terhadap iklim antara beda sebagai berikut:

  • Arus laut yang dingin akan mengakibatkan penurunan suhu udara di dekat daratan, sementara arus laut panas akan mendongkrak suhu di dekat daratan. Arus yang menuju wilayah kutub pada umumnya mempunyai sifat lebih panas daripada lingkungan di sekitarnya, sehingga disebut arus panas. Sebaliknya, arus yang mengarah ke ke distrik equator pada umumnya mempunyai sifat lebih dingin daripada lingkungan yang terdapat di sekitarnya, sehingga disebut arus dingin. Sebagai misal misalnya Arus Teluk Atlantik Utara menjaga suhu musim dingin di sepanjang pantai di Eropa Barat di atas 0 serajat Celcius. Selain tersebut pengaruh arus panas Kuroshiwo pada pantai- pantai yang terdapat di sekitarnya.
  • Arus panas pada umumnya menyebabkan peningkatan curah hujan, sebab udara yang sedang di atas lautan tidak sedikit membawa uap air. Sebaliknya, arus dingin yang sedikit membawa uap air dan bergerak ke wilayah lebih panas, kelembaban menjadi turun.
  • Udara yang terbentuk di atas macam- macam arus terkadang bisa bertemu dan sebagian bakal terkondensasi menyusun sebuah kabut.
Artikel Terkait:  Materi Kristalografi

Nah itulah sejumlah pengaruh laut terhadap iklim. Pengaruh iklim ini akan dominan pada distrik yang luas dan dapat saja dirasakan oleh sejumlah negara yang berada di dekat laut tersebut. Selain sejumlah pengaruh yang telah dilafalkan di atas, kaitan laut dengan iklim pun akan mengakibatkan suatu gejala besar yang anda kenal dengan El Nino dan La Nina. Apa tersebut El Nino dan La Nina? Mari kita kupas bersama.

  1. El Nino, adalah kejadian dimana suhu laut yang terdapat di Samudera Pasifik memanas diatas rata- rata suhu normal.
  2. La Nina, adalah kejadian turunnya suhu air laut di Samudera Pasifik di bawah suhu rata- rata normal.

El Nino dan La Nina adalah peristiwa global yang terjadi karena sejumlah hal. Ada sejumlah penyebab terjadinya El Nino dan La Nina, antara beda sebagai berikut:

  • Anomali suhu yang gampang kelihatan di distrik perairan Samudera Pasifik
  • Melemahnya angin pasat di unsur selatan Samudera Pasifik yang mengakibatkan pergerakan angin jauh dari normal
  • Kenaikan daya tampung lapisan atmosfer yang diakibatkan oleh pemanasan dari perairan panas yang terdapat di bawahnya
  • Adanya perbedaan arus laut di perairan Samudera Pasifik

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Pengaruh Laut Terhadap Iklim Beserta Gejala yang Ditimbulkan

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Juga :