Cara Mengatasi Kerusakan Lingkungan Akibat Pertambangan

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Kerusakan Lingkungan“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Cara-Mengatasi-Kerusakan-Lingkungan-Akibat-Pertambangan

Seiring meningkatnya kegiatan manusia masing-masing harinya, urusan itu juga dominan pada pemakaikan barang dan jasa guna memenuhi keperluan manusia. Tak terkecuali pemakaian bahan bakar fosil yang dibutuhkan sebagai sumber tenaga untuk kendaraan untuk mempermudah mobilitas manusia. Berbicara tentang bahan bakar, telah tentu anda tahu andai untuk memperolehnya diperlukan usaha yang dinamakan dengan menambang. Menambang berarti mencari dan memungut sumber daya alam yang sedang di dalam bumi. Sumber daya alam itu berupa hasil tambang yang nantinya masih perlu dilaksanakan proses pengelolahan hingga menjadi barang yang siap untuk dipakai oleh manusia.

Di masing-masing tempat di dalam bumi, menyimpan sekian banyak macam kekayaan tambang yang paling tinggi nilainya. Seperti di Timur Tengah tidak sedikit ditemukan pertambangan minyak bumi yang tidak terhitung jumlahnya, karena telah diketahui bahwa di Timur Tengah ada cadangan minyak bumi terbesar di dunia. Oleh sebab itu, tidak heran andai negara tersebut tergolong negara terkaya di dunia. Tidak melulu Timur Tengah, wilayah pertambangan di Indonesia pun sangat banyak. Dan hasil tambang yang didapatkan tidak melulu minyak bumi saja, terdapat pertambangan nikel, pertambangan bijih besi dan beda sebagainya.

Seperti yang anda ketahui bila akibat negatif pertambangan terhadap lingkungan paling merusak. Ada sejumlah perusahaan pertambangan yang tidak bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan pertambangannya. Sehingga tidak heran tidak sedikit bekas penambangan tidak dipedulikan begitu saja, sama laksana yang terjadi di Belitung yang tidak sedikit ditemukan lubang yang tidak dipedulikan begitu saja, sebagai dampak dari bekas penambangan timah. Salah satu akibat negatif dari pekerjaan pertambangan telah tentu merusak lingkungan sekitar. Lalu teknik mengatasi kehancuran lingkungan dampak pertambangan antara lain:


Daftar Isi

Artikel Terkait:  Cara Menggemburkan Tanah Liat

Cara Mengatasi Kerusakan Lingkungan Akibat Pertambangan

Berikut ini terdapat cara mengatasi kerusakan lingkungan akibat pertambangan, terdiri atas:


1. Kegiatan pertambangan tidak dapat dilakukan sembarangan, butuh adanya izin dari pemerintah setempat

Untuk menangkal hal – hal riskan yang memberikan akibat negatif untuk lingkungan di sekitar, terdapat baiknya pemerintah tidak sembarangan dalam menyerahkan izin pembangunan. Namun, pada prakteknya telah tidak sedikit ditemukan pertambangan ilegal yang bebas beroperasi mencari sumber daya alam yang ada, dan telah tentu pekerjaan pertambangan yang dilakukannya tidak cocok dengan formalitas resmi penambangan. Perusahaan pertambangan legal seringkali sudah mendapat izin dari pemerintah setempat dan pastinya mengelola hasil tambang tanpa butuh merusak lingkungan di sekitar.


2. Setiap perusahaan pertambangan perlu mengerjakan monitoring di lingkungan sekitar

Monitoring di sini dengan kata lain setiap perusahaan pertambangan mesti terus mengerjakan penelitian terhadap sedimen atau endapan dari pengasingan limbah penambangan apakah aman guna dapat dilepas ke alam. Sebelum limbah hasil penambangan dibuang, perusahaan wajib mengubah terlebih dahulu limbah tersebut supaya nantinya tidak mengotori lingkungan sekitar. Oleh sebab itu, perusahaan pertambangan mesti mengemban AMDAL menurut ketentuan yang telah ditetapkan.


3. Mencabut izin operasi perusahaan pertambangan yang melanggar AMDAL

Sudah pasti syarat dari perusahaan pertambangan bisa terus berjalan yakni dengan tidak melanggar AMDAL yang telah ada. Jika perusahaan itu terbukti sudah melanggar dan mengerjakan pencemaran lingkungan, pemerintah berhak untuk membebastugaskan izin operasi perusahaan tersebut. Jika tidak, perusahaan itu akan terus mengerjakan pertambangan tanpa melihat kehancuran yang sudah mereka perbuat.


4. Pilih teknik yang tepat guna mengurai akibat kerusakan lingkungan

Di dalam perusahaan pertambangan sendiri, dapat mendesign sedemikian rupa struktur bangunan serta perangkat pertambangan supaya tidak terlampau merusak alam. Seperti misal dalam mengerjakan flotasi dapat dilakukan tanpa memakai tenaga pompa guna dapat unik sumber daya alam dari dalam bumi. Perusahaan melulu perlu memanfaatkan gaya gravitasi atau taliling yang dialirkan untuk mengalihkan hasil pertambangan. Sehingga dapat dijamin proses itu tidak merusak lingkungan dan pastinya ramah lingkungan.

Artikel Terkait:  Materi Kristalografi

5. Menjaga keanekaragaman hayati di dekat lokasi pertambangan

Sebagian besar wilayah pertambangan berada di tempat yang memiliki beraneka macam tanaman dan fauna yang bermukim di lokasi tersebut. perusahaan pertambangan boleh saja menegakkan perusahaannya di tempat tersebut dengan kriteria telah mendapat izin dari pemerintah, juga tidak boleh sampai ikut pula merusak bahkan menghilangkan habitat lokasi tinggal hewan dan tumbuhan yang bermukim di sana.

Salah satu teknik yang dapat dilakukan perusahaan yakni tidak memasuki area konservasi, hutan lindung dan Taman Nasional demi mengawal kelestarian makhluk hidup yang tinggal di sekitar kawasan pertambangan. Jika terbukti melanggar, pemerintah berhak beraksi tegas terhadap perusahaan yang terbukti membumihanguskan atau bahkan menginjak wilayah yang dibentengi guna menjaga supaya keanekaragaman hayati tidak musnah atau punah.


6. Perusahaan pertambangan wajib mengerjakan reklamasi bekas ekskavasi pertambangan

Di sejumlah daerah di Indonesia, tidak sedikit ditemukan bekas galian dari pekerjaan pertambangan. Seperti yang terjadi di Belitung bekas penambangan timah dan bekas galian dari penambangan batu bara di pulau Kalimantan. Bekas galian itu telah pulang menjadi lubang – lubang yang mengandung air sampai serupa dengan empang yang berukuran besar. Sehingga untuk memblokir lubang tersebut, perusahaan penambangan diharuskan untuk mengerjakan reklamasi supaya kegunaan lahan yang sudah digali bisa dimanfaatkan pulang serta memperbaiki situasi lingkungan.

Tentunya pengamalan reklamasi tidak dapat sembarangan, ada tahapan – langkah tertentu supaya nantinya proses reklamasi tidak memunculkan masalah di lantas hari. Tahapan itu berupa mendeteksi kandungan logam berat yang ada di lubang bekas galian, pengaturan lahan supaya sesuai dengan situasi bentang alam, pengelolaan sedimen serta pengendalian erosi di lokasi bekas pertambangan, mengerjakan konservasi pada lapisan tanah sangat atas dan beda sebagainya.

Artikel Terkait:  Cara Menghindari Petir

7. Berikan pendidikan di masing-masing warga sekitar mengenai bahaya pertambangan ilegal

Memberikan pendidikan tentang bahaya mengerjakan penambangan ilegal pun perlu dilakukan. Selain bisa merusak lingkungan sekitar dampak tidak cocok dengan formalitas penambangan, tidak jarang pun terjadi kemalangan kerja. Untuk tersebut pemerintah mesti mengerjakan tindakan pencegahan laksana sosialisasi terhadap penduduk sekitar supaya ke depannya mereka sadar bahwa melakukan pekerjaan penambangan, tidak dapat dilaksanakan secara sembarang guna mengawal lingkungan di sekitar supaya tidak ternoda dan bobrok di lantas hari. Di samping itu, pemberian pendidikan juga menyuruh warga di dekat untuk tidak ikut merusak alam dan lingkungan. Jika dari kedua belah pihak (warga dan perusahaan pertambangan) saling mengetahui tentang bahaya yang disebabkan dari pertambagan ilegal, telah tentu lingkungan bakal tetap lestari.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Siklus Karbon adalah: Proses Beserta Permasalahannya Lengkap

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Juga :