Negara Yang Belum Diakui Kemerdekaannya

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Belum Diakui Kemerdekaannya“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Negara-Yang-Belum-Diakui-Kemerdekaannya

Saat ini sudah tidak sedikit negara-negara di penjuru dunia yang sudah merdeka. Bahkan tidak tidak banyak pula yang telah dinyatakan kemerdekaannya baik secara de facto maupun de jure atau dengan kata lain sudah mendapat pernyataan dari semua negara di dunia, tergolong negara Indonesia.

Meskipun demikian, ada sejumlah negara yang sudah merdeka tetapi belum mendapatkan pernyataan di mata dunia sekalipun. Bisa disebutkan jika secara teknis negara-negara tersebut sudah merdeka, akan namun kemerdekaannya belum atau tidak dinyatakan oleh negara-negara di dunia.

Negara-negara yang belum mendapat pengakuan kebebasan dari negara lainnya seringkali sangat rawan guna direbutkan oleh negara yang lebih berkuasa. Dan inilah ini ialah daftar negara-negara yang belum dinyatakan kemerdekaannya khususnya oleh dunia.


Negara Yang Belum Diakui Kemerdekaannya

Berikut ini terdapat beberapa negara yang belum diakui kemerdekaannya, yaitu sebagai berikut:


1. Negara Abkhazia

Negara-Abskhazia

Negara Abkhazia adalah sebuah negara yang terletak di Benua Eropa dan menjadi negara yang diperebutkan oleh negara Georgia. Secara teknis negara Abkhazia berada di distrik Georgia dan hendak memisahkan diri menjadi suatu negara merdeka. Pada tahun 1992, Abkhazia memberitahukan kedaulatannya bakal tetapi melulu mendapat pernyataan dari enam negara anggota PBB dan pun tiga negara non anggota PBB saja.

Banyak negara yang belum mengakui negara Abkhazia sebagai suatu negara merdeka, kecuali negara Rusia yang mengakui kedaulatan Abkhazia pada tanggal 26 Agustus 2008 bersamaan dengan pengakuannya terhadap Republik Ossetia Selatan. Negara Abkhazia sedang di pantai unsur timur Laut Hitam, berbatasan dengan Federasi Rusia di unsur utara.

Artikel Terkait:  Perbedaan Epirogenesa dan Orogenesa

2. Negara Transnistria

Negara-Transnistria

Negara Transnistria barangkali terdengar asing di telinga kita, karena negara ini pun belum mendapatkan pernyataan dari dunia mengenai kedaulatannya. Negara Transnistria atau Transdniestria (Trans-Dniester) berada salah satu Moldova dan Ukraina, Eropa Timur.

Negara Transnistria telah memberitahukan kemerdekaannya sebagai suatu negara berdaulat pada tanggal 2 September 1990. Meskipun demikian pernyataan Transnistria oleh nyaris seluruh negara anggota PBB sebagai suatu bagian dari distrik Moldova secara de jure.


3. Negara Palestina

Republik Nagorno-Karabakh

Negara Palestina berada di area Timur Tengah, tepatnya berada salah satu Laut Tengah dan Sungai Yordan. Negara yang sampai saat ini masih merasakan konflik tersebut, secara teknis sudah menjadi negara berdaulat dan merdeka. Bahkan kemerdekaannya telah dinyatakan oleh 132 negara anggota PBB, tetapi negara Israel tetap pada pendiriannya guna tidak mengakui Palestina dan terus mengerjakan perlawanan guna merebut distrik negara Palestina.

Israel tidak mengakui Palestina, tetapi sebagai hasil dari Persetujuan Damai Oslo dan Persetujuan Sementara Israel-Palestina mengaku bahwa pemerintah Israel sudah mengalihkan dominasi tertentu dan pun tanggung jawab pemerintah sendiri untuk Otoritas Nasional Palestina, berlaku di distrik Tepi Barat dan jalur Gaza.


4. Republik Nagorno-Karabakh

Republik Nagorno-Karabakh

Salah satu negara yang berada di area Kaukasus bagian unsur selatan tepatnya 270 km di sebelah barat Baku, ibu kota negara Azerbaijan, Republik Nagorno-Karabakh telah memberitahukan kedaulatan kemerdekaannya pada tanggal 10 Desember 1991. Akan tetapi, kemerdekaannya melulu mendapat pernyataan dari negara-negara non anggota PBB laksana negara Transnistria, Ossetia Selatan, dan negara Abkhazia.

Sedangkan mayoritas negara di dunia yang masuk ke dalam anggota PBB mengakui Republik Nagorno-Karabakh secara de jure sebagai unsur dari Azerbaijan. Hal ini diakibatkan karena Republik Nagorno-Karabakh dirasakan telah melanggar aturan dengan memungut wilayah kepunyaan negara lain, yaitu Azerbaijan.

Artikel Terkait:  Kepulauan Samoa

Perlu diketahui andai Republik Nagorno-Karabakh dihuni oleh beberapa besar etnik Armenia dan militernya. Sehingga pada 27 Juni 2006, Armenia dan Azerbaijan mengerjakan kesepakatan untuk memperbolehkan penduduk Nagorno-Karabakh menyelenggarakan referendum tentang kedudukan wilayah di masa yang bakal datang. Bahkan warga Armenia sendiri tidak jarang menyebut distrik ini sebagai Artsakh.


5. Negara Somaliland

Negara-Somaliland

Somaliland atau negara yang memiliki nama sah Republik Somaliland ialah sebuah distrik bekas dominasi Britania Raya yang terletak di unsur barat laut Somalia, Tanduk Afrika. Somaliland berada salah satu Ethiopia, Djibouti dan Teluk Eden dengan luas distrik sekitar 137.600 km persegi dan beribu kota di Hargeisa.

Somaliland menjadi distrik yang memberitahukan kemerdekaannya dibuka dari klan-klan di bagian unsur utara yang memproklamasikannya pada bulan Mei 1991, dan ketika ini Somaliland mempunyai 5 dari 18 wilayah administratif Somalia. Meskipun negara Somaliland tidak mendapat pengakuan dari dunia, tetapi negara ini tetap mendapatkan pertolongan dari klan berkuasa demi menyokong perekonomian dan infrastruktur negara yang adalahbekas program kerja sama militer antara Rusia, Amerika Serikat dan Kerajaan Inggris.


6. Republik Ossetia Selatan

Republik-Ossetia-Selatan

Republik yang berada di distrik Kaukasus ini secara de facto sudah menjadi suatu negara merdeka. Namun negara Georgia mengakui Republik Ossetia Selatan sebagai suatu wilayah kedaulatannya. Dahulu Republik Ossetia Selatan adalah sebuah distrik bagian dari Georgia mempunyai nama Shida Kartli, dan ketika ini pemerintah Georgia menamakan Ossetia Selatan sebagai Samachablo atau Tskhinvali (menurut ibu kotanya).

Di samping itu, Republik Ossetia Selatan pun tidak dinyatakan kemerdekaannya secara internasional, kecuali negara Rusia yang mengakui Republik Ossetia Selatan pada tanggal 26 Agustus 2008 bersamaan dengan pengakuannya terhadap negara Abkhazia.


7. Negara Kosovo

Negara-Kosovo

Secara de facto negara Kosovo adalahsebuah negara merdeka yang sedang di sebelah tenggara Eropa. Dahulu Kosovo ialah sebuah provinsi di Serbia di bawah administrasi PBB, akan namun Kosovo mendeklarasikan kemerdekaannya secara sepihak pada 17 Februari 2008.

Artikel Terkait:  Cara Menetralkan pH Tanah

Tindakannya itu tentu dilawan oleh Serbia, akan namun mendapat sokongan dari negara-negara barat laksana Albania, Perancis, Amerika Serikat, Britania Raya, dan Turki. Sedangkan negara-negara yang menampik atau tidak mengakui Kosovo sebagai suatu negara berdaulat yaitu Republik Rakyat Tiongkok, Serbia, dan Rusia. Bahkan pemerintah Indonesia pun bersikap hari-hati guna mengakui kedaulatan Kosovo, meskipun ada tidak sedikit desakan dari sejumlah kalangan supaya Indonesia segera mengakui kebebasan dari negara Kosovo.


8. Negara Taiwan

Negara-Taiwan

Selama ini negara Taiwan sering dipakai dengan merujuk pada distrik pemerintah Republik Rakyat Tiongkok atau untuk Republik Rakyat Tiongkok tersebut sendiri yang memerintah Pulau Orchid, Pulau Taiwan, dan Pulau Hijau di Pasifik pantai Taiwan, Kepulauan Penghu dan pun Kinmen dan Kepulauan Matsu di pantai Fujian.

Saat ini Taiwan dianggap oleh Republik Rakyat Tiongkok meskipun tidak pernah menguasai Taiwan. Republik Rakyat Tiongkok berasumsi jika RRT ialah penerus Republik Cina semenjak 1949 dan sudah memerintah Taiwan sekitar 4 tahun (1945 – 1949).


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang 8 Negara Yang Belum Diakui Kemerdekaannya Beserta Gambar

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Juga :