Materi Masyarakat Majemuk

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Sosiologi yaitu Tentang “Masyarakat Majemuk“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Masyarakat-Majemuk

Pengertian Masyarakat Majemuk

Masyarakat majemuk adalah masyarakat yang terdiri dari berbagai macam karakteristik kebudayaan baik perbedaan dalam bidang etnis, golongan, agama, tingkat sosial yang tinggal dalam suatu komunitas tertentu.


Pengertian Masyarakat Majemuk Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pengertian masyarakat majemuk menurut para ahli, yaitu sebagai berikut:


  1. Menurut J.S. Furnivall

Masyarakat majemuk merupakan masyarakat yang terdiri atas dua atau lebih komunitas maupun kelompok-kelompok yang secara budaya dan ekonomi terpisah serta memiliki struktur kelembagaan yang berbeda satu dengan lainnya.


  1. Menurut Dr. Nasikun

Masyarakat majemuk adalah suatu masyarakat dalam mana sistem nilai yang dianut oleh berbagai kesatuan sosial yang menjadi bagian-bagiannya adalah sedemikian rupa sehingga para anggota masyarakat kurang memiliki loyalitas terhadap masyarakat sebagai suatu keseluruhan, kurang memiliki homogenitas atau bahkan kurang memiliki dasar-dasar untuk memahami satu sama lain.


  1. Menurut Clifford Geertz

Masyarakat majemuk merupakan masyarakat yang terbagi ke dalam subsistem-subsistem yang lebih kurang berdiri dan masing-masing subsistem terikat oleh ikatan-ikatan primordial.


Ciri-Ciri Masyarakat Majemuk

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri masyarakat majemuk, yaitu sebagai berikut:

  • Mempunyai struktur budaya lebih dari satu.
  • Nilai-nilai dasar yang merupakan kesepakatan bersama sulit berkembang.
  • Sering terjadi konflik-konflik sosial yang berbau SARA.
  • Struktur sosialnya lebih bersifat nonkomplementer.
  • Proses integrasi yg terjadi berlangsung secara lambat.
  • Sering terjadi dominasi ekonomi, politik, dan sosial budaya.
Artikel Terkait:  Materi Masyarakat Multikultural

Struktur Masyarakat Majemuk

Berikut ini terdapat 2 struktur masyarakat majemuk, yaitu sebagai berikut:


  1. Majemuk Horisontal

Yaitu struktur masyarakat memiliki ciri-ciri tertentu dalam berbagai kelompok, ciri-ciri tersebut antara masyarakat kelompok yang satu dengan kelompok masyarakat yang lain, memiliki kedudukan yang sama. Ciri-ciri masyarakat majemuk horisontalyang paling menonjol adalah didasarkan pada suku bangsa, bahasa, sosial budaya,dan agama. Terdapat 366 suku bangsa;posisi suku bangsa mempunyai kedudukan dan posisi yang sama.


  1. Struktur Vertikal

Adalah konsep tentang struktur masyarakat yang berdasarkan ciri-ciri tertentu menyebabkan terjadinya struktur sosial berlapis. Dalam pelapisan tersebut, terjadinya bentuk struktur masyarakat piramida atau yang di sebut prismatik society, dalam prismatik ini terdapat adanya kelompok masyarakat lapisan atas yang populer di sebut dengan elit, kelompok masyarakat lapisan menengah,dan kelompok masyarakat lapisan bawah yang jumlahnya cenderung lebih besardi banding kelompok lapisan atasnya. Elit dalam primatik society secara formal atau non formal memiliki kekuasaan untuk mengendalikan kelompok masyarakat di lapisan bawahnya.


Faktor Terbentuknya Masyarakat Majemuk

Berikut ini terdapat beberapa faktor terbentuknya masyarakat majemuk, yaitu sebagai berikut:

  • Latar belakang historis

Adanya perbedaan waktu dan jalur perjalanan ketika nenek moyang bangsa Indonesia berpindah (migrasi) dari Yunan (Cina Selatan) ke pulau-pulau di Nusantara.


  • Kondisi geografis

Perbedaan kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas pulau-pulau dengan relief beranekaragam dan satu dengan lainnya dihubungkan oleh laut dangkal, melahirkan suku bangsa yang beranekaragam pula, terutama pola kegiatan ekonomi dan perwujudan kebudayaan yang dihasilkan untuk mendukung kegiatan ekonomi tersebut.


  • Keterbukaan terhadap kebudayaan luar

Bangsa Indonesia adalah contoh bangsa yang terbuka. Hal ini dapat dilihat dari besarnya pengaruh asing dalam membentuk keanekaragaman masyaarkat di seluruh wilayah Indonesia yaitu antara lain pengaruh kebudayaan India, Cina, Arab dan Eropa.

Artikel Terkait:  Pengertian Etnis

Jenis-Jenis Masyarakat Majemuk

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis masyarakat majemuk, yaitu sebagai berikut:


1). Keanekaragaman Subkultural

Menurut Parekh, Keanekaragaman subkultural adalah sutu kondisi dimana para anggota masyarakat memiliki satu kebudayaan umum yang luas dianut, beberapa diantara mereka menyakinkan keyakinan dan praktek yang berbeda berkenaan dengan wilayah kehidupan tertentu atau menempuh cara hidup mereka sendiri yang relative sangat berbeda. Contoh ini adalah Komunitas Lia Eden, kelompok-kelompok ‘sempalann” agama mainstream.


2). Keanekaragaman Perspektif

Manurut Parekh, Keanekaragaman perspektif adalah suatu kondisi dimana beberapa anggota masyatakat sangat krisis terhadap beberapa prinsip atau nilai-nilai sentral kebudayaan yang berlaku dan berusaha untuk menyatakannya kembali disepanjang garis kelompok yang sesuai. Gerakan-gerakan Feminis dan emansipasi perempuan merupakan perwakilan dari keanekaragaman perspektif. Kemudian isu-isu pembentukan masyarakat madani di Indonesia, termasuk ke dalamnya isu-isu pembentukan Negara Islam atau Negara Pancasila, mewakili Keanekaragaman Perspektif ini.


3). Keanekaragaman Komunal

 Keanekaragaman Komunal adalah suatu kondisi sebagian besar masyarakat yang mencakup beberapa komunitas yang sadar diri dan terorganisasi dengan baik. Mereka menjalankan dan hidup dengan sistem kayakinan dan praktek yang berlainan antara kelompok satu dengan kelompok lainnya.

Misal dari Keanekaragaman Komunal ini adalah para imigran yang baru tiba, komunitas-komunitas Yahudi di Eropa dan Amerika, kaum Gypsi, masyarakat Amish, kelompok-kelompok cultural yang berkumpul secara territorial seperti kaum Basque di Spanyol. Di Indonesia asuk ke dalam kelompok ini misalnya kawasan-kawasan Perinan (hunian komunitas Cina), wilayah-wilayah yang dihuni suku-suku bangsa di luar wilayahnya (komunitas Batak di Jakarta dan Bandung, misalnya).


Daftar Pustaka:

  • Nasikun. 1984. Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: PT Grafiti Pers.
  • Nasikun. 1990. Masyarakat Majemuk dan Dinamika Integrasi Nasional. Suatu Tinjauan Sosiologis. Makalah disampaikan pada Seminar Pluralitas, Kesenjangan Sosial, dan Integrasi Nasional dalam rangka HUT KNPI ke17, 23 Juli 1990 di Surabaya.

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Sosiologi Tentang Masyarakat Majemuk: Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Struktur, Faktor dan Jenis

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!

Artikel Terkait:  Pengertian Lembaga Keluarga

Baca Artikel Lainnya: