Geowisata

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Geowisata“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Geowisata

Pengertian Geowisata

Geowisata (Geoturism) berasal dari kata “geo” yang dengan kata lain bumi dan “tourism” yang dengan kata lain wisata. Geowisata adalah suatu jenis pariwisata berkelanjutan dan mempunyai sifat konservasi sehubungan dengan jenis-jenis sumber daya alam (bentuk bentang alam, batuan/fosil, struktur geologi, dan sejarah kebumian) sebuah wilayah dalam rangka mengembangkan wawasan dan pemahaman proses gejala yang terjadi di alam.

Kenampakan geologis permukaan bumi pada masing-masing wilayah berbeda-beda dengan ciri khasnya masing-masing. Rangkaian bentang alam yang estetis dan menarik terbentuk dari jenis-jenis patahan (sesar) atau tumpukan lempeng laksana perbukitan kerucut, goa bawah tanah, air sungai bawah tanah, telaga alam, telaga vulkanik, mata air, pantai karang, telaga, pegunungan dengan landscape dan hawa sejuknya, gunung berapi yang tidak aktif maupun masih aktif, format tekstur dan struktur batuan yang beragam, gua-gua kars dihiasi ornamen kalsit laksana stalakmit dan stalaktit, batu aliran serta sekian banyak macam jenis bagian lain yang paling bagus bilamana dijadikan sebagai pariwisata.


Pengembangan Geowisata

Ada sejumlah hal yang perlu diacuhkan dalam pengembangan geowisata antara lain:


1. Geologically Based (Berbasis Geologi)

Area objek geowisata adalah bentukan hasil proses geologi. Unsur yang menjadi pesona wisata berupa jenis batuan, kandungan mineral, situasi tanah, dan hal beda yang sehubungan dengan geologi.


2. Suistainable (Berkelanjutan)

Kelestarian, keunikan, dan keindahan objek geowisata mesti terjaga yakni dengan pengelolaan berkelanjutan (bertujuan guna generasi masa depan). Tidak merusak struktur yang sudah ada namun lebih pada mengembangkannya. Banyak mineral-mineral berharga yang ditemukan pada objek geowisata sehingga merangsang oknum yang serakah dan tidak bertanggung jawab guna mengeksploitasi dan merusak lingkungan di sekitarnya. Di samping berkelanjutan, pun menerapkan prinsip ekowisata dengan mempromosikan konservasi dan memperluas kebiasaan serta sejarahnya.

Artikel Terkait:  Batuan Sedimen Kimiawi

3. Geologically Informative (Bersifat Informasi Geologi)

Adanya informasi sehubungan dengan sejarah terbentuknya bentukkan geologi itu pada objek geowisata laksana papan informasi dan peta tempat supaya mempermudah pengunjung memahami proses alam yang terjadi. Diharapkan dengan adanya informasi itu pengunjung sadar dan peduli supaya dapat mengawal keindahan lingkungan di dekat objek geowisata.


4. Locally Beneficial (Bermanfaat Secara Lokal)

Adanya objek geowisata ini diinginkan dapat menyerahkan kontribusi dan manfaat untuk masyarakat/komunitas lokal di sekitarnya baik dari sisi ekonomi, sosial, dan lainnya sampai-sampai dapat menolong proses pembangunan di wilayah tersebut supaya semakin meningkat. Objek geowisata pun dapat menolong sebagai media atau sarana guna mempromosian sebuah wilayah.


5. Tourist Satisfaction (Kepuasan Pengunjung)

Adanya objek geowisata ini selain meningkatkan wawasan diinginkan juga dapat memberikan kepuasan bermunculan dan batin untuk pengunjung. Pengelolaan sarana dan prasarana yang baik, kebersihan, keamanan, serta akses menuju tempat yang gampang sehingga menciptakan pengunjung merasa puas.


Aktivitas Geowisata

Ada sekian banyak jenis kegiatan yang dapat dilakukan pada objek geowisata antara lain:

  1. Geo-site sightseeing: Berwisata merasakan keindahan dan keanehan landscape bentukkan kebumian.
  2. Geo-sport: Kegiatan olahraga sehubungan dengan topografi bumi. Ada tidak sedikit jenis kegiatan olahraga yang dapat di kerjakan seperti caving, surfing, cave tubing, penjelajahan aliran sungai dan perbukitan kerucut kars
  3. Geo-study: Pembelajaran di alam terbuka laksana fotografi geo-landscape, trafik lapangan, observasi warisan kebiasaan untuk kebutuhan geologi. Selain tersebut juga dapat mendatangi museum guna mempelajari fosil dan bebatuan langka yang dikoleksi.
  4. Geo-konservasi dan Geo-pendidikan: Mengadakan program konservasi terhadap potensi kebumian guna keperluan pendidikan atau pelestarian (berkelanjutan) bertujuan guna generasi di masa depan.
  5. Geo-festival: Diadakan acara yang sehubungan dengan keberlangsungan sumber daya geologi serta sebagai ajang promosi program konservasi. Pada pekerjaan seperti ini otomatis akan dominan baik untuk pengenalan objek geowisata.
  6. Health and Wellness geotourism: Berkaitan dengan kemudahan kesehatan atau relaksasi berupa terapi spa, terapi batu, dan terapi lumpur. Memanfaatkan sumberdaya geologi yang menunjang dalam ilmu kesehatan.
  7. Fasilitas Geo-tours: Fasilitas disediakan untuk pemandu dan wisatawan laksana peta geowisata dan papan informasi yang bakal memudahkan pekerjaan berwisata.
Artikel Terkait:  Daerah Penghasil Marmer Di Indonesia

Tujuan Geowisata

Berikut destinasi dari geowisata:

  1. Melestarikan bumi dengan mengawal segala peninggalan dan isi di dalamnya.
  2. Menambah pengetahuan mengenai cerminan umum potensi geologi sebagai upaya guna melestarikan situs/warisan geologi (geoheritage) seperti mencari peninggalan bersejarah terdapat zaman insan purba.
  3. Mengadakan pekerjaan konservasi keragaman geologi tergolong konservasi tumbuhan dan hewan di dalamnya dan pada sejumlah tempat dapat berpotensi sebagai pusat riset alam kars (bentang alam) dan geologi.
  4. Mensosialisasikan ilmu pengetahuan alam, edukasi lingkungan dan pelestarian alam.
  5. Meningkatkan wawasan dan pengetahuan baru mengenai sumber geologi laksana fosil, bebatuan, bentang alam, dan lain-lain serta kebiasaan dan sejarah tempat setempat.

Manfaat Geowisata

  1. Mensejahterakan penduduk yang hidup di dalamnya dengan berkembangnya lapangan pekerjaan untuk masyarakat lokal
  2. Mendorong masyarakat lokal guna turut merawat dan mengembangkan objek geowisata tersebut
  3. Mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis pada kebijaksanaan lokal.
  4. Mendorong pengunjung guna menghargai tempat objek geowisata tersebut
  5. Memberikan kesan dan empiris khusus yang bertolak belakang dari pekerjaan wisata lainnya untuk setiap wisatawan

Tempat Geowisata di Indonesia dan Luar Negeri

Di samping yang dilafalkan di bawah ini, masih tidak sedikit tempat-tempat geowisata yang patut guna di kunjungi baik di Indonesia maupun luar negeri.


  • Jawa Barat memiliki tidak sedikit destinasi geowisata:
  • Museum Geologi Bandung (banyak menyimpan pelajaran geologi laksana fosil langka, batuan, mineral)
  • The Magical of Ciletuh Amphitheater (Perjalanan berfokus untuk merasakan bentukan Mega Amfiteater Cileteuh) mencakup situs-situs geologi.
  • Geyser atau mata air panas Cisolok, Sukabumi (berasal dari air tanah yang melalui magma gunung api purba yang telah mati)
  • Geowisata Ciletuh, Sukabumi ( menunjukkan kulit bumi yang terangkat memanjang, tinggi perbukitan 5-5- m, bentuknya laksana kue lapis legit)

  • Taman Alam Geologi dan Geowisata Karangsambung, Kebumen (sebaga cagar geologi dan tersimpan batuan berumur 117 juta tahun)
Artikel Terkait:  Akibat Gerak Semu Matahari

  • Geowisata Gunung Sewu (ada gua-gua alami dan berbagi jenis batuan; dapat melakukan caving, surfing, cave tubing, dan lain-lain; gejala “Seruling Samudra”)

  • Gua-gua dan pemandangan karst Di Indonesia contohnya Gua Tujuh di kabupaten Pidie, Aceh; Gua Surupan di Kabupaten Kebumen Jawa Tengah, Gua Gong di Pacitan, Gua Maharani di Jawa Timur, Gua Es Carstensz di Irian.

  • Gua-Gua di luar negeri yang lumayan terkenal dan dikelola dengan professional contohnya Mammoth atau Mammoth-Flint Ridge Cave di Amerika, Gua Postojna di Slovenia, Gua Hahn di Belgia, Gua Sembilan Naga di Kuei-Lin Cina, Gua Padirac dan Gua Pierre St. Martin di Perancis, Gua Holloch di Swis, Gua Seegrotte dan Gua Eisriesenwelt di Australia

  • Western Australian Museum di Australia (menyimpan peninggalan historis Australia Barat dari segi biologis dan sosio-culturnya laksana sejarah suku Aborigin, hewan-hewan purbakala,fosil, mineral, dan batu meteor serta bangunan bersejarah)

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Geowisata adalah: Pengembangan, Aktivitas, Tujuan, Tempat Wisata

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: