Negara Yang Dihapus Dari Peta Dunia

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Negara Yang Dihapus“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Negara-Yang-Dihapus-Dari-Peta-Dunia

Sebagian besar dari anda tentu telah tidak asing dengan peta dunia. Peta dunia sendiri merupakan format gambaran dari dunia tergolong daratan sampai lautannya dalam format dua dimensi. Namun seiring berjalannya waktu, peta dunia merasakan perubahan demi meningkatkan keakuratan dan menyesuaikannya dengan situasi permukaan bumi.

Ada tidak sedikit kasus hilangnya sebuah negara dengan dihapuskannya dari peta dunia bahkan sampai saat ini. Ada pelbagai faktor kenapa sebuah negara dihilangkan atau dihapus dari peta dunia, seperti dampak perang sampai perubahan kepemerintahan.

Tidak heran bila tidak sedikit orang tidak tahu andai pernah terdapat negara yang pernah terdapat di peta dunia. Dan inilah ini ialah daftar negara yang dihapus dari peta dunia!


Negara Yang Dihapus Dari Peta Dunia

Berikut ini terdapat beberapa negara yang dihapus dari peta dunia, yaitu sebagai berikut:


1. Uni Soviet (1922 – 1991)

Perlu diketahui andai ada perbedaan antara Uni Soviet dengan Rusia. Dahulu Uni Soviet ialah sebuah negara adidaya terkuat di dunia sekitar 7 dasawarsa yang didirikan ketika terjadi kekacauan sesudah pecahnya Imperial Rusia pasca Perang Dunia I.

Keberhasilan Uni Soviet yang familiar yakni mengungguli Nazi ketika tidak terdapat satupun negara yang dapat menghentikan Hitler. Tidak melulu itu saja kekuatan Uni Soviet pun terlihat dari kemampuannya guna menguasai distrik Eropa Timur sekitar lebih dari empat puluh tahun.

Artikel Terkait:  Jenis Tanaman Pantai

Awal permulaan runtuhnya Uni Soviet telah terlihat sesudah runtuhnya tembok Berlin di Jerman pada tahun 1989 yang disusul dengan hancurnya komunisme di area Eropa Timur. Hingga kesudahannya Uni Soviet terbelah di tahun 1991 dan menghasilkan 15 negara baru yang berdaulat sampai saat ini.


2. Jerman Timur (1949 – 1990)

Jerman Timur berasal dari sebagian distrik negara Jerman yang dikuasai oleh Uni Soviet pasca Perang Dunia II. Saat tersebut Jerman Timur familiar akan eksistensi Tembok Berlin dan tidak bakal segan guna menembak siapapun yang berjuang melewati tembok tersebut.

Perlu diketahui andai Tembok Berlin membagi Jerman menjadi dua bagian yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur. Keberadaan Tembok Berlin membuat tidak sedikit kerugian tergolong kesenjangan sosial antara warga di Jerman Barat dengan Jerman Timur, sampai akhirnya tembok ini sukses diruntuhkan dan menjadi pertanda sudah berakhirnya percobaan gagal komunis di Jerman Timur di tahun 1990.


3. Cekoslowakia (1918 – 1992)

Pada awalnya Cekoslowakia adalahhasil dari friksi Kekaisaran Austro-Hungaria Tua yang kesudahannya bersatu menjadi suatu negara yang terbentuk akhir Perang Dunia I tepatnya pada bulan Oktober 1918. Seiring berjalannya masa-masa Cekoslowakia menjadi distrik yang tidak sedikit diincar oleh sejumlah negara.

Di tahun 1939, negara ini sempat dikuasai seluruhnya oleh negera Jerman dan menjadikan negara ini hilang dari peta. Kemudian Cekoslowakia pun sempat diduduki oleh Uni Soviet dan mengubahnya menjadi suatu negara satelit hingga Uni Soviet runtuh di tahun 1991.

Setelah berdiri menjadi suatu negara yang independen dan berdaulat, Cekoslowakia menyimpulkan untuk membagi dua wilayahnya pada tanggal 1 Januari 1993 menjadi negara Ceko dan negara Slovakia. Pisahnya kedua negara ini dilaksanakan secara damai sekaligus menjadi pertanda Cekoslowakia sudah hilang dari peta dunia.

Artikel Terkait:  Negara Yang Kekurangan Wanita

4. Yugoslavia (1918 – 1992)

Tidak bertolak belakang jauh dengan Cekoslowakia, Yugoslavia ialah hasil pecahnya Kekaisaran Austro-Hungaria sesudah Perang Dunia I. Berdasarkan keterangan dari sejarah, Yugoslavia terdiri dari bagian-bagian dari Hungaria serta negara pribumi Serbia yang menjaga monarki otokratik hingga pada kesudahannya Nazi mengerjakan invasi negara di tahun 1941.

Setelah Nazi runtuh di tahun 1945, Yugoslavia sukses menjadi negara yang tidak diduduki oleh Uni Soviet. Selama Perang Dunia II, Yugoslavia tetap menjadi suatu republik sosialis non blok otoriter sampai tahun 1992.

Runtuhnya Yugoslavia di tahun 1992 menghasilkan sejumlah negara berukuran kecil antara beda negara Slovekia, negara Bosnia, negara Kroasia, negara Macedonia, negara Serbia,dan Montenegro.


5. Austria-Hungaria (1867 – 1918)

Kekaisaran Austria-Hungaria adalahsebuah kerajaan dualistik antara Kerajaan Hongaria dan Kekaisaran Austria. Seiring berjalannya waktu, perang yang dirasakan oleh Austria-Hungaria penurunan sesudah perencanaan yang dilaksanakan oleh Jerman dampak kekurangan bekal, moril rendah, sampai tingginya korban yang meninggal sangat memprovokasi pasukan Austria-Hungaria.

Hingga pada tahun 1918 Austria-Hungaria mengerjakan gencatan senjata dengan sekutu dan menjadi pertanda berakhirnya Kekaisaran Austria-Hungaria. Runtuhnya Austria-Hungaria melahirkan tidak sedikit negara-negara baru antara beda Austria, Hungaria, Cekoslowakia, Yugoslavia (Negara Bangsa Slovenia, Kroasia, dan Serbia), dan Polandia.


6. Vietnam Selatan (1955 – 1975)

Pada tahun 1954, negara Vietnam sempat terbagi menjadi dua bagian. Pembagian ini berdasaran pada Perjanjian Jenewa sesudah sekutu sukses mengalahkan Perancis yang saat tersebut sedang menjajah Vietnam.

Akibat pembagian distrik tersebut, negara ini terbagai menjadi Vietnam Utara dan Vietnam Selatan di mana dua-duanya saling berperang sekitar 1957 dan 1975. Sebenarnya perang ini ialah perang dingin antara kubu Komunis (Vietnam Utara) dan Pseudo-demokrasi (Vietnam Selatan).

Artikel Terkait:  Patahan Memusat

Karena perang yang berkepanjangan menciptakan penduduk dari Vietnam Utara dan Vietnam Selatan melakukan perpindahan besar-besaran ke Amerika Serikat. Bahkan pihak Amerika Serikat yang menjadi di antara negara penyokong Vietnam Selatan menyatakan andai perang ini ialah paling menguras ongkos dan tenaga.

Akhirnya sesudah sekian lama berperang, kedua belah pihak menyimpulkan untuk bersatu. Lagu kebangsaan dan emblem negara memakai pihak Vietnam Utara dan menjadikan Ho Chi Minh City sebagai ibu kota negara Vietnam.


7. Tibet ( 1913 – 1951)

Sebenarnya Tibet telah ada semenjak abad ke-7 dan menjadi lokasi tinggal untuk Gunung Tertinggi di dunia, Gunung Everest. Dan sesudah terjadi Revolusi Xinhai di tahun 1912, Tibet menjadi suatu negara yang berdaulat pada tahun 1913.

Saat berada dipengawasan Dalai Lama, negara Tibet sukses diduduki oleh Komunis Cina (pasukan Mao) di tahun 1951. Kondisi Tibet saat tersebut sangat tegang sampai akhirnya negara ini mengerjakan pemberontakan pada 1959 yang dominan pada pemungutan paksa tanah (wilayah), orang (negara) beda atau aneksasi untuk dibulatkan dengan Cina.

Peristiwa itu menjadi pertanda berakhirnya pemerintahan negara Tibet yang menjadikan negara ini sebagai unsur dari Republik Rakyat Tiongkok.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang 7 Negara Yang Dihapus Dari Peta Dunia Beserta Penjelasannya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Juga :