Pelapukan Fisika

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Pelapukan Fisika“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Pelapukan-Fisika

Pelapukan ialah peristiwa penghancuran massa batuan, baik secara fisika, kimiawi, maupun secara biologis. Selain definisi tersebut, pelapukan pun dapat diterangkan sebagai proses evolusi komposisi dan solusi batuan atau material- material lainnya yang terjadi di atas permukaan Bumi dampak adanya proses secara fisika, kimia, maupun biologi. Pelapukan ini adalah proses alami yang bekerja menghancurkan batuan menjadi tanah.

Pengertian lain tentang pelapukan ialah proses alterasi dan fragsinasi batuan dan pun material tanah pada atau dekat dengan permukaan Bumi yang diakibatkan proses fisika, kimia, maupun biologi. Adapun proses pelapukan ini terjadi dalam masa-masa yang paling lama. Di samping sangat diprovokasi oleh waktu, adanya pelapukan batuan ini pun dipengaruhi sekian banyak macam hal lainnya.


Jenis- jenis Pelapukan

Pelapukan adalah proses berubahnya batuan menjadi tanah secara alamiah melewati proses kimia, fisika atau biologi. Pelapukan yang terjadi secara alami ini terdiri atas sekian banyak macam jenis. Secara umum, jenis- jenis pelapukan ini terdiri atas 3 macam, yakni pelapukan fisika, kimia, dan biologi atau organik. Penjelasan tentang masing- masing jenis pelapukan ini ialah sebagai berikut:


1. Pelapukan Fisika

Jenis pelapukan yang kesatu ialah pelapukan fisika. Pelapukan fisika adalah pelapukan yang tidak jarang disebut sebagai pelapukan mekanik. Pelapukan fisika ialah proses pelapukan dari batuan yang disebabkan adanya pengaruh hal fisik pada batuan. Ada hal utama yang sangat berperan dalam pelapukan ini. Faktor yang paling berpengaruh tersebut ialah suhu udara, tekanan, dan pun kristalisasi garam. Pelapukan fisika ini pun dikenal sebagai pelapukan yang diakibatkan oleh adanya evolusi suhu atau iklim.


2. Pelapukan Kimia

Jenis pelapukan yang selanjutnya ialah pelapukan kimia. Pelapukan kimia adalah proses pelapukan yang disebabkan perubahan struktur kimiawi yang terdapat pada batuan melewati reaksi tertentu. Dalam pelapukan kimia ini, reaksi yang terjadi pada proses pelapukan dipisahkan menjadi tiga macam. 3 macam reaksi yang terjadi pada pelapukan kimia ini antara lain ialah solution, hidrolisis, dan oksidasi.

Artikel Terkait:  Negara Jerman

3. Pelapukan Biologi atau Organik

Jenis pelapukan yang selanjutnya ialah pelapukan biologi atau pelapukan organik. Pelapukan biologi adalah jenis pelapukan batuan yang dilaksanakan oleh organisme melewati aktivitasnya di dekat lingkungan batuan itu berada. Dengan kata beda pelapukan biologi ini terjadi karena diakibatkan oleh makhluk hidup. Pelapukan ini terjadi sebab adanya peranan organisme- organisme tertentu. adapun organisme- organisme yang berperan dalam pelapukan ini antara beda berupa binatang, tumbuhan, jamur, bakteri, atau bahkan manusia.

Itulah sejumlah jenis pelapukan. Dari ketiga jenis pelapukan itu kita akan membicarakan mengenai di antara jenis pelapukan. Pelapukan yang akan anda bahas ialah pelapukan fisika.


4. Pelapukan Fisika

Pelapukan adalah proses alamiah yang terjadi pada batuan guna menjadi tanah. Pelapukan yang adalah proses alami dapat disebabkan karena sekian banyak cara. Cara yang bertolak belakang membuat pelapukan ini memiliki sejumlah macam. Salah satu jenis pelapukan yang anda kenal ialah pelapukan fisika. Pelapukan fisika adalah salah satu jenis pelapukan yang terjadi pada batuan. Batuan akan merasakan pelapukan fisika karena diakibatkan oleh sejumlah faktor alamiah di alam ini. Sebelum merundingkan lebih lanjut tentang pelapukan fisika, terdapat baiknya kita memahami pengertian pelapukan fisika tersebut sendiri.

Pelapukan fisika tidak jarang pula dinamakan sebagai pelapukan mekanik atau pelapukan fisis. Pelapukan fisika atau pelapukan mekanik adalah jenis pelapukan yang diakibatkan oleh proses fisika atau pelapukan yang terjadi dampak pengaruh sekian banyak kondisi eksternal batuan. Pelapukan fisika ini adalah jenis pelapukan yang tidak merasakan perubahan kimiawi dan mineral yang berarti. Pelapukan fisika adalah pelapukan yang bisa menghasilkan fragment atau kristal- kristal kecil hingga blok kekar yang berukuran besar.


Faktor – hal Fisik yang Menyebabkan Pelapukan

Sudah disebutkan sebelumnya sesungguhnya pelapukan fisika adalah pelapukan yang terjadi sebab adanya proses fisika yang didukung sejumlah faktor dari alam. Lalu, apa saja faktor- hal yang akan mengakibatkan pelapukan secara fisika ini? Adapun sejumlah elemen fisika yang akan mengakibatkan terjadinya pelapukan antara lain ialah sebagai berikut:

  • Suhu udara
  • Topografi
  • Pemuaian
  • Pembekuan air

Itulah sejumlah faktor yang bisa mendorong terjadinya pelapukan fisika. Keberadaan faktor- hal tersebut sangat urgen demi terjadinya pelapukan secara fisika ini.


Penyebab Terjadinya Pelapukan Fisika

Pelapukan fisika dapat terjadi sebab adanya pengaruh sejumlah faktor dari alam. Hal ini membuktikan sesungguhnya pelapukan fisika bisa terjadi sebab adanya sekian banyak macam sebab. Secara umum, penyebab terjadinya pelapukan fisika ini ialah karena perbedaan suhu udara, pembekuan air, mengkristalnya air garam, dan pun tekanan tinggi. Adapun keterangan dari masing- masing karena antara lain ialah sebagai berikut:

Artikel Terkait:  Cara Mengatasi Pencemaran Tanah Akibat Sampah Plastik

1. Perbedaan temperatur udara yang tinggi

Pelapukan yang diakibatkan karena temperatur udara yang tinggi terjadi khususnya di wilayah yang mempunyai iklim kontinental atau iklim gurun. Hal ini sebab di wilayah kontinental saat siang hari suhu bakal terasa paling panas, dan saat suhu panas batuan bakal mengembang. Sebaliknya, saat malam hari udara di wilayah kontinental bakal terasa paling dingin, dan saat suhu menjadi dingin maka batuan bakal mengkerut. Hal yang bertentangan seperti ini bakal dapat mengakibatkan batuan pecah atau retak- retak.


2. Terdapat pembekuan air di dalam batuan

Pelapukan fisika dapat juga diakibatkan karena adanya pembekuan air di dalam batuan. Pelapukan yang diakibatkan karena pembekuan air dalam batuan ini terjadi pada wilayah yang beriklim sedang. Apabila air membeku maka volume air tersebut akan mengembang dan akan mengakibatkan tekanan. Oleh sebab adanya desakan ini maka batuan bakal menjadi bobrok atau bahkan pecah.


3. Pengkristalan garam

Pelapukan fisika juga dapat disebabkan sebab adanya pengkristalan garam. Pelapukan fisika yang diakibatkan pengkristalan garam ini pasti saja bakal terjadi di wilayah pantai. Apabila air tanah berisi garam, maka pada siang harinya air bakal menguap dan daram- garam akn mengkristal. Pengkristalan ini yang pada akhirnya bakal merusak batuan.


4. Adanya desakan tinggi

Pelapukan secara fisika juga dapat disebabkan sebab adanya desakan tinggi. Pelapukan fisika yang diakibatkan karena desakan tinggi bisa terjadi di wilayah yang mempunyai topografi curam. Hal ini sebab adanya desakan tinggi pada batuan di unsur bawah yang didapatkan dari massa batuan di atasnya bakal mendorong batuan mengalami kehancuran struktur. Hal itu akan menciptakan batuan merasakan kerapuhan sampai-sampai pada kesudahannya terjadi longsor dan ukurannya pulang menjadi kecil- kecil.

Itulah sejumlah hal yang bisa menjadi penyebab terjadinya pelapukan secara fisika. Tentu saja faktor- hal yang telah dilafalkan akan terjadi di wilayah masing- masing.


Jenis- jenis Pelapukan Fisika

Pada lazimnya kita telah memahami bersama sesungguhnya pelapukan fisika ini adalah pelapukan yang diakibatkan karena adanya sesuatu urusan yang berbau fisika. Namun, tahukah kita bahwa ternyata pelapukan fisika ini bisa juga dipisahkan menjadi sejumlah jenis. Adapun sekian banyak jenis pelapukan fisika yang dapat anda kenal antara beda adalah:

Artikel Terkait:  Macam-Macam Lipatan

1. Stress Release

Jenis pelapukan fisika yang kesatu disebut stress release. Stress release adalah nama yang mencerminkan sebuah proses. Proses yang dimaksud ialah batuan yang hadir ke permukaan Bumi akan mencungkil stress dan menghasilkan kekar atau retakan yang sejajar permukaan topografi. Retakan- retakan tersebut membagi batuan menjadi lapisan- lapisan atau lembaran (sheet) yang sejajar dengan permukaan topografi. Ketebalan dari lapisan hasil proses sheeting ini semakin tebal menjauhi dari permukaan. Proses pelapukan laksana ini seringkali terjadi pada batuan beku terobosan yang keberadaannya dekat dengan permukaan Bumi.


2. Salt weathering

Salt weathering adalah peristiwa perkembangan kristal pada batuan. Pertumbuhan kristal pada batuan di unsur pori- porinya pada kesudahannya akan memunculkan tekanan tinggi yang bisa menyebabkan kehancuran atau kepecahan pada batuan tersebut.


3. Frost action and hydro- fracturing

Air atau jenis larutan apapun yang tersimpan di dalam pori dan/ atau pada retakan batuan akan menambah volumenya sebesar 9% saat membaku. Hal ini pasti saja akan mengakibatkan tekanan yang lumayan kuat guna memecahkan batuan yang ditempatinya tersebut. Proses frost action and hydro- frracturing ini tergantung pada:

  • Keberadaan pori dan retakan dalam batuan
  • Keberadaan air/ cairan di dalam pori
  • Temperatur yang turun dan naik dalam jangka masa-masa tertentu

4. Insolation weathering

Insolation weathering terjadi dampak adanya pemanasan dan pendinginan permukaan sebab pengaruh matahari. Pelapukan laksana ini akan memiliki pengaruh besar di wilayah yang merasakan perbedaan suhu lumayan besar.


5. Alternate wetting and drying

Yang dimaksud dengan alternate wetting and drying ialah pengaruh penyerapan dan pengeringan dengan cepat.

Itulah sejumlah jenis dari pelapukan fisika. Kita telah memahami bersama sesungguhnya pelapukan fisika terdiri dari lima jenis. Dan bilamana kita simaklah bahwa jenis dari pelapukan fisika ini mempunyai tidak sedikit keserupaan dengan penyebab terjadinya pelapukan fisika tersebut sendiri.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Pelapukan Mekanik adalah: Faktor, Penyebab Beserta Jenisnya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: