Negara Yang Kekurangan Wanita

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Wanita“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Negara-Yang-Kekurangan-Wanita

Hampir masing-masing negara di dunia memiliki permasalahan masing-masing. Salah satunya yaitu jumlah populasi yang dipunyai setiap negara. Beberapa negara familiar dengan jumlah warga tertinggi di dunia laksana Republik Rakyat Tiongkok dan pun Indonesia, tetapi ada pula yang merasakan krisis kelemahan jumlah penduduk terutama penduduk berusia muda laksana yang terjadi di negara Finlandia.

Namun permasalahan warga tidak melulu itu saja. Jika pada ulasan sebelumnya membicarakan negara yang kelemahan pria, kali ini akan dibicarakan negara mana saja yang mengalami kelemahan wanita. Mari disimak pembahasannya di bawah ini!


Negara Yang Kekurangan Wanita

Berikut ini terdapat beberapa negara yang kekurangan wanita, yaitu sebagai berikut:


1. Negara Filipina

Negara yang berdampingan dengan Indonesia ini, ternyata mempunyai permasalahan terhadap jumlah populasi wanita. Negara Filipina mempunyai jumlah warga wanita lebih sedikit dikomparasikan dengan jumlah pria.

Alasan kenapa jumlah perempuan di Filipina lebih tidak banyak yakni ketersediaan lapangan pekerjaan. Banyak perusahaan yang mempekerjakan pria dikomparasikan dengan wanita, sehingga tidak sedikit wanita Filipina menyimpulkan untuk bekerja di luar negeri.


2. Negara Kanada

Negara yang berbatasan dengan Amerika Serikat ini ternyata mempunyai jumlah warga wanita lebih tidak banyak dengan komparasi jumlah lelaki lebih tidak sedikit 250.000 dari wanita. Penyebab kenapa jumlah warga wanita lebih tidak banyak yakni tidak sedikit di antara mereka yang menyimpulkan untuk meninggalkan negaranya demi sekolah ataupun kerja serta tidak pulang lagi ke Kanada.

Artikel Terkait:  Cagar Alam di Indonesia

Jikapun semua wanita itu menikah, maka mereka bakal memilih lelaki dari luar Kanada dan tidak bermukim di negara asalnya. Di samping itu, upah kerja perempuan di Kanada terbilang kecil daripada pria, sehingga tidak sedikit wanita yang bekerja di luar Kanada.


3. Negara India

Negara India yang sedang di Asia Selatan ini familiar sebagai di antara negara terpadat di dunia. Bahkan kepadatan paling terlihat di dekat kota-kota besar di India. Di samping jumlah warga yang lumayan tinggi, ternyata persoalan kependudukan yang dihadapi negara ini yaitu jumlah warga wanita yang sedikit.

Bahkan sebab jumlahnya yang tidak banyak tersebut menciptakan pria di India mengalami kendala untuk mengejar pasangan. Ada sejumlah hal yang menyebabkan kenapa jumlah perempuan di India lebih sedikit dikomparasikan dengan jumlah prianya, yaitu adanya perbedaan atau ketidaksetaraan gender serta kekerasan.


4. Negara Afganistan

Negara yang sering merasakan konflik dengan negara Israel hingga selesai dengan peperangan, ternyata mempunyai masalah kependudukan. Jumlah populasi Afganistan merasakan penurunan dampak perang, bahkan urusan itu juga dominan pada jumlah wanitanya.

Banyak warga yang mengungsi ke lokasi yang lebih aman, bahkan sampai keluar negeri khususnya untuk semua penduduk wanita. Sehingga tidak heran andai jumlah warga wanita lebih sedikit dikomparasikan dengan jumlah lelaki di Afganistan.


5. Negara Libya

Sudah semenjak lama negara Libya menjadi negara yang merasakan konflik perang saudara dan menyebabkan ribuan jiwa meninggal dunia. Bahkan dampak perang saudara tersebut tidak sedikit penduduk Libya yang mesti mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Tidak heran andai jumlah perempuan di negara Libya merasakan penurunan dampak perang dan mengamankan diri ke sebanyak negara terdekat. Oleh sebab itu, melulu pria Libya saja yang masih bertahan dan bermukim di negara tersebut.

Artikel Terkait:  Materi Persebaran Penduduk

6. Negara Norwegia

Negara Norwegia dikenal sebagai negara yang mempunyai standar tertinggi dalam kehidupannya. Meskipun begitu, jumlah populasi warga Norwegia tergolong tidak banyak dan bila dikomparasikan dengan jumlah warga di Kota Jakarta.

Tidak melulu itu saja, ternyata negara ini memiliki penduduk lelaki jauh lebih tidak sedikit sekitar 12.000 lebih dikomparasikan dengan jumlah warga wanita. Pemerintah Norwegia sendiri belum bisa mengatasai urusan itu dan diketahui andai penyebab perbedaan jumlah antara perempuan dan lelaki Norwegia yaitu tingkat kelahiran bayi laki-laki meningkat masing-masing tahunnya dikomparasikan dengan kelahiran bayi perempuan.


7. Negara Islandia

Negara Islandia pun mengalami krisis kelemahan penduduk wanita. Diketahui andai rata-rata ada selama 104 lelaki untuk 100 perempuan Islandia, yang dengan kata lain jumlah perempuan lebih sedikit dikomparasikan dengan jumlah pria.

Terdapat suatu rumor yang mengatakan andai ada wanita yang berasal dari luar negara Islandia mau menikah dengan lelaki Islandia, mereka bakal diberi hadiah berupa duit oleh pemerintah Islandia. Namun urusan itu segera dikonfirmasi dan ditetapkan sebagai kedustaan oleh pemerintah.

Salah satu hal mengapa jumlah perempuan lebih tidak banyak yakni tidak sedikit dari mereka yang menyimpulkan untuk bekerja ke luar negeri dan tidak datang pulang untuk bermukim di Islandia.


8. Negara Swedia

Swedia tergolong negara dengan yang mengalami kelemahan wanita. Terdapat selisih selama 15.000 dari total warga pria yang lebih tidak sedikit daripada jumlah warga wanitanya. Salah satu penyebab kenapa jumlah perempuan di Swedia lebih tidak banyak yakni adanya arus imigrasi yang berasal dari negara-negara di dekat Swedia di mana semua imigran itu sebagian besar ialah pria.

Konflik yang terjadi di distrik Timur Tengah dan Afrika Utara menyebabkan tidak sedikit para remaja pria pun meninggalkan wilayahnya dan menetap di Swedia. Tidak melulu itu saja, asa hidup perempuan Swedia lumayan rendah dikomparasikan dengan asa hidup prianya.

Artikel Terkait:  Cara Melestarikan Hutan Mangrove

9. Negara Qatar

Menjadi di antara negara terkaya di dunia bukan berarti negara ini tidak mempunyai masalah kependudukan. Nyatanya ketika ini rasio lelaki dan perempuan di Qatar lumayan besar yaitu 3,41 banding 1 yang dengan kata lain jumlah lelaki jauh lebih tinggi dikomparasikan dengan jumlah wanitanya.

Penyebab berkurangnya jumlah perempuan Qatar yakni bertambahnya imigran lelaki yang ketika ini tidak sedikit bekerja di Qatar.

Pemerintah Qatar hendak mengeluarkan visa kerja untuk lelaki asing dalam memenuhi posisi manajerial terampil dan semua pekerja konstruksi. Sedangkan guna pekerja perempuan asing nyaris tidak mungkin mendapat visa kerja andai mereka bukan berasal dari tempat-tempat laksana Inggris atau Kanada.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang 9 Negara Yang Kekurangan Wanita Beserta Penjelasannya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Juga :