Lapisan Kulit Bumi

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Kulit Bumi “. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Lapisan-Kulit-Bumi

Bumi tidak di bina oleh satu macam masa saja. Bumi tersusun dari berlapis-lapis unsur yang berbeda. Sering diibaratkan laksana bawang merah. Seperti itulah bumi. Hanya saja, tidak laksana bawang merah, ketebalan tiap lapisan bumi berbeda-beda. Lapisan-lapisan tersebut mempunyai perbedaan baik secara kimiawi maupun morfologi.

Tebal kulit bumi tidak merata. kulit bumi yang sedang di benua (daratn) lebih tebal daripada yang sedang di samudra (lautan). Secara umum bumi terdiri dari tiga lapisan utama. Yaitu lapisan kulit bumi (litosfer), lapisan mantel bumi (Astenosfer) dan lapisan inti bumi (barisfer). Berikut ialah beberapa lapisan kulit bumi :


Lapisan Kulit Bumi (Litosfer)

Merupakan lapisan bumi yang sangat tipis salah satu ketiganya. Kehidupan justru melulu ditemukan pada lapisan terluar bumi ini. Hal ini disebabkan Litosfer berada sangat dekat dengan atmosfer, yakni bagian bumi yang berisi sekian banyak massa gas. Diantara massa gas itu ialah oksigen yang menjadi kriteria kehidupan. Di samping itu, litosfer pun mendapat akses cahaya matahari langsung.

Litosfer lazimnya terjadi dari senyawa kimia SiO2, sampai-sampai kadang kadang pun disebut lapisan silikat. Lapisan ini mempunyai ketebalan hingga 70 KM. SiO2 yang terdapat di lapisan kulit bumi lazimnya berbentuk sekian banyak macam batuan. Karena tersebut litosfer kadang kadang disebut pun lapisan batuan.

Di samping SiO2, lapisan kulit bumi tersusun oleh selama 2.000 senyawa mineral yang terbentuk dari tidak cukup lebih 90 bagian kimia. Dari 2.000 mineral itu melulu 20 macam saja yang ada dalam batuan. Mineral pembentuk batuan yang urgen diantaranya yakni kuarsa (S1O2), fieldspar, pitoksen, mika putih (K-Al-Silikat), biotit atau mika coklat (K-Fe-Al-Silikat), amphibol, khlorit, kalsit (CaCO3), dolomit (CaMgCO3), oliven (MgFe), bijih besi hematit (Fe2O3), magnetik (Fe3O2) dan limonit (Fe3OH2O).

Artikel Terkait:  Klasifikasi Iklim Koppen

Berdasarkan senyawa penyusunnya ini, lapisan kulit bumi diklasifikasikan menjadi dua bagian. Yaitu lapisan sial dan lapisan sima.


Lapisan Sial

Sesuai dengan namanya, lapisan sial ialah lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium (Si) dan aluminium (Al). Persenyawannya berbentuk SiO2 dan Al2O3.

Dalam lapisan ini ada batuan sedimen, granit, andesit, sejumlah jenis metamorf dan berbagai jenis batuan beda yang ada di daratn benua.Lapisan sial disebut pun lapisan kerak yang mempunyai sifat padat dan kaku. Lapisan ini mempunyai ketebalan rata rata selama 35 KM.

Lapisan sial atau lapisan sial ini dipecah menjadi dua bagian. Yaitu kerak benua dan kerak samudra.

  • Lapisan kerak benua adalahbenda padat yang terdiri atas batuan beku granit pada unsur atasnya dan batuan beku basalt pada unsur bawahnya. Kerak ini yang lantas ditempati sebagai benua.
  • Lapisan kerak samudra ialah benda padat yang terdiri atas endapan di laut pada unsur tas, lantas dibawahnya batuan-batuan vulkanik dan yang sangat bawah tersusun atas batuan beku gabro dan peridotit. Kerak ini yang lantas mengisi samudra.

Lapisan Sima

Lapisan sima ialah lapisan kulit bumi yang dibentuk oleh logam silium (Si) dan magnesium (Mg) dalam format senyawa SiO2 dan Mgo. Lapisan ini memiliki berat jenis lebih banyak dari lapisan sial sebab berisi besi dan magnesium, yakni mineral ferromagnesium dan batuan basalt. Lapisan sima adalahbahan yang mempunyai sifat elastis dan memiliki ketebalan rata-rata 65 KM.

Lapisan kulit bumi adalahbagian bumi yang langsung dominan terhadap kehidupan dan memiliki guna yang paling besar untuk keberlangsungan bumi. Litosfer unsur atas adalahtempat hidup untuk manusia, fauna dan tumbuhan. Manusia memiliki kegiatan diatas litosfer.

Artikel Terkait:  Tanah Mergel

Selanjutnya litosfer unsur bawah berisi bahan bahan mineral yang paling bermanfaat untuk manusia. Bahan bahan mineral atau tambang yang berasal dari lapisan kulit bumi unsur bawah diantaranya ialah minyak bumi, gas, emas, batu bara, besi, nikel dan timah.


Lapisan Mantel Bumi (Astenosfer)

Mantel bumi ialah lapisan bumi yang serupa berada dibawah lapisan kulit bumi. Astenosfer mempunyai ketebalan selama 1.700 KM dengan berat jenis melulu 5 gram/cm3. Jadi jelaslah bahwa unsur ini tersusun dari bahan cair yang bersuhu tinggi.

Mantel Bumi pun terbagi menjadi dua bagian, yakni :

  • Upper mantle (mantel atas), ialah lapisan yang mempunyai sifat plastis (padat namun kenyal) hingga semiplastis dengan ketebalan selama 400 KM.
  • Lower (mantle), ialah lapisan yang beberapa besarnya terdiri dari bagian nikel dan besi. Ketebalannya antara 1.000-2.900 KM.

Lapisan Inti Bumi (Barisfer)

Barisfer ialah lapisan bumi sangat dalam. Disebut pun core dengan ketebalan 2.900-6.730 KM. Inti bumi pun tersusun dari nikel dan besi. Barisfer menyumbang nyaris sepertiga dari borongan massa bumi. Jadi, barisfer ialah lapisan bumi yang sangat tebal.

Lapisan inti bumi pun terbagi menjadi dua bagian, yakni :

  • Inti luar (outer core), ialah lapisan inti bumi yang berada pada kedalaman 2.890-5.100 KM. Tersusun dari silika, sulfur dan O2 mempunyai sifat cair. Aktifitas di inti bumi unsur luar ini mengakibatkan medan magnet di dekat bumi. Hal berikut yang menyusun kutub unsur utara dan kutub unsur selatan di permukaan bumi.
  • Inti dalam (inner core), ialah lapisan inti bumi yang berada pada kedalaman 5.100-6.730 KM. Tersusun dari besi (Fe) dan nikel (Ni) yang mempunyai sifat padat dengan suhu menjangkau 2.500 C. Kepadatan ini dipercayai sebagai dampak dari desakan yang paling tinggi dari lapisan lapisan lainnya.
Artikel Terkait:  Patahan Memusat

Di samping menurut lapisan struktur penyusunnya itu, bumi pun diklasifikasikan menurut komponen kimiawinya. Yakni unsur padat (Litosfer), unsur cair (hidrosfer), unsur udara (atmosfer) dan unsur yang dihuni oleh mahluk hidup (biosfer). Keempat komponen tersebut saling berinteraksi satu sama beda dalam siklus biogeokimia.

  • Atmosfer, ialah lapisan udara dengan ketebalan menjangkau 650 Km. Massa udara ini tidak jarang kali bergerak diakibatkan oleh pergerakan bumi dan terpaan sinar matahari. Hal ini mengakibatkan perbedaan desakan udara di sekian banyak tempat di bumi
  • Hidrosfer, ialah lapisan air yang menyelimuti permukaan bumi. Hidrosfer memenuhi sekitar nyaris 71 % luas permukaan bumi. Air sendiri ialah senyawa campuran dari dua atom hidrogen (H) dengan satu atom oksigen menjadi H2O.
  • Litosfer, ialah bagian bumi yang tersusun dari tanah dan bebatuan. Litosfer paling penting untuk kelangsungan hidup organisme. Karena tanah berisi zat hara yang diperlukan tanaman.
  • Biosfer adalah sistem kehidupan yang berinteraksi dengan lingkungannya sebagai satu kesatuan utuh.

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Lapisan Kulit Bumi, Mantel Bumi dan Inti Bumi. Ini Penjelasannya?

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: