Macam-Macam Lipatan

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Macam – Macam Lipatan“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Macam-Macam-Lipatan

Pengertian Lipatan

Lipatan ialah bentuk gelombang pada lapisan kulit bumi yang diakibatkan oleh adanya gerak epirogenetik yang mengurangi struktur lapisan bumi yang mempunyai sifat plastis secara horizontal dan vertikal. Gerak epirogenetik sendiri adalahbagian dari tenaga pembentuk muka bumi yaitu tenaga endogen yang mengakibatkan munculnya sekian banyak relief permukaan bumi.

Relief atau keragaman format muka bumi itu berbentuk pegunungan, misalnya pegunungan- pegunungan tua laksana Ural dan Allegi dimana lipatannya terbentuk pada zaman primer.


Proses Terbentuknya Lipatan

Lipatan terbentuk sebab adanya peristiwa dislokasi, yakni eksodus atau pergeseran letak lempeng bumi. Pergeseran lempeng tersebut menyebabkan lapisan kulit bumi terdorong secara horizontal, baik pada di antara tepi lapisan maupun pada kedua tepi lapisan. Pembentukan lipatan diprovokasi oleh sejumlah faktor laksana gaya berat atau pelengseran, tenaga tektonik, intrusi batuan beku dan injeksi garam. Disebut dengan lipatan andai terdapat evolusi suatu bidang datar menjadi format bidang lengkungan. Lipatan pada kulit bumi ini paling menguntungkan dan sering ditelusuri oleh semua penambang sebab ada bahan tambang yang berharga di dalamnya, laksana minyak bumi dan endapan gas.

Lipatan ialah salah satu struktur geologi yang tidak jarang ditemukan pada batuan sedimen yang memiliki bidang lapisan yang terbentuk pada ketika proses sedimentasi. Akan namun ada pun lipatan yang ditemukan pada batuan beku dan batuan metamorf. Pada jenis jenis batuan itu ditemukan lipatan kecil (micro fold) yang melulu berukuran sejumlah meter, dan terdapat pula lipatan besar (mega fold) yang menjangkau ukuran berkilo- kilo meter. Perbedaan ukuran itu tergantung pada sifat jasmani batuan yang terlipat, sistem tegasan, masa-masa yang dibutuhkan dalam pembentukan lipatan, besarnya gaya yang bekerja menyusun lipatan dan mekanisme pembentukan lipatan. Terdapat dua macam mekanisme pembentuk lipatan yakni melipat (blucking) dan melengkung (bending). Buckling diakibatkan oleh gaya tekan yang arahnya sejajar dengan permukaan lempeng sampai-sampai terjadi perubahan format batuan yaitu berupa rekahan dampak adanya tarikan. Sedangkan bending diakibatkan oleh adanya gaya tekan yang arahnya tegak lurus terhadap bidang lapisan.

Artikel Terkait:  Materi Iklim

Unsur Geometri Lipatan

Berikut ialah beberapa bagian geometri lipatan kulit bumi:

  • Punggung lipatan dinamakan antiklinal, yakni bagian lipatan yang memiliki format cembung (convex) menuju atas. Antiklinal memiliki dua sisi kemiringan dengan arah yang saling bertentangan dan saling menjauh. Pada unsur tengah dari antiklinal pun ada inti antiklinal.
  • Lembah lipatan atau sinklinal, ialah unsur lipatan yang memiliki format cekung (concave) menuju atas. Siklinal memiliki dua sisi kemiringan dengan arah yang saling mendekat. Bagian tengah dari sinklinal dinamakan inti sinklinal.
  • Sayap (limb), ialah bidang oleng yang membina struktur sinklinal atau antiklinal. Limb pun adalah bagian dari lipatan yang terletak menurun mulai dari lengkungan maksimal sebuah antiklinal hingga lengkungan maksimal suatu sinklinal. Limb mempunyai format memanjang dari axial plane pada lipatan satu ke axial plane pada lipatan lainnya. Ada 2 jenis limb yaitu fore limb yaitu sayap yang curam pada lipatan simetris, dan back limb yakni sayap yang landai.
  • Axial plane adalah sebuah bidang yang mencukur puncak lipatan sampai-sampai bagian samping dari lipatan menjadi tidak cukup simetris.
  • Pluge ialah sudut yang terbentuk oleh pertemuan poros dan garis horizantal pada bidang vertikal.
  • Inflection point yaitu sebuah titik dimana terdapat evolusi pada suatu lengkungan yang masih tergolong bagian dari limb.
  • Wavelenght atau half, ialah jarak antara dua inflection point.
  • Crest disebut pun dengan hinge line yaitu garis yang menghubungkan titik-titik tertinggi dari sebuah lipatan pada bidang yang sama. Garis ini berada pada unsur tertinggi dari sebuah lipatan. Crest terbentuk pada sebuah bidang pada lipatan yang dinamakan sebagai crestal plane.
  • Through yakni garis yang menghubungkan titik-titik sangat rendah dari bidang yang sama. Through ialah kebalikan dari crest. Garis ini berada pada bagian sangat rendah dari sebuah lipatan. Through terbentuk pada sebuah bidang pada lipatan yang dinamakan trough line.
Artikel Terkait:  Cara Membuat Kabut Buatan

Macam- Macam Lipatan

Berdasarkan bagian geometri atau status bidang sumbunya, ada bermacam- macam lipatan, diantaranya ialah :

  1. Lipatan tegak (symmetric folds) ialah lipatan yang garis sumbunya membagi secara simetris atau sama besar antara antiklinal dan sinklinal.
  2. Lipatan oleng atau asymmetric folds ialah lipatan yang garis sumbunya tidak simetris dan menyusun sudut.
  3. Lipatan menggantung ialah lipatan yang serupa lipatan miring, akan namun bagian puncaknya terdorong paling tinggi sampai-sampai mempunyai format seperti menggantung.
  4. Lipatan menutup, disebut pun recumbent folds ialah lipatan yang terbentuk sebab lipatan yang satu mengurangi sisi lipatan yang beda sehingga mengakibatkan sumbu lipat nyaris datar.
  5. Lipatan rebah (overturned fold) ialah lipatan yang tertekan terus menerus sehingga menyebabkan puncaknya melandai laksana rebahan. Terjadinya lipatan ini sebab tekanan tenaga secara horizontal melulu berasal dari satu arah.
  6. Lipatan sesar sungkup (overthrust) ialah lipatan yang diakibatkan oleh adanya pergerakan pada sepanjang kerak bumi dimana pergerakan tersebut mengurangi satu sisi dengan paling kuat sehingga mengakibatkan lipatan menjadi retak.

Macam-macam lipatan menurut bentuknya, antara beda :

  1. Lipatan paralel (concentric fold) ialah suatu lipatan dimana jarak ketebalan tiap lapisan tetap sama dan memiliki jarak lapisan sejajar dengan sumbu utama.
  2. Lipatan similar (similar fold) ialah lipatan yang jarak lapisannya sejajar dengan sumbu utama. Ukuran antiklinal dan sinklinalnya pun tidak tidak sedikit berubah.
  3. Lipatan disharmonik ialah lipatan yang tidak teratur sebab lapisannya tersusun dari bahan-bahan yang berbeda.
  4. Lipatan ptigmatik ialah lipatan yang terbalik terhadap sumbunya.
  5. Lipatan chevron (chevron fold) ialah lipatan bersudut yang sendinya tajam dengan sayap lipatan berupa bidang planar.
  6. Lipatan isoklinal (isoclinal fold) ialah lipatan yang bidang sumbu atau sayapnya sejajar diakibatkan oleh adanya desakan secara terus menerus.
  7. Lipatan klin bands ialah lipatan yang bersudut tajam dan diberi batas oleh permukaan planar.
  8. Lipatan seretan (drag fold) ialah lipatan yang terbentuk sebab adanya seretan sebuah sesar.
  9. Lipatan kelopak ialah lipatan yang unsur dalamnya mempnyai daya tekanan sampai-sampai sayap tengahnya tidak menjadi tipis.
Artikel Terkait:  Awan Alto Stratus

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang 14 Macam-Macam Lipatan: Pengertian, Proses dan Unsurnya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: