Patahan Menyebar

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Patahan Menyebar“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Patahan-Menyebar

Permukaan Bumi adalah suatu format keindahan alam. Kita ketahui bahwa permukaan Bumi ini terdiri dari daratan  dan pun perairan. Perairan yang mencakup permukaan bumi ini dinamakan dengan samudera atau lautan. Sementara daratan ialah tanah yang anda pijak. Di daratan ini kita pun dapat menjumpai perairan, seperti telaga, waduk, dan beda sebagainya.

Daratan merupakan format permukaan Bumi yang memiliki tinggi rendah yang berbeda- beda. Permukaan daratan yang tidak rata ini diakibatkan karena sekian banyak hal yang berasal dari dalam bumi. Jika pada asalnya permukaan bumi ini ialah rata, maka yang mulai mengubah format permukaan bumi menjadi tidak rata ialah tenaga endogen.


Tenaga endogen

Mengenai tenaga endogen, tentu kita sudah memahami atau paling tidak mendengar nama ini dari semenjak di bangku sekolah. Yang dimaksud dengan tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Tenaga endogen yang mempunyai sifat vertikal bisa menghasilkan sekian banyak macam bentuk. Salah satunya ialah bentuk tonjolan yang serupa kubah. Kubah yang terbentuk merasakan retakan- retakan sampai bagian tengahnya merosot, yang pada kesudahannya akan menyusun lembah patahan yaitu slenk atau graben, dan bersebelahan dengan puncak patahan atau horst.


Patahan

Patahan adalah hasil dari tenaga endogen yang bentukannya dapat anda lihat di permukaan Bumi. Patahan yang terbentuk di permukaan bumi ini dipecah menjadi bermacam- macam cocok dengan format dan pun gejalanya. Salah satu format patahan ialah patahan vertikal. Seperti halnya namanya, yang dimaksud dengan patahan vertikal ialah patahan yang arah geraknya ke atas maupun ke bawah. Patahan vertikal ini mempunyai sejumlah hasil, yaitu horst, graben, fleksur dan pegunungan patahan. Penjelasan masing- masing hasil dari patahan vertikal ialah sebagai berikut:

Artikel Terkait:  Batuan Piroklastik

1. Horst

Horst adalah dataran yang merasakan kenaikan dampak adanya tenaga endogen. Jika disaksikan di permukaan Bumi maka horst ini bakal tampak laksana bukit sebab wilayahnya yang lebih tinggi daripada dataran- dataran yang terdapat di sekitarnya, termasuk pun kanan dan kiri dari horst tersebut.


2. Graben

Graben pun disebut dengan Slenk atau Terban. Graben adalah dataran yang merasakan penurunan dampak adanya tarikan tenaga endogen yang berasal dari dalam Bumi. Penurunan ini terjadi secara cepat. Graben ini terbentuk karena dampak dari gerakan tektogenesa yang semakin memusat, dan unik sesar atau patahan ke arah bawah yang memiliki dua titik. Graben ini bilamana dibiarkan tersisi oleh air, maka dapat menjadi sebuah telaga. Beberapa misal graben yang terdapat di Indonesia ialah Danau Toba dan pun Danau Tempe.


3. Fleksur

Bentuk patahan vertikal yang ketiga ialah Fleksur atau yang dinamakan dengan Fault Scrap. Fleksur merupakan format patahan yang terjadi oleh dampak dorongan dari di antara sisi. Dorongan satu sisi ini mengakibatkan salah satu unsur sesar atau patahan menjadi naik sehingga menyusun sebuah dinding yang terjal yang mana mempunyai posisi lebih tinggi daripada di wilayah yang terdapat di sekitarnya. Patahan yang satu ini bisa disebut dengan tebing atau cliff.


4. Pegunungan patahan

Bentuk patahan vertikal yang terakhir ialah pegunungan patahan. Pegunungan patahan disebut pun dengan step faulting, yakni format patahan yang serupa tangga. Bentukan ini terjadi dampak adanya gerakan penurunan oleh sejumlah sesar dengan tempo dan pun gerakan yang nyaris sama.

Itulah sejumlah hasil dari patahan vertikal (baca: jenis patahan) yang terbentuk di permukaan Bumi. Di samping hasil- hasil dari patahan vertikal, terdapat pula patahan memusat dan pun patahan menyebar. Pada kali ini anda akan merundingkan mengenai patahan menyebar.

Artikel Terkait:  Parameter Kualitas Air

Patahan Menyebar

Patahan menyebar adalah sebuah nama atau sebutan untuk bentukan patahan yang diakibatkan oleh tenaga endogen yang sifatnya menyebar. Tenaga endogen dalam pembentukan patahan ini dikenal memiliki gerakan memusat yang dinamakan zona konvergensi dan pun gerakan yang menyebar ke segala arah yang areanya dikenal dengan zona divergensi.

Apabila zona konvergensi adalahtenaga endogen yang sifatnya memusat, maka zona divergensi ini adalah kebalikannya. Zona divergensi (menyebar/ menjauh) merupakan wilayah perbatasan lempeng yang bergerak bertentangan arah atau saling menjauhi satu sama lain, sampai-sampai tidak saling bertumbukan. Ada pula yang mengaku bahwa yang dimaksud dengan patahan menyebar adalah patahan yang tidak terpusat dan arahnya mengarah ke ke segala penjuru. Dan laksana halnya jenis patahan lainnya, patahan menyebar ini pun ada di atas Bumi


Contoh Patahan Menyebar

Semua jenis patahan yang terdapat di bumi memunculkan hasil yang bermacam- macam, dimana hasil itu dapat anda lihat sebab berada di permukaan Bumi. Meski demikian, hasil dari patahan tidak tidak jarang kali tampak di daratan, sebab sejatinya permukaan Bumi ialah daratan dan perairan. Salah satu hasil patahan yang terdapat di perairan ialah hasil dari patahan menyebar. Contoh patahan menyebar ialah pegunungan laut, yaitu pegunungan yang sedang di bawah laut sehingga anda tidak dapat melihatnya bilamana tidak menyelam.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Patahan Menyebar adalah: Pengertian Beserta Contohnya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: