Jenis Air Tanah

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Air Tanah“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Jenis-Air-Tanah

Airtanah merupakan salah satu sumber daya alam di bumi dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tetapi tahukah Anda bahwa ada berbagai jenis air tanah? Beberapa jenis airtanah antara lain:


Jenis Air Tanah

Berikut ini terdapat beberapa jenis air tanah, terdiri atas:


1. Air konat

Jenis airtanah yang pertama adalah air Konato. Air konato adalah jenis air tanah yang paling termineralisasi dari jenis lainnya. Air konato juga dikenal sebagai air purba atau terpapar karena telah terperangkap di antara bebatuan dalam waktu yang sangat lama dan dapat mencapai jutaan tahun. Air konato memiliki ciri kandungan garam yang sangat tinggi meski melebihi kandungan garam pada air laut. Ketika terjebak di antara batuan sedimen di sekitar gunung berapi, air ini menjadi termineralisasi sepenuhnya. Air ini tidak boleh dikonsumsi manusia karena kandungan garam pada air Konato melebihi air laut.


2. Air tanah vados

Jenis airtanah kedua adalah airtanah vados. Airtanah Bados juga dikenal sebagai airtanah meteorit atau airtanah tua. Keberadaan airtanah ini tergolong langka karena terbentuk dari proses yang unik dan langka. Sesuai dengan namanya, meteorit airtanah, proses pembentukan air ini tidak jauh dari wujud meteorit. Air tanah Vados terbentuk sebagai hasil dari curah hujan dan hujan, mengembun di atmosfer dalam prosesnya, dan campuran debu meteor bertabrakan dengan lapisan atmosfer dan terbakar di lapisan itu. Akibat proses pembentukannya, airtanah ini mengandung unsur debu meteor. Kimia tritium dan air berat (H3), dll. Manfaat airtanah Bados tidak maksimal bagi manusia, karena air Bados tergolong air langka.

Artikel Terkait:  Dampak Positif dan Negatif Tenaga Endogen

3. Air tanah artesis

Jenis airtanah selanjutnya adalah airtanah Artesis. Mungkin yang paling kita ketahui adalah air tanah Artesis ini. Hal ini disebabkan letak airtanah Artesis ini. Oleh karena itu, airtanah Artesis adalah airtanah yang berada pada lapisan kedap air pertama dan paling dekat dengan permukaan tanah. Karakteristik air tanah Artesis adalah, jika diukur, air tanah biasanya memiliki kedalaman 80-300 meter dari permukaan tanah. Airtanah artesis juga dikenal sebagai airtanah dalam. Karena lokasinya, air ini bisa diambil dengan pompa khusus yang berkapasitas besar. Jika tekanan air cukup besar untuk membentuk sumur Artesis, air bahkan bisa keluar secara alami.

Air artesis sangat baik untuk dikonsumsi manusia. Oleh karena itu, Anda bisa langsung meminum air ini tanpa dimasak terlebih dahulu. Ini karena air ini telah melalui proses penyaringan alami yang lengkap dan bebas dari bakteri jahat. Selain itu, keunggulan lain dari air ini adalah sebagai solusi mengatasi kekeringan. Pasalnya, aliran air Artesis relatif stabil dan cocok untuk penanganan kekeringan di musim kemarau. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa membangun sumur pengrajin pasti sangat mahal.


Air tanah juvenil

Airtanah yang mungkin kurang atau asing di telinga kita adalah airtanah muda. Airtanah juvenile merupakan airtanah yang tidak lepas dari gunung berapi. Pasalnya, airtanah muda ini terbentuk sebagai hasil invasi magma pada kedalaman tertentu. Air ini disebut juga air tanah magma karena terbentuk dari proses kimiawi tersebut. Airtanah muda ini biasanya dikategorikan berdasarkan lokasinya.

Karena lokasinya yang berada di sekitar gunung berapi, jika air ini mencapai permukaan melalui struktur batuan belerang, kemungkinan air tersebut mengandung kandungan belerang yang tinggi. Namun jika permukaan tanah tidak menembus struktur lapisan belerang maka airtanah tersebut bebas belerang. Saat tekanan air muda ini tinggi, saat mencapai permukaan, air ini membentuk air panas atau geyser. Jika tekanan air juvenile di dalam tanah tidak tinggi, geyser tidak akan terbentuk. Ketika air ini sampai ke permukaan dan mengandung belerang, maka digunakan sebagai obat untuk mengobati berbagai penyakit, terutama penyakit kulit.

Artikel Terkait:  Penemuan Gula Dalam Meteor

5. Air tanah freatik

Ada air tanah yang lebih dikenal daripada air tanah Artesis yang dijelaskan di atas. air tanah freatik. Air ini paling dekat dengan manusia dan paling sering terjadi saat membangun sumur. Airtanah freatik adalah airtanah yang bersumber dari lapisan dangkal dan berada tidak jauh dari permukaan tanah. Di beberapa tempat, air ini bisa keluar pada kedalaman 9 hingga 15 meter, menjadikannya air yang paling mudah dijangkau oleh kita. Air ini ditandai dengan warnanya yang bening dan penampilannya yang cantik. Namun air ini juga mudah tercemar karena lokasinya yang dangkal.

Sebab, saat terkena pencemaran airtanah, air ini mengandung berbagai bahan kimia atau zat lain (tergantung polutannya) yang dapat membahayakan tubuh manusia. Oleh karena itu, air tanah tidak dapat dikonsumsi secara langsung. Jika ingin meminumnya harus dimasak terlebih dahulu. Air ini cukup untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia seperti minum, mencuci dan memasak.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Berikut Penjelasan Lengkap Sejarah Konvensi Ramsar Beserta Isinya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Juga :