Macam-Macam Fosil

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Fosil“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Macam-Macam-Fosil

Fosil adalah salah satu format peninggalan sejarah. Fosil memiliki tidak sedikit jenis. Hal ini menilik bahwa fosil dapat saja adalah bukti adanya makhluk hidup berupa manusia, binatang, maupun tumbuhan. Maka dari itulah fosil pun mempunyai bermacam- macam jenis. bahkan fosil dari insan purba sendiri saja pun banyak. Baik, marilah kita menggali tahu apa saja jenis-jenis atau macam-macam fosil yang terdapat di Indonesia sebagai salah satu format sejarah di Indonesia.


Macam-macam Fosil


Adapun macam- macam atau jenis-jenis fosil antara beda sebagai berikut:


1. Fosil yang terbentuk dari organisme makhluk hidup

Jenis atau tipe fosil yang kesatu adalahproses terbentuknya fosil dari organisme makhluk hidup. Di fosil jenis kesatu ini yang terawetkan dan menjadi fosil ialah makhluk hidup tersebut sendiri, baik berupa semua tubuh makhluk hidup maupun beberapa dari tubuh makhluk hidup yaitu bagian tubuh yang keras. Sehingga fosil tipe kesatu ini dapat jadi berupa daun, cangkang, tulang, dan lainnya. Sebagai misal dari fosil ini ialah fosil mommoth yang terjebak di dalam es dalang masa-masa yang paling lama, dan pun fosil dari serangga yang terjebak di dalam getah tumbuhan.

Artikel Terkait:  Doktrin Uniformitarianisme

2. Fosil yang berasal dari sisa kegiatan organisme

Fosil yang kedua atau tipe kedua ialah fosil yang terbentuk dari sisa kegiatan organisme. Fosil tipe ini pun sering dinamakan sebagai fosil jejak atau trace fosil. Beda dengan jenis fosil kesatu, sebab fosil ini bukanlah berupa unsur tubuh dari makhluk hidup, namun melulu bekas kegiatan dari makhluk hidup itu saja. Sebagai misal fosil tipe ini ialah :

  • Corpolite, yakni fosil yang berupa bekas kotoran organisme.
  • Trail and tracks yakni fosil yang berupa bekas jejak tahapan binatang.

Nah itulah sejumlah jenis atau tipe fosil dari organisme atau makhluk dari zaman prasejarah. Dari uraian di atas saya dan anda bisa mengambil benang merah bahwa semua peneliti memahami jenis- jenis makhluk purba dari dua acara, yaitu dari unsur tubuh yang terekam dan menjadi fosil, maupun dari kegiatan yang sudah mereka kerjakan sehingga meninggalkan bekas. Adapun eksklusif untuk insan purba, fosil insan purba akan dipecah ke dalam sejumlah jenis. Hal ini menilik bahwa insan purba sendiri memiliki tidak sedikit jenis. Adapun jenis- jenis fosil insan purba bakal kita kupas dibawah ini.


Jenis-Jenis Fosil Manusia Purba

Indonesia adalahsalah satu negara yang mempunyai fosil insan purba sekian banyak jenis di dunia. Banyak fosil insan purba ditemukan di Indonesia. Beberapa lokasi mempunyai jenis insan purba tertentu dan berbeda- lain bentuk. Adapun sejumlah jenis atau macam- macam fosil insan purba yang ditemukan di Indonesia antara beda sebagai berikut:


1. Meganthropus Palaeojavanicus

Nama Meganthropus Palaeojavanicus memiliki makna Manusia Besar dari Zaman Batu di Jawa. Hal ini dimulai dari ditemukannya fosil yang berupa tulang rahang dan gigi insan di wilayah Sangiran, tepatnya di ambang Sungai Bengawansolo. Berdasarkan riset yang sudah dilakukan, tulang rahang yang ditemukan itu berasal dari masa 2 hingga 3 juta tahun yang lalu. Dari bentuknya itulah maka nama Meganthropus Palaeojavanicus ini disematkan. Berdasarkan rekam jejak, fosil ini adalahfosil insan purba tertua yang ditemukan di Indonesia. Fosil ini ditemukan pada tahun 1937.

Artikel Terkait:  Alat Pengukur Curah Hujan

2. Pithecanthropus Erectus

Sebelum Meganthropus Palaeojavanicus ditemukan, seorang berpengalaman bernama Eugene Dubois telah mengejar fosil beda yang berupa tengkorak di Desa Trinil, di ambang Sungai Bengawan Solo. Fosil ini ditemukan pada tahun 1891. Penelitian ini mengindikasikan bahwa fosil tengkorak ini berasal dari 23 juta sampai 30.000 tahun yang lalu. Fosil tengkorak ini mengindikasikan bahwa insan purba ini berwajah bulat serupa kera dan berlangsung tegak. Maka dari itulah fosil ini disebut Pithecanthropus Erectus yang berarti insan kera yang berdiri tegak.


3. Pithecanthropus Soloensis

Pada tahun 1931, seorang ilmuwan juga sukses menemukan tengkorak dan pun tulang kering yang serupa dengan Pithecanthropus Erectus. Fosil in ditemukan di wilayah sekitar Solo sampai Sangiran, sehingga disebut Pithecanthropus Soloensis.


4. Pithecanthropus Mojokertensis

Pada tahun yang sama dengan ditemukannya Meganthropus Palaeojavanicus, pada tahun 1937 ilmuwan yang sama pun menemukan tengkorak yang serupa dengan Pithecanthropus Erectus dan Pithecanthropus Soloensis. Namun diperkirakan temuan itu masih anak- anak. Fosil ini ditemukan di sekitar wilayah Mojokerto Jawa Timur, sehingga disebut Pithecanthropus Mojokertensis.


5. Homo Soloensis

Fosil Homo Soloensis ditemukan nyaris bersamaan dengan ditemukannya Meganthropus Palaeojavanicus. Tengkorak insan ini mempunyai volume benak yang lebih besar dikomparasikan dengan insan Pithecanthropus. Struktur tengkorak ini tidak serupa kera sehingga disebut Homo Soloensis yang berarti insan dari Solo.


6. Homo Wajakensis

Fosil ini ditemukan pada tahun 1889 oleh B.D Von Rietschotten dan dianalisis oleh Eugene Dubois. Oleh sebab penemuan ini serupa dengan Homo Soloensis, maka disebut Ho,o Wajakensis.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang 2 Macam-Macam Fosil Beserta 6 Jenis Fosil Manusia Purba

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!

Artikel Terkait:  Hutan Amazon

Baca Juga :