Erosi Sungai

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Sungai “. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Erosi-Sungai

Erosi ialah peristiwa pindahnya massa sebuah batuan dari sebuah tempat ke lokasi lainnya yang terjadi karena hal alam. Erosi ini sebetulnya proses alam yang gampang dikenali dan prosesnya pun tidak bertahap, akan namun prosesnya dapat menjadi cepat sampai-sampai sulit dikenali. Hal ini diakibatkan karena kegiatan atau pengaruh dari campur tangan insan yang salah dalam memakai lahan ataupun tindakan-tindakan beda yang dapat mengakibatkan proses terjadinya erosi menjadi lebih cepat. Pada peluang kali ini anda akan membicarakan tentang erosi sungai.


Pengertian Erosi Sungai

Erosi sungai ialah peristiwa pindahnya sebuah massa batuan atau tanah yang diakibatkan oleh air sungai yang mengalir secara terus menerus. Adapun jenis erosi sungai terbagi menjadi 2 jenis yakni erosi dasar dan erosi tepi. Erosi dasar ialah erosi sungai yang terjadi di dasar sungai, dimana urusan ini nantinya akan mengakibatkan dasar sungai bakal menjadi semakin dalam. Erosi tepi ialah erosi yang terjadi di ambang sungai yang nantinya akan mengakibatkan pelebaran pada sisi kanan dan sisi kiri unsur sungai.


Proses Terjadinya Erosi Sungai

Berdasarkan prosesnya, erosi sungai terbagi menjadi 3 proses, yakni proses pemindahan regolith (lapisan fragmen batuan), proses penggerusan (downcutting) kanal sungai melewati abrasi dan yang terakhir proses erosi ke arah hulu (headward erosion).

  • Proses Pemindahan Regolith – Merupakan suatu proses yang sederhana, akan namun sangatlah penting, dimana terjadi proses erosi yang mengalihkan dan membawa tanah serta runtuhan batuan yang didapatkan selama pelapukan. Apabila material yang diangkut tersebut gampang larut maka bakal terbawa dengan proses pelarutan.
  • Proses Penggerusan – Merupakan proses erosi dasar yang terjadi di kanal sungai. Proses itu disertai dengan proses abrasi dan erosi di unsur kanal sungai oleh pasir dan gravel pada ketika menggerus dalam pada air yang mengalir. Dalam proses ini mineral dari abrasi laksana garnet dan quartz bakal ikut terseret sambil mengerjakan penggerusan dan mencukur batuan dengan kecepatan yang luar biasa. Faktor terpenting dari penggerusan kanal sungai ialah migrasi ke arah hulu (upstream migration) yang bermula dari air terjun. Dimana bilamana kecepatan jatuh air meningkat, maka turbulensi pada unsur dasar air terjun menjadi semakin besar sampai-sampai hal ini akan mengakibatkan proses erosi menjadi cepat sekali di dinding tebing dan pada kesudahannya akan menciptakan air terjun mundur ke arah hulu.
  • Proses Erosi ke Arah Hulu – Proses erosi ke arah hulu ini diakibatkan karena hubungan antara lereng regional dan lembah. Dimana peningkatan volume air dan kecepatan air kanal dalam mengerjakan erosi pada unsur hulu sungai menjadi lebih cepat sampai-sampai mundur ke arah dinding. Hal ini mengakibatkan bagian atas dari lembah menjadi unsur hulu yang diperluas.
Artikel Terkait:  Hutan Sabana

Macam Sedimentasi Air Sungai

Sedimentasi ialah proses pengendapan material yang dibawa dimana urusan ini bakal terjadi bilamana batuan merasakan pelapukan dan erosi yang lantas dibawa oleh tenaga alam. Dan berikut ialah beberapa macam sedimentasi yang diakibatkan oleh air sungai:

  • Kipas Aluvial – Kipas aluvial terbentuk sebab sungai telah merasakan perubahan atau penurunan dalam urusan kekuatan arus, dimana sungai yang berasal dari suatu pegunungan tiba-tiba telah sampai di sebuah dataran rendah dengan perbedaan tinggi yang paling mencolok.
  • Meander – Meander adalah aliran sungai yang berkelok-kelok yang tidak jarang ditemukan di wilayah hilir sungai yang lebih tepatnya berada di wilayah aliran sungai yang terdapat di dataran rendah. Meander ini terbentuk sebab adanya reaksi dari aliran sungai terhadap batuan yang relatif mempunyai sifat homogen. Meander ini bakal berkembang menjadi telaga tapal kuda yang proses terjadinya diakibatkan oleh terpotongnya aliran baru oleh dataran yang sempit yang mengasingkan lingkungan satu dengan lingkungan lainnya.
  • Dataran Banjir – Dataran banjir ialah daerah atau distrik yang tidak jarang tergenang oleh air pada ketika terjadi hujan yang mengakibatkan air di sungai meluap.
  • Delta – Delta ialah endapan yang mayoritas mengandung material yang diangkat, dimana endapat itu berada di ujung muara sungai. Beberapa jenis delta yang paling terkenal diantaranya ialah delta busur yang sedang di muara Sungai Nil, delta kaku burung yang sedang di muara Sungai Mississippi, delta runcing yang sedang di muara Sungai Tibet dan delta yang sedang di muara Sungai Seine Inggris.
  • Flood Plain – Merupakan endapan yang ada di unsur kanan dan kiri sungai yang terbentuk sebab adanya banjir.
  • Tanggul Alam – Tanggul alam bisa terjadi bilamana terjadi hujan yang lebat sampai-sampai volume air bakal meningkat drastis. Dimana urusan ini akan mengakibatkan banjir dan lantas air meluap sampai tepian sungai. Pada ketika air telah surut, material yang terbawa oleh air sungai itu akan mengendap di tepian sungai dan lantas terbentuklah tanggul alam.
Artikel Terkait:  Cara Menggemburkan Tanah Liat

Upaya Penanggulangan Erosi Sungai

Sedimentasi yang berkelanjutan akan memprovokasi kondisi jasmani sungai. Hal ini pastinya tidak boleh tidak dipedulikan begitu saja, butuh upaya guna segera menangani urusan ini khususnya sedimentasi pada hilir sungai. Dan berikut ialah beberapa upaya penganggulangan itu :

  • Reboisasi – Sebisa mungkin mengerjakan upaya penghijauan hutan pulang di wilayah yang tandus. Hal ini dilaksanakan untuk menambah kapasitas resapan air dalam dan bisa memperkecil kapasitas aliran air hujan yang jatuh di permukaan bumi.
  • Pembuatan Terasering – Pembuatan terasering dan pun petakan pada lahan oleng untuk menangkal terjadinya erosi, karena bilamana sudah erosi yang terjadi di wilayah aliran sungai maka akan mengakibatkan sedimentasi di lembah sungai dan mengakibatkan pendangkalan di sungai dan lantas sungai meluap lalu memunculkan banjir air.
  • Penyuluhan – Melakukan penyuluhan terhadap penduduk masyarakat sekitar bakal pentingnya menjaga kesucian sungai supaya tidak terjadi perusakan sungai yang bakal memberikan akibat buruk dikemudian hari.
  • Pembersihan Sungai – Upaya yang dapat dilaksanakan selanjutnya ialah bekerjasama dalam mencuci sungai dari sampah. Dan sebisa barangkali untuk tidak melemparkan sampah disungai sebab di samping akan mengakibatkan sedimentasi pun dapat mengakibatkan ekosistem air bakal punah.
  • Mencegah Kebakaran Hutan – Hal ini dilakukan supaya tidak merusak kesuburan tanah dan hilangnya humus di permukaan tanah supaya tanah tetap bisa menyerap air dengan baik sampai-sampai air tidak terlalu tidak sedikit yang mengalir di sungai dan memunculkan sedimentasi.
  • Mencegah Penebangan Hutan Liar – Usaha menangkal penebangan hutan secara binal ini di samping bertujuan untuk mengawal kelestarian hutan pun untuk mengawal humus supaya tanah tidak terjadi kepadatan.

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Erosi Sungai adalah: Proses, Macam dan Upaya Penanggulangan

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!

Artikel Terkait:  Sumber Daya Alam Di Dataran Tinggi

Baca Artikel Lainnya: