Cara Membuat Kabut Buatan

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Kabut Buatan“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Cara-Membuat-Kabut-Buatan

Ketika pagi hari, tidak jarang kali kita menikmati udara paling dingin dan jarak pandang menjadi berkurang sebab berkabut . Saat pagi atau menjelang malam, kabut pun sering hadir di pegunungan atau wilayah dataran tinggi. Di samping di dataran, kita pun dapat menyaksikan munculnya kabut di pesisir pantai, samudera dan tepi telaga.

Apa yang sebetulnya dimaksud dengan kabut? Kabut ialah butiran- butiran air yang paling kecil dan melayang di udara. Ukuran partikel air itu benar- benar paling kecil yakni tidak cukup 0,001 milimeter. Proses terbentuknya kabut dimulai dari proses pendinginan udara di bawah titik bekunya. Setelah dingin, udara itu akan bertemu dengan udara hangat. Udara hangat yang berisi kelembapan akan pulang menjadi kabut ketika bertemu dengan udara yang dingin.

Adanya polusi udara dan pemanasan global menyebabkan suhu udara di bumi semakin tinggi. Akibat pemanasan global pun semakin membahayakan makhluk hidup di bumi. Bagi menghindari bahaya pemanasan global, saya dan anda bisa membuat kabut produksi yang bisa menurunkan suhu udara di permukaan bumi. Di samping hujan buatan, kabut produksi cukup efektif guna menyejukkan lapisan udara di bumi yang begitu panas.


Cara Membuat Kabut Buatan

Dalam ulasan kali ini ada 4 teknik untuk menciptakan kabut buatan. Alat dan bahan yang diperlukan dalam setiap teknik berbeda- beda. Kita bisa memilih salah satu teknik tersebut cocok dengan perangkat dan bahan yang anda miliki dan gampang didapat. Berikut ialah uraian dari setiap teknik membuat kabut produksi.

Artikel Terkait:  Negara Mesir

1. Kabut produksi menggunakan gliserin

Untuk menghasilkan kabut produksi menggunakan gliserin, dibutuhkan cairan gliserin murni. Cairan gliserin murni bertolak belakang dengan cairan gliserin sintetis. Jika memakai gliserin sintetis maka hasilnya tidak bakal maksimal atau bahkan gagal.

Hal itu dikarenakan gliserin sintetis keterampilan menyerap air di angkasa oleh gliserin sintetis tidak sebaik gliserin murni. Di samping gliserin, hal beda yang butuh dipersiapkan ialah kaleng, paku, palu, corong dari botol plastik bekas, cangkir dan lilin. Berikut ialah tahapan teknik menghasilkan kabut produksi menggunakan cairan gliserin.

  • Tahap kesatu, siapkan gabungan gliserin dan air dengan komposisi 3 : 1. Misalnya, campurkan 3 sendok santap gliserin dengan 1 sendok santap air biasa.
  • Tahap kedua, siapkan suatu kaleng kemudian lubangi beberapa sisi kaleng dengan lubang kecil- kecil.
  • Tahap ketiga, siapkan corong. Corong itu dapat diciptakan sendiri dengan teknik memotong unsur leher botol plastik memakai cutter.
  • Selanjutnya, siapkan sebuah cangkir lalu satukan cangkir tersebut dengan corong. Bagi menyatukan cangkir dan corong dapat dipakai selotip.
  • Setelah itu, letakkan lilin di dasar kaleng yang sudah dilubangi kemudian nyalakan lilin tersebut. Pastikan nyala lilin lumayan besar karena urusan itu bertujuan guna memanaskan kaleng.
  • Berikutnya letakkan cangkir dan corong yang sudah dibulatkan dengan posisi tepat sedang di atas lilin yang menyala.
  • Tahap terakhir, tuangkan larutan gliserin dan air ke dalam corong secara perlahan- lahan. Campuran air gliserin yang terpapar panas lilin lantas akan pulang menjadi kabut.

2. Kabut produksi dalam tabung kaca

Setidaknya terdapat lima tahapan untuk menciptakan kabut produksi dalam tabung kaca. Bahan dan perangkat yang mesti disiapkan yakni air panas, batu es, tabung atau gelas kaca dan saringan. Setelah seluruh alat dan bahan terkumpul, maka dapat dilaksanakan langkah- tahapan berikut :

  • Langkah kesatu, siapkan air panas. Air panas ini dapat diperoleh dengan teknik dipanaskan di atas kompor. Cara lain guna memanaskan air yakni dengan teknik memasukkan baskom kaca mengandung air ke dalam Yang perlu diacuhkan dalam proses memanaskan air ini ialah air jangan mendidih, namun temperatur air mesti lumayan panas, yakni antara 49 hingga 82 derajat celcius. Untuk mengecek temperatur itu dapat dipakai termometer atau lumayan mengira- ngiranya memakai jari tangan.
  • Langkah kedua yaitu menuangkan air panas tadi ke dalam tabung kaca. Cara menuangkannya ialah sedikit demi sedikit supaya tabung kaca tidak pecah terpapar air panas. Penuhi tabung kaca dengan air panas kemudian diamkan selama satu menit.
  • Langkah ketiga yaitu menerbitkan air dari dalam tabung kaca dan menyisakan air itu dengan elevasi kira- kira 2 cm dari dasar tabung kaca.
  • Langkah keempat, siapkan saringan yang biasa dipakai untuk menyaring teh. Lalu letakkan saringan itu di atas tabung kaca dengan posisi menggantung dan tidak tentang permukaan air.
  • Langkah terakhir, ambil sejumlah batu es dan letakkan di dalam saringan. Temperatur yang rendah dari batu es bakal bertemu dengan suhu hangat dari air sampai-sampai terciptalah kabut.
Artikel Terkait:  Pelapukan Batuan

3. Kabut produksi menggunakan es kering

Cara menciptakan kabut memakai es kering ini merupakan teknik yang mudah. Cara ini pun paling sering dipakai untuk meningkatkan efek kabut dalam pementasan drama teater. Es kering yang dipakai bukan lah es yang tercipta dari air, tetapi gas karbondioksida yang sudah dibekukan dengan suhu di bawah titik beku air. Berikut ialah langkah simpel untuk menghasilkan kabut produksi menggunakan es kering.

  • Pertama, tuangkan air panas dengan volume 10 sampai 30 liter ke dalam suatu wadah. Temperatur air panas dalam penciptaan kabut memakai es kering ini sama dengan air panas yang diperlukan pada proses penciptaan kabut dalam tabung kaca.
  • Kedua, letakkan es kering ke dalam wadah mengandung air panas. Es kering yang dimasukkan yaitu sejumlah 2 hingga 4.5 kilogram. Es kering yang bercampur dengan air panas bakal langsung menyusun kabut produksi yang tebal.

4. Kabut produksi menggunakan mesin kabut

Selain memakai es kering, teknik praktis menghasilkan kabut produksi yang lain ialah menggunakan mesin kabut. Mesin kabut ini dapat dengan gampang dibeli di toko. Meski telah beredar di pasaran, anda masih dapat mencoba menciptakan mesin kabut sendiri. Beberapa bahan yang diperlukan yaitu pipa paralon, selang tembaga, pompa kecil, kawat plastik dan ember. Cara membuatnya yakni :

  • Bentuk dua buah kumparan memakai selang tembaga dengan ukuran yang berbeda.
  • Kumparan yang berdiameter kecil kemudian dimasukkan ke dalam kumparan yang lebih besar.
  • Kedua kumparan yang sudah dibulatkan kemudian dimasukkan ke dalam pipa.
  • Pipa yang sudah mengandung kumparan kemudian disambungkan ke pompa kecil.
  • Setelah tersebut alirkan air mengarah ke pipa dan rendam pompa kecil ke dalam wadah mengandung batu es atau air dingin.
  • Yang terakhir ialah menyalakan pompa kecil sampai-sampai air mulai masuk ke dalam kumparan dan menerbitkan kabut. Bagi mempercepat proses kondensasi, bisa juga dipakai cairan gliserin guna menggantikan air.
Artikel Terkait:  Profil Negara Indonesia

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Berikut 4 Cara Membuat Kabut Buatan Beserta Penjelasannya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: