Negara Yang Terancam Tenggelam dan Hilang

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Tenggelam dan Hilang“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Negara-Yang-Terancam-Tenggelam-dan-Hilang

Pemanasan global yang terjadi sejumlah tahun terakhir ini, nyatanya memberikan akibat yang luar biasa untuk planet Bumi. Di samping terjadi evolusi musim di sejumlah wilayah di dunia, ternyata penambahan suhu udara dampak pemanasan global pun memberikan akibat lain yaitu mencairnya es di distrik kutub.

Dengan mencairnya es yang sedang di kutub dominan pada bertambahnya volume air laut. Bahkan menurut keterangan dari penelitian, permukaan air laut mengalami eskalasi sekitar 1 – 3 mm masing-masing tahun sejak abad ke-20. Hal ini mulai menjadi ancaman baru untuk negara-negara di dunia yakni dalam bahaya tenggelam. Dan berikut susunan negara yang terancam terbenam dan hilang.


Negara Yang Terancam Tenggelam dan Hilang

Berikut ini terdapat beberapa negara yang terancam tenggelam dan hilang, yaitu sebagai berikut:


1. Negara Kiribati

Negara-Kiribati

Mungkin mayoritas dari kita lumayan asing dengan negara satu ini. Negara Kiribati ialah sebuah negara di Benua Oseania, Samudera Pasifik dan ditebak menjadi negara kesatu yang bakal tenggelam. Bahkan ketika ini saja ada selama 105 ribu warga yang telah mengungsi karena sejumlah wilayah telah mulai tenggelam.

Bahkan pemerintah setempat telah mengerjakan upaya dengan melakukan pembelian sejumlah lahan di Kepulauan Fiji sebagai lokasi mengungsi. Sadar sebab sama-sama sedang di Samudera Pasifik yang pun terancam tenggelam, pemerintah Kiribati kesudahannya meminta pertolongan negara Selandia Baru sebagai tempat evakuasi selanjutnya.

Artikel Terkait:  Materi Persebaran Penduduk

2. Shishmaref, Alaska

Shishmaref-Alaska

Shishmaref ialah nama suatu kota yang sedang di Alaska, Amerika Serikat, tepatnya terletak di Pulau Sarichef, Laut Chukchi bagian unsur utara Selat Bering. Saat ini beberapa daratan pesisir Shishmaref sudah hilang tersapu ombak dan permukaan air lautnya semakin meningkat.

Di samping itu, dampak banyak es yang sedang di Alaska mulai mencair, struktur tanah Shishmaref pun tidak stabil sehingga tidak sedikit rumah yang didirikan di atas tanah Shishmaref merasakan kerusakan. Bahkan iklim di distrik ini pun tidak stabil urusan ini terbukti dari tida jarang terjadi badai yang mengakibatkan erosi sampai 38 meter.

Bahkan pembangunan tembok untuk menyangga air laut tidak memberikan akibat yang berarti. Daratan Shishmaref tetap kehilangan daratan sampai 3,3 meter masing-masing tahunnya. Ada selama 600 warga yang terancam lokasi tinggal dan mesti mengungsi dampak daratan yang mulai menghilang.


3. Negara Indonesia

Negara-Indonesia

Sebagai di antara negara kepulauan di distrik khatulistiwa, ternyata Indonesia menjadi negara yang terancam terbenam dan hilang. Bahkan menurut keterangan dari Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan, Indonesia sudah kehilangan selama 24 dari 17.504 pulau semenjak tahun 2005.

Tidak memblokir kemungkinan andai pemanasan global terus terjadi, Indonesia bakal kehilangan selama 2.000 pulau pada tahun 2030. Beberapa pulau yang terancam terbenam dan hilang berada di dekat perairan Maluku, Pulau Batu Beranting, Putri dan Pelampong di Batam, Pulau Nipa, dan pulau di bagian unsur selatan Sulawesi Barat.


4. Negara Tuvalu

Negara-Tuvalu

Negara Tuvalu atau dahulu dikenal dengan nama Ellice Islands tergolong sebagai negara terkecil di dunia dengan luas selama 26 km persegi. Bahkan berada diurutan keempat sesudah Vatikan, Monako dan Nauru. Negara Tuvalu adalahnegara kepulauan di Polinesia yang terdiri atas 3 pulau karang dan enam atol.

Artikel Terkait:  Fauna Paleartik

Air laut yang terus mengalami eskalasi setiap tahunnya menciptakan Tuvalu dalam bahaya tenggelam. Titik tertinggi Tuvalu melulu sekitar 4,5 meter, tidak heran andai pulau-pulau besar mulai terendam air dan pulau kecil tenggelam. Banyak warga Tuvalu yang menyimpulkan untuk mengungsi untuk menggali tempat lebih aman laksana di Australia, Selandia Baru dan kepulauan Pasifik Selatan.


5. Kepulauan Maladewa

Kepulauan-Maladewa

Siapa yang tidak mengenal Kepulauan Maladewa. Negara kepulauan yang terletak di unsur barat daya Srilanka dan sedang di Samudera Hindia itu ternyata menjadi di antara negara yanng dalam bahaya tenggelam, karena titik tertinggi Maladewa melulu sekitar 1,5 meter di atas permukaan laut.

Meskipun mempunyai jumlah pulau selama 1.900, tidak sedikit pulau Maladewa yang ketika ini mulai tenggelam. Bagi mengatasinya pemerintah Maladewa memindahkan sejumlah penduduk dari pulau yang rawan terbenam ke pulau buatan, namun melulu berlaku jangka pendek saja.

Di samping itu, pemerintah pun mencari teknik untuk menangkal Kepulauan Maladewa terhindar dari terbenam yakni dengan membina kota tekno. Konsep kota tekno ini dipeloporkan oleh seorang arsitek, Mayank Thammalla yakni membina di atas tambang minyak menyeluruh dengan rumah, pertokoan, pasat, dan masjid. Sehingga Maladewa tidak lagi negara kepulauan tetapi negara terapung di atas samudera.


6. Negara Bangladesh

Negara-Bangladesh

Bangladesh mendapat julukan sebagai “Ground Zero for Climate Change”, bahkan sedang di urutan keenam di dunia sebagai negara yang mempunyai resiko sangat tinggi terhadap evolusi iklim. Resiko evolusi iklim sangat besar sudah tidak sedikit dijumpai di distrik pedesaan pesisir dan kondisinya tidak bisa ditangani lagi.

Berdasarkan keterangan dari penelitian, tinggi permukaan air laut telah merasakan peningkatan level antara 0,4 sampai 1,5 di dekat pantai-pantai Bangladesh. Tidak melulu itu saja, frekuensi datangnya badai pun mengalami penambahan di mana pada awalnya terjadi sekali dalam satu dasawarsa kini pulang menjadi 15 kali masing-masing tahun.

Artikel Terkait:  Negara Yang Kesulitan Air Bersih

7. Negara Papua Nugini

Negara-Papua-Nugini

Negara yang berbatasan dengan Indonesia ini ternyata pun terancam tenggelam, khususnya di Kepulauan Carteret. Akibat eskalasi volume air laut sebagai akibat pemanasan global menciptakan salah satu pulau di Carteret terbagi menjadi dua bagian, sementara pulau-pulau kecil di sekitarnya telah sepenuhnya tenggelam.

Para warga yang bermukim di pulau tersebut sekarang telah bermigrasi ke lokasi lain yang lebih aman. Meskipun begitu, warga yang tersisa di pulau mengerjakan upaya dengan membina dinding di ambang laut serta menempatkan mangrove untuk menangkal abrasi air laut. Namun, warga tersebut percaya andai suatu hari nanti mereka inginkan tidak inginkan harus pindah sepenuhnya dari Kepulauan Carteret.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang 7 Negara Yang Terancam Tenggelam dan Hilang Beseta Gambar

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Juga :