Cara Membuat Hujan Buatan

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Hujan Buatan“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Cara-Membuat-Hujan-Buatan

Bumi adalah salah satu planet di atur surya. Diantara seluruh planet yang ada di atur surya, maka Bumi adalah satu- satunya planet yang bisa dihuni oleh makhluk hidup. Makhluk hidup yang terdapat di Bumi terdiri atas manusia, binatang, tumbuh- tanaman dan pun organisme- organisme yang lainnya. Oleh sebab itulah Bumi adalah planet yang paling spesial diantara planet- planet yang lainnya.

Planet Bumi dapat dihuni oleh makhluk hidup sebab mempunyai sekian banyak macam unsur yang diperlukan oleh makhluk hidup. Semua makhluk hidup yang terdapat di Bumi, baik manusia, binatang, tumbuh- tanaman maupun mikroorganisme membutuhkan sejumlah elemen laksana udara, air, serta sinar matahari. Semua elemen itu tersedia di Bumi dan bahkan dapat diperoleh secara gratis. Bumi memiliki udara yang melimpah sebab permukaan Bumi diselimuti oleh lapisan- lapisan udara. Bumi memiliki persediaan air yang lumayan karena permukaan Bumi terdiri atas dua macam, yaitu daratan dan pun perairan. Selain tersebut Bumi pun mempunyai lumayan cahaya matahari sebab letak Bumi yang tidak terlampau jauh dari matahari, sampai-sampai Bumi mendapatkan pencahayaan yang lumayan untuk kehidupan makhluk hidup di Bumi.


Hujan Sebagai Peristiwa di Bumi

Sebagai planet yang dihuni oleh makhluk hidup, Bumi mempunyai sekian banyak peristiwa alam yang bakal menyertai kehidupan makhluk hidup di kerak Bumi. Oleh sebab itulah tidak sedikit sekali gejala alam yang menakjubkan di Bumi. Peristiwa alam ini dapat terjadi sebab adanya hubungan- hubungan secara alamiah di Bumi. Diantara sekian banyak macam peristiwa alam , salah satunya ialah hujan. Hujan adalahperistiwa turunnya air yang terdapat dari awan mengarah ke ke permukaan Bumi. Peristiwa turunnya hujan ini tidak terlepas dari peranan suhu dan pun sinar matahari. Hampir seluruh wilayah yang terdapat di Bumi merasakan peristiwa hujan.


Hujan Buatan

Dari sekian tidak sedikit macam- macam atau jenis hujan, terdapat satu hujan yang paling unik. Hujan yang yang dimaksud ialah hujan buatan. Nah, lalu laksana apakah hujan produksi itu? Ya, cocok dengan namanya, hujan produksi adalahhujan yang terjadi karena diciptakan oleh manusia. Hujan buata ini sengaja diciptakan oleh insan untuk destinasi tertentu. Adapun destinasi dari hujan produksi ini dapat bermacam- macam cocok dengan kepentingan.

Hujan produksi ini diciptakan oleh insan dengan kiat menambahkan curah hujan. Cara menciptakan hujan ini ialah dengan penyemaian awan atau yang dikenal dengan cloud seeding. Cloud seeding ini menciptakan awan menggumpal dan di semai sampai-sampai akan menyerahkan efek berupa turun hujan. Beberapa lokasi yang sering mengerjakan hujan produksi ini ialah daerah yang memerlukan hujan alami tetapi tidak kunjung turun hujan.


Cara Membentuk Hujan Buatan

Hujan produksi adalah hujan yang diturunkan oleh manusia. Hujan produksi yang diturunkan oleh insan ini melibatkan proses fisika. Cara menciptakan hujan produksi ini melewati Proses fisika yang dilakukan ialah dengan melibatkan proses tumbukan dan penggabungan kemudian diubah dengan proses pembentukan es atau ice nucleation. Kemudian pemilihan awan yang mempunyai kandungan air yang lumayan banyak. Hal ini berfungsi supaya massa yang ditambahkan lumayan untuk menurunkan hujan ke permukaan Bumi yang memberikan akibat positif untuk kehidupan makhluk hidup.

Artikel Terkait:  Materi Sensus Penduduk

Manfaat Hujan Buatan

Semua jenis hujan memiliki kebermanfaatan masing- masing meskipun melulu sedikit saja. Tak terkevuali dengan hujan buatan. Manusia rele menciptakan hujan produksi untuk mengisi tujuan tertentu. dengan kata beda hujan produksi ini pastilah memiliki manfaat. Manfaat dari hujan produksi disesuaikan dengan tujuan penciptaan hujan tersebut. Ada sejumlah manfaat dari hujan produksi antara lain ialah sebagai berikut:


1. Menyirami tanaman

Salah satu guna dari hujan buatan ialah menyirami tanaman. Banyak masyarakat yang mengerjakan usaha- usaha menurunkan hujan ini dengan tujuan supaya tanaman- tanamannya bisa disirimi sampai-sampai tidak mati sebab layu. Karena mayoritas masyarakat Indonesia bekerja sebagai petani maupun empunya perkebunan, maka kehadinya hujan sangatlah urgen karena dapat menyirami tanaman- tumbuhan yang menjadi sumber pendapatan mereka. Ketika musim kemarau tiba, maka petani bakal merogoh kocek yang lebih guna menyirami tanaman- tanamannya. Dan saat musim kemarau datang lebih lama maka urusan ini menjadi pukulan untuk petani. Dan di antara solusinya ialah dengan menyusun hujan buatan.


2. Mengisi sumber air

Manfaat hujan produksi yang selanjutnya ialah mengisi sumber- sumber air. Ketika musim kemarau mendarat maka akan tidak sedikit sumber- sumber air yang mengering dampak tidak adanya hujan yang turun. Oleh karena tersebut adanya hujan produksi ini dapat memenuhi sumber- sumber air yang telah lama mengering sebab musim kemarau tersebut. Ketika sumber air bisa terisi maka akan tidak sedikit masyarakat yang terbantu dan kehidupan makhluk hidup yang terdapat di Bumi juga menjadi lebih baik.


3. Mengairi sawah

Manfaat hujan produksi yang selanjutnya ialah mengairi sawah. Seperti yang telah dilafalkan di atas, bahwa sebagain besar masyarakat di Indonesia bekerja sebagai petani dan pun pemilik pekerbunan. Petani di Indonesia tidak sedikit menanam tanaman- tumbuhan mereka di lokasi persawahan. Indonesia pun memiliki areal pwerasawahan yang paling luas. Area sawah yang paling luas tersebut memerlukan air yang paling cukup supaya nantinya petani dapat memanen dengan baik hasil tanam mereka.

Pembagian musim di Indonesia, yaitu musim kemarau dan pun musim penghujan. Ketika Indonesia dilanda musim penghujan maka tidak bakal menjadi masalah. Namun saat Indonesia merasakan musim kemarau maka urusan tersebut menjadi masalah untuk petani, lagipula ketika musim kemarau itu menjadi lebih panjang daripada biasanya. Salah satu penyelesaian yang bisa ditempuh ialah dengan menghadirkan hujan buatan.


4. Menyejukkan tempat

Hujan produksi juga dapat dibuat dengan destinasi untuk menyejukkan sebuah tempat. Ketika sebuah tempat merasakan musim kemarau yang terlampau lama maka lokasi tersebut bakal menjadi panas sekali. Salah atau urusan yang bisa memecahkan situasi panas tersebut ialah dengan menyusun hujan buatan. Hujan produksi ini bakal meringankan situasi panas di sebuah tempat tersebut. Dengan turunnya bulir- bulir air dari atas maka permukaan Bumi bakal menjadi basah, sampai-sampai lingkungan menjadi terasa lebih sejuk.


5. Mengatasi kebakaran hutan

Salah satu destinasi yang sangat urgen dari dilakukannya hujan buatan ialah untuk meringankan terjadinya kebakaran hutan. Maksudnya, masalah kebakaran hutan akan dapat dipadamkan dengan adanya hujan buatan. Indonesia seringkali merasakan kebakaran hutan. Dan permasalahan kebakaran hutan pun seringkali ditanggulangi dengan mengerjakan atau membantuk hujan buatan. Hujan produksi akan menyirami distrik hutan yang terbakar dan bakal mematikan api yang menghanguskan hutan tersebut sampai-sampai cepat mereda.

Artikel Terkait:  Pengertian Intrusi Magma

Itulah sejumlah manfaat yang akan diperoleh oleh manusia sebab terjadinya hujan buatan. Hujan produksi dibuat dengan destinasi yang bermacam- macam. Dan hujan inipun bakal membantu insan mewujudkan destinasi tersebut sampai-sampai mempermudak kehidupan manusia, binatang, maupun tumbuh- tumbuhan.


Proses Terjadinya Hujan

Mengenai terjadinya hujan, semua dapat dijelaskan secara ilmiah. Sudah disebutkan sebelumnya sesungguhnya terjadinya hujan diprovokasi oleh sekian banyak macam elemen, laksana suhu udara, air dan pun panas matahari. Tanpa adanya panas matahari maka tidak akan dapat terjadi hujan. Terjadinya hujan ini melewati sejumlah tahapan. Tahapan- langkah proses terjadinya hujan antara beda sebagai berikut:


  • Pemanasan

Proses kesatu yang terjadi kerana adanya hujan ialah terjadinya pemanasan. Pemanasan ini terjadi sebab adanya sinar matahari. Sinar matahari yang menyinari Bumi akan tentang permukaan Bumi. Bagian yang sangat panas atau paling tidak sedikit terkena sinar matahari ialah daerah yang dekat dengan garis khatulistiwa. Daerah- wilayah yang dekat dengan garis khatulistiwa ini mempunyai iklim tropis, tergolong Indonesia. Seperti hukum yang anda pelajari, bahwa saat sebuah benda dipanaskan maka akan merasakan perubahan- evolusi tertentu, baik benda padat maupun benda cair atau bahkan gas.


  • Penguapan

Setelah di panaskan maka benda bakal mengalami sekian banyak macam perubahan. Bagi benda cair, saat dipanaskan maka akan merasakan penguapan. Penguapan ini bakal melanda unsur perairan dari permukaan Bumi. Sehingga bagian- unsur perairan laksana macam-macam laut, danau, sungai, waduk, danau, dan beda sebagainya akan merasakan penguapan.


  • Terjadinya awan

Setelah bagian- unsur perairan di Bumi menguap sebab dipanaskan, selanjutnya bakal timbul uap- uap air. Uap air ini berasal dari air yang dipanaskan. Bisa dibayangkan bilamana banyak sekali perairan yang terdapat di permukaan Bumi maka uap air yang didapatkan pun pun sangat banyak. Oleh sebab uap air ini tidak sedikit maka kemuadian bakal berkumpul menjadi satu. Akibat desakan udara dan pun angin, maka uap air yang didapatkan tersebut naik ke atas. Akibatnya uap air yang mengumpul di atas ini bakal bersatu dan menggumpal menjadi suatu awan. Awan- awan itu semakin lama bakal semakin besar sebab uap air pun akan semakin banyak.


  • Turunnya hujan

Setelah terjadi gumpalan awan yang lumayan besar, kemudia uap air yang terdapat di dalam awan itu menjadi jenuh. Kejenuhan ini disebabkan adanya hal suhu dan sebagainya. Kemudian sesudah awan menjadi jenuh, uap air yang terdapat di dalam awan bakal turun ke permukaan Bumi dalam wujud butiran- butiran air. Butiran- butiran air berikut yang dinamakan dengan hujan. Hujan akan mengairi sebagian permukaan Bumi yang ternaungi oleh awan tersebut.

Itulah sejumlah langkah atau proses terjadinya hujan. Proses terjadinya hujan ini memang terdiri atas sejumlah langkah dan langkah- tahapan itulah yang menggambarkan bahwa hujan tidak terjadi begitu saja.


Manfaat Hujan

Hujan yang turun ke Bumi sebagai peristiwa alam dalam kehidupan sehari- hari tentu membawa sekian banyak macam dampak. Seringkali anda mendengar bahwa orang- orang menyinggung hujan sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan tersebut memang benar. Terjadinya hujan memberikan akibat positif dan juga akibat negatif. Lalu mengapa hujan disebut- sebut sebagai anugerah? Karena memang faktanya bahwa terjadinya hujan bakal membawa tidak sedikit sekali akibat positif yang tidak jarang kita kenal sebagai manfaat. Adapun guna hujan yang daoat dialami oleh manusia, hewan dan tumbuh- tanaman sangatlah banyak. Beberapa guna dari terjadinya hujan ialah sebagai berikut:

Artikel Terkait:  Cara Mengatasi Pencemaran Tanah Akibat Sampah Plastik

  • Memberikan stok atau cadangan air tanah

Manfaat hujan yang sangat utama ialah memberikan ekstra atau stock cadangan air di Bumi, baik yang terdapat di permukaan maupun air yang terdapat di dalam tanah. Dengan turunnya jugan maka volume air di danau, waduk, ataupun sungai menjadi bertambah. Sementara itu bilamana air hujan turun di daratan, maka tanah bakal menyerap air itu danakan mengunci air di dalamnya, sampai-sampai tidak akan merasakan kekeringan.


  • Menyuburkan tanah dan tanaman

Manfaat hujan yang tidak kalah urgen juga ialah menyuburkan tanah dan pun tanaman. Kita seluruh mengetahui sesungguhnya tanah bakal subur bilamana cukup terpapar air. Maka dari itulah hujan sangat menolong untuk menjadikan tanah menjadi subur. Di samping tanah yang menjadi media tanam, seluruh jenis tumbuhan pun akan hidup subur bilamana disirami oleh tidak sedikit air. Inilah yang menciptakan bahwa hujan ini menjadi di antara hal yang terpenting adalam hal tanaman.


  • Membuat lingkungan menjadi sejuk

Turunnya hujan ini menjadi dinatni- nanti sebab dapat menciptakan suhu lingkungan menjadi sejuk. Terlebih di wilayah yang mempunyai iklim tropis, maka udara bakal terasa panas sekali. Ketika hujan turun maka suhu yang apada tadinya panas menjadi tidak banyak sejuk sebab sudah diairi oleh air hujan.


  • Mengurangi polusi udara

Manfaat hujan yang selanjutnya ialah mengurangi polusi udara. Polusi udara adalah hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari- hari. menilik kemodernisasian yang semakin banyak di sekian banyak belahan dunia, tidak sedikit alat transportasi dan juga kegiatan industri yang menimbulkan akibat pencemaran udara yang berupa polusi udara. Polusi udara menciptakan udara menjadi kotor, terasa panas, dan pasti saja tidak enak guna dihirup. Keadaan udara yang semacam ini tentunya akan mengganggu manusia. Kehadiran hujan yang mengguyur Bumi bakal menetralisasi udara yang terpolusi tersebut sampai-sampai menjadi lebih bersih dan terasa lebih segar.

Itulah sejumlah manfaat dari hujan yang dapat anda rasakan. Selain guna yang sudah dituliskan di atas, masih ada guna lainnya yang pun akan anda rasakan baik anda sadari maupun tidak.


Macam-macam Hujan

Hujan yang adalah peristiwa di alam semesta, ternyata mempunyai sekian banyak macam jenis. Hujan dapat dikategorikan ke dalam sejumlah macam. Macam- macam hujan ialah sebagai berikut:

  • Hujan siklonal
  • Hujan orografis
  • Hujan frontal
  • Hujan muson
  • Hujan zenithal
  • Hujan asam
  • Hujan meteor
  • Hujan buatan

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Berikut Cara Membuat Hujan Buatan Sederhana. Ini Penjelasannya?

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: