Matahari Tengah Malam

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Matahari Tengah Malam“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Matahari-Tengah-Malam

Di dunia ini ada tidak sedikit sekali fenomena-fenomena alam yang terjadi di dekat kita. Bahkan di antaranya mungkin melulu terjadi pada masa-masa atau lokasi tertentu laksana di belahan bumi lainnya.

Sebut saja gejala telur es di Finlandia, gejala alam gunung pelangi, gejala equinox dan masih tidak sedikit lainnya. Terdapat satu lagi gejala alam yang dapat dikatakan melulu terjadi pada masa-masa dan tempat tertentu saja, gejala alam ini mempunyai nama Matahari tengah malam.

Seperti yang anda ketahui timbulnya Matahari menjadi pertanda bahwa hari sudah siang. Namun apa jadinya andai munculnya Matahari malah terjadi pada tengah malam?

Untuk menjawabnya ayo disimak penjelasannya di bawah ini!


Pengertian Matahari Tengah Malam

Matahari tengah malam atau lebih dikenal dengan sebutan Midnight Sun adalah sebuah gejala alam yang terjadi saat matahari masih tampak atau terlihat di tengah malam. Matahari tengah malam terjadi pada waktu-waktu lokal saja, dalam situasi cuaca terang saat musim panas di bumi bagian unsur utara Lingkar Arktik, dan pun pada musim dingin di bumi bagian unsur selatan Lingkar Antartika.

Dapat disebutkan jika gejala Matahari tengah malam melulu terjadi di belahan Bumi bagian unsur utara maupun selatan. Saat gejala ini terjadi Matahari tidak terbenam

Artikel Terkait:  Penyebab Terjadinya Angin Kencang

Penyebab dan Proses Terjadinya Matahari Tengah Malam

Penyebab terjadinya Matahari tengah malam sehubungan dengan gerakan rotasi Bumi dan gerak revolusi Bumi. Namun urusan itu tidaklah cukup, kemiringan Bumi sebesar 23,5 derajat ternyata pun menjadi penyebab terjadinya Matahari Tengah Malam.

Saat Bumi bergerak mengelilingi Matahari dan wilayah unsur utara Bumi atau belahan Bumi bagian unsur utara (Arktik) lebih dekat dengan Matahari. Maka bagian itu akan mendapat sinar Matahari lebih tidak sedikit dibandingkan dengan distrik bagian selatan.

Di ketika yang sama, belahan Bumi bagian unsur utara sedang merasakan musim panas. Bahkan di bagian sangat utara, masa-masa siang hari menjadi semakin panjang dan dapat menyebabkan terjadinya Matahari tengah malam.

Saat Bumi terus berputar dan menciptakan posisi Matahari seolah bergerak ke arah unsur selatan Bumi, belahan Bumi unsur selatan menginjak musim panas sementara Bumi unsur utara merasakan musim dingin.

Pada puncaknya, Bumi bagian unsur selatan (Antartika) merasakan durasi musim panas yang panjang. Sama laksana bumi unsur utara, distrik ini pun mengalami gejala Matahari tengah malam melulu saja di masa-masa yang berbeda.


Kapan Terjadinya Dan Dampak Matahari Tengah Malam

Lalu kapan terjadinya Matahari tengah malam tersebut? Seperti yang telah diterangkan di atas bahwa terjadinya Matahari tengah malam tergantung dari posisi Matahari.

Pada belahan Bumi unsur utara, gejala terjadinya Matahari tengah malam terjadi pada musim panas tepatnya selama bulan Juni. Di ketika yang sama, Matahari tidak pernah keluar di belahan Bumi unsur selatan.

Sedangkan Matahari tengah malam yang terjadi di belahan Bumi bagian unsur selatan terjadi di dekat tanggal 22 Desember atau pada musim dingin terjadi di belahan Bumi unsur utara.

Artikel Terkait:  Manfaat Atmosfer

Adapun akibat dari terjadinya gejala Matahari tengah malam yaitu durasi atau lamanya masa-masa siang hari menjadi lebih panjang. Bahkan di sejumlah negara masa-masa siang hari dapat dilangsungkan selama 23 – 24 jam.

Meskipun begitu, kegiatan manusia laksana bekerja atau sekolah tetap dicocokkan dengan jam kerja dan belajar. Yang memisahkan yaitu langit di luar tetap terang meskipun jam mengindikasikan tengah malam sekalipun.


Negara Mana Saja Yang Mengalaminya?

Matahari tengah malam bisa terjadi di negara-negara yang sedang di bagian sangat utara atau bagian sangat selatan Bumi. Bahkan sejumlah negara menjadikan gejala ini sebagai unsur dari pariwisata negaranya.

Adapun negara-negara yang merasakan Matahari tengah malam antara lain:


  • Lapland, Swedia

Tempat yang sangat tepat untuk merasakan Matahari tengah malam di Swedia sedang di Kota Lapland yang mempunyai luas wilayah menjangkau 109.702 km persegi. Untuk menyaksikan Matahari tengah malam terbaik di negara ini selama bulan Juni.


  • Inuvik, Kanada

Di Kanada lokasi yang sangat tepat untuk menyaksikan Matahari tengah malam sedang di Kota Inuvik. Fenomena ini terjadi di ketika musim panas selama bulan Juni sampai Juli.


  • Ilulissat, Greenland

Greenland menjadi negara berikutnya yang mengalami gejala Matahari tengah malam. Uniknya kota Ilulissat menjadi kota yang merasakan musim panas paling singkat dikomparasikan tempat lainnya. Sehingga durasi untuk merasakan Matahari tengah malam tidak terlampau lama.


  • Hammerfest dan Svalbard, Norwegia

Negara Norwegia menjadi negara yang paling tidak sedikit dikunjuni semua wisatawan untuk menyaksikan aurora. Namun di kota Hammerfest wisatawan pun dapat merasakan Matahari tengah malam ketika musim panas atau selama bulan Mei hingga dengan akhir Juli.
Di samping Hammerfest, lokasi lain guna dapat menyaksikan Matahari tengah malam sedang di kota Svalbard. Kota yang terletak salah satu Nowegia dan Kutub Utara merasakan Matahari tengah malam dibuka dari tanggal 20 April sampai 22 Agustus.

Artikel Terkait:  Siklus Batuan

  • Finlandia

Bagi orang-orang Finlandia, Matahari tengah malam memiliki pesona tersendiri. Bahkan tidak sedikit penduduknya memilih pergi ke vila khusus guna menikmati gejala alam ini. Negara ini mempunyai pesta rakyat tersendiri yang melulu ada ketika Matahari tengah malam dilangsungkan yakni pesta rakyat film ‘Midnight Sun’ di Finnish Lapland dan “The Magic of White Nights” di Lakeland.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Matahari Tengah Malam adalah: Penyebab, Proses, Terjadi dan Dampak

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: