Materi Business Plan

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Ekonomi yaitu Tentang “Business Plan“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Bentuk-Format-Business-Plan

Pengertian Business Plan

Bussines plan adalah rangkuman pedoman anda nantinya dalam memulai sebuah usaha. Dengan adanya bussines plan ini anda bisa memulai usaha secara maksimal tanpa keluar dari perencanaan yang sudah anda buat. Namun ada juga sebagian orang yang ingin membuka usaha namun tidak memiliki bussiness plan. Oleh karena itu banyak para usaha diluar sana yang menjalankan usahanya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Hal semacam itu dikarenakan mereka tidak memiliki perencanaan yang matang yaitu dengan memiliki bussines plan.

Sesuai dengan namanya, bussness plan (perencanaan bisnis) adalah suatu pernyataan tertulis mengenai perencanaan bisnis sebagai pedoman awal dalam memulai usaha sehingga usaha tersebut berjalan sesuai dengan harapan. Bussiness plan juga bisa dikatakan sebagai rencana bisnis untuk memprediksi peluang masa yang akan datang dan sebagai alat untuk mencari modal (investor).


Pengertian Business Plan Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pendapat dari para ahli mengenai business plan, yaitu sebagai berikut:


  1. Menurut Hisrich and Peters

The business plan is a written document prepared by the entrepeneur that describe all the relevant external and internal elements involved in starting a new venture. It is often an integration of functional plans such as marketing, finance, manu­facturing and human resources.” (Hisrich,Peter, 1995:113).

Jadi business plan adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausaha yang mengambarkan semua unsur-unsur yang relevan baik internal, maupun eksterhal mengenai perusahaan untuk memulai sewaktu usaha. Isinya Bering merupakan perencanaan terpadu menyangkut pemasaran, permodalan, manufaktur dan sumber daya manusia.


  1. Menurut Max Coulthard, Andrea Howell, and Geoff.Clark

“Business plan is a detailed study of the organization’s activities, which highlights where the organization has been, where it is owe and where it might get to in the future, and incorporates an action program to achieve these results.” (M.Coulthard, A.Howell,G.Clarke, 1999:3).


  1. Menurut Megginson

It is a written statement setting forth the business’s mission and objectives, its operational and financial details, its ownership and management structure and how it hopes to achieve its objectives (Megginson, 2000)

Artinya Business plan adalah suatu rencana tertulis yang memuat mini dan tujuan bisnis, cara kerja dan rincian keuangan/permodalan susunan para pemilik dan manajemen dan bagaimana cara mencapai tujuan bisnisnya.


  1. Menurut Bygrave

A business plan is a document that convincingly demonstrates the ability of your business to sell enough of its product or service to make a satisfactory profit and be attractive to potential backers.

A better definition: A business plan is a selling document that conveys the excitement and promise of your business to any potential backers or stake­holders. (Bygrave 1994: 114)

Artinya Business Plan merupakan suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana.


Tujuan Business Plan

Tujuan utama Business Plan adalah meyakinkan/mematangkan suksesnya kegiatan bisnis yang direncanakan. Business Plan mencakup hal-hal berikut ini.

  • Mengenali sifat dasar dan konteks kesempatan berusaha atau bisnis.
  • Pendekatan mutakhir untuk eksploitasi kesempatran bisnis.
  • Mengenali faktor-faktor yang memengaruhi suksesnya suatu usaha.
  • Penyediaan alat untuk usaha atau bisnis.

Manfaat Business Plan

Dari pengertian bisnis plan di atas dapat kita ketahui bahwa rencana bisnis tersebut disusun oleh seseorang dengan tujuan tertentu. Adapun manfaat bisnis plan antara lain adalah sebagai berikut:


  1. Sebagai rencana usaha

Bisnis plan bermanfaat sebagai rencana usaha mana kala seseorang menyusunnya dengan tujuan untuk merencana ide usaha yang akan dilakukan. Dengan perencanaan ini setidaknya bisnis kita akan lebih terarah dan tepat sasaran/ pangsa pasar.

Hal ini yang kemudian membuat suatu bisnis plan yang baik menjadi sebuah dokumen penting dan berharga. Pasalnya jika rencana usaha tersebut dibuat benar-benar sesuai dengan keadaan dan kondisi maka seseorang tinggal mengikut langkah demi langkah dalam perencanaan tersebut.

Dalam sebuah business plan tentu saja terdapat sebuah visi yang harus diraih melalui berbagai macam misi. Hal ini nantinya wajib dijalankan dalam langkah menjalankan usaha tersebut.


  1. Sebagai proposal Usaha

Bisnis plan berfungsi sebagai proposal usaha manakala disusun guna menarik investor atau dalam penggalangan dana. Perlu kita ketahui bersama bahwa seorang investor akan memberikan dana hanya jika ide usaha yang Anda ajukan merupakan ide usaha yang prospek di masa depan.

Artikel Terkait:  Materi Ekonomi Makro

Dengan kata lain seorang investor akan memberikan dana jika nantinya ia juga akan mendapatkan keuntungan yang menjanjikan dari kerjasama tersebut. Hal ini yang kemudian mewajibkan seseorang untuk membuat ringkasan eksekutif di halaman depan bisnis plan serta analisis keuangan/ finansial yang matang termasuk jangka waktu berapa lama perusahaan Anda akan meraih Break Efent Point (BEP) atau balik modal serta berapa persen pembagian keuntungan setalah usaha tersebut berjalan.


  1. Sebagai analisis usaha

Selain kedua hal di atas bisnis plan juga dapat dimanfaatkan sebagai analisis usaha guna mengetahui prospek perkembagan usaha tersebut di masa yang akan datang.

Perlu kita ketahui bersama bahwa dalam melakukan analisis usaha kita tidak boleh seenak sendiri menentukan prospek usaha ke depan sekedar dari insting semata melain membutuhkan kejelian serta fakta lapangan yang Ada.

Sebagai contoh ketika kita ingin mendirikan sebuah usaha persewaan lapangan futsal kita tidak boleh beranggapan bahwa bisnis tersebut memiliki prospek yang bagus karena melihat adanya usaha yang sama dengan jumlah pengunjung dan pelanggan yang banyak. Menentuka prospek usaha ke depan dapat kita lakukan dengan cara ekplorasi serta servey ke daerah dimana usaha tersebut akan Anda lakukan.

Dengan adanya analisis usaha ini nantinya kita akan mengetahui seberapa besar modal usaha yang kita butuhkan dan berapa lama modal tersebut akan kembali serta berapa pelanggan minimal dalam satu bulan guna mewujudkan rencana tersebut.


Bentuk Format Business Plan

Berikut ini terdapat beberapa format business plan, yaitu sebagai berikut:


I.  Pendahuluan

Antara lain berisi penjelasan mengenai:

  1. Latar belakang dan motivasi melakukan usaha
  2. Justifikasi pemilihan obyek usaha.
  3. Tujuan Usaha yang hendak dicapai

II.  Analisis Produk

Antara lain berisi penjelasan mengenai:

  1. Jenis dan nama produk, karakteristik produk
  2. Keunggulan produk dibanding dengan produk lain di pasaran
  3. Keterkaitan dengan produk lain termasuk perolehan bahan baku

III.  Analisis Pasar

Antara lain berisi uraian mengenai:

  1. Profil konsumen.
  2. Potensi dan segmentasi pasar
  3. Pesaing dan peluang pasar
  4. Media promosi yang akan digunakan
  5. Target atau rencana penjualan satu tahun
  6. Strategi pemasaran yang akan diterapkan

IV.  Analisis Produksi/Operasi

Antara lain berisi uraian mengenai:

  1. Bahan baku, bahan penolong dan peralatan yang digunakan
  2. Pasokan bahan baku
  3. Proses produksi/operasi
  4. Rencana produksi selama 1 tahun

V.  Analisis Keuangan

Antara lain menjelaskan tentang:

  1. Investasi yang diperlukan (kebutuhan modal disertai perhitungannya)
  2. Penentuan harga pokok penjualan
  3. Rencana Neraca awal dan Neraca Akhir Tahun
  4. Rencana Laporan Laba/Rugi

Prinsip Business Plan

Berikut Ini penjelasan unsur-unsur bussiness plan, yaitu sebagai berikut:


  1. Executive summary

Executive summary ini merupakan ringkasan singkan bisnis anda yang berisi visi, misi, dan tujuan serta target bisnis yang dicapai. Bagian ini merupakan bagian awal dari perencanaan bisnis anda, karena sebelum memulai bisnis terlebih dulu kita memahami visi misi dan target dalam memulai sebuah bisnis. Jika anda membutuhkan investasi, maka bagian ini menjadi faktor utama dalam menarik simpati para investor. Karena para investor akan melihat bagaimana visi dan misi dari usaha yang anda bangun.


  1. Company background

Company background ini merupakan latar belakang dari berdirinya usaha yang direncanakan. Bagian ini menjelaskan kenapa usaha ini harus didirikan, apa sebabnya. Dari latar belakang ini akan mendapatkan informasi mengenai peluang bagi usaha yang akan didirikan.


  1. Mission statement

Bagian ini merupakan ringkasan misi dari perusahaan. Bagian misi ini tidak sama dengan misi pada bagian executive summary. Karena executive summary menjelaskan misi dari perusahaan, sedangkan mission statement ini berupa misi atau cara dalam memajukan usaha yang direncanakan. Bagian ini juga menjelaskan tentang cara-cara dalam mencapai target dari usaha.


  1. Financial planning

Bagian ini merupakan bagian inti dari bussiness plan. Karena suksesnya usaha itu juga dapat dilihat dari dari pengelolaan keuangan. Bagain ini berisi investasi awal sebagai permodalan usaha, berisi biaya operasional bulanan ataupun tahunan, dan menjelaskan perkiraan penghasilan yang didapatkan setiap bulan ataupu setiap tahunnya. Biasanya financial plan ini juga menjelaskan keuangan dari investor-investor yang menjadi patner dalam usaha anda.


  1. Product description

Product description atau deskripsi produk merupakan rincian mengenai produk yang akan dijual nantinya. Menjelaskan mengenai kemasan, bahan olahan dan lainya. Bagian ini juga menjelaskan produk-produk partner yang ingin bekerja sama dengan usaha anda.


  1. Marketing plan

Bagian ini bisa dikatakan sebagai bagian terpenting. Karena berhasilnya suatu usaha tergantung dengan bagaimana strategi pemasaran. Perencanaan mengenai strategi pemasaran harus direncanakan dengan baik. Adapun strategi pemasaran yang bagus untuk diterapkan ialah pemasaran secara langsung, pemasaran di internet, pemasaran di media sosial, dan juga melalui spanduk.


  1. Competitor analysis

Sebelum memulai perencanaan bisnis, hendaknya kita mengetahui bagaimana kondisi pesaing-pesaing usaha yang di planningkan. Apakah usaha anda memiliki tingkat kompetis yang tinggi atau sebaliknya. Dan dibagian ini juga dijelaskan strategi menghadapi tantangan kompetisi yang akan dihadapi nantinya.


  1. Operations

Pengoperasian atau pelaksanaan usaha yang di rencanakan harus juga di rumuskan sebaik mungkin. Bagaimana cara anda memulai usaha dan menjalankan usahanya akan dijelaskan secara terperinci dibagian ini. Operations ini hampir sama dengan marketing plan yaitu sama-sama menjelaskan strategi dalam memulai usaha. Namus di bagian operations ini dijelaskan secara terperinci mengenai bentuk pengelolaan usaha, sedangkan marketing plan menjelaskan strategi usaha.

Artikel Terkait:  Pengertian Pasar Keuangan

  1. SWOT Analysis

SWOT merupakan singkatan dari Strenghts (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman). Swot analysis merupakan bagian yang tidak boleh ditinggal. Swot analysis merupakan metode perencanaan bisnis mengenai faktor-faktor daya tarik dan juga kelemahan dari usaha anda. Jika anda membuat planning usaha kecil-kecilan, swot analysis ini bisa dijadikan tolak ukur sebagai faktor keberhasilan dari bisnis yang direncanaka.


  1. Timeline

Timeline atau bisa juga disebut sebagai target yang harus dicapai dalam business plan, misalnya target dalam jangka panjang dan target dalam jangka pendek. Bagian ini juga berisi evaluasi dari pencapaian supaya kedepanya lebih baik lagi.


Contoh Business Plan


BUSINESS PLAN

PUSAT OLEH-OLEH KHAS JAMBI

( oleh-oleh kito dari urang jambi )


1. ECEXUTIVE SUMMARY

  • Visi dan Misi Bisnis

Visi Bisnis “ Mengembangkan Pusat Oleh-oleh khas Jambi Dalam Konteks Pewarisan Makanan khas kito “

Misi Bisnis

  1. Mengutamakan ciri khas dalam hal apapun yang dilakukan dalam produksi dan konsumsi.
  2. Mengakomodasikan inovasi-inovasi yang lebih baik dengan tetap pada ciri khas makanan daerah.
  3. Menjadikan perusahaan yang mengedepankan pada pewarisan cita rasa dan karsa oleh-oleh jambi.
  4. Menyediakan jasa pelayanan dan hasil yang maksimal.
  5. Mampu bersaing di kancah Regional, Nasional, dan Internasional.

  • Tujuan Bisnis

Bisnis pusat oleh-oleh khas jambi ini memiliki tujuan yaitu sebagai wadah pelestarian makanan khas daerah, khususnya daerah Jambi. Sehingga dengan adanya usaha ini dapat mengenalkan makanan khas KITO ( jambi ) kepada dunia luar. Serta menumbuhkan rasa cinta terhadap produk daerah kita dan mampu bersaing dengan makanan modern lainya.


2. COMPANY BACKGROUND

Sejak masuknya pengaruh dari luar khususnya makanan modern ini, makanan khas tradisional tampak kalah bersaing. Hal ini dapat dilihat dari kondisi dimana anak-anak, remaja, maupun orang dewasa sangan menyukai makanan modern ini. Hal seperti ini sangatlah prihatin dimana orang orang sekarang lebih memilih makanan daerah luar yang tidak mengetahui dari segi komposis dan dampaknya dibandingkan dengan makanan khas daerah yang mengutamakan kualitas yang Alami. Untuk mengatasi hal semacam itu, diperlukan lembaga/ partner/ organisasi / pemerintah dan rakyat berkontribusi dalam hal pelestarian makanan khas daerah jambi ini.

Salah satunya melalui usaha pusat oleh-oleh khas jambi ini. Usaha ini sangat membantu dalam pelestarian makanan khas daerah jambi, karena pengoperasian produksinya yang mengutamakan ciri khas cita rasa dan karsa makanan urang kito. Sehingga dengan adanya usaha ini diharapkan anak anak daerah makin cinta dengan makanan khas daerah jambi dan dapat memperkenalkan kamanan khas ini ke berbagai daerah.


3. FINANCIAL PLANNING

Dalam memulai usaha ini pastinya membutuhkan modal yang cukup besar sehingga dapat mewujudkan visi misi usaha ini. Semakin besarnya modal yang dikeluarkan maka tidak menutup kemungkinan dapat meraup keuntungan yang semakin besar pula. Untuk itu berikut rincian biaya operasional usaha pusat oleh-oleh khas jambi.


  • Investasi Modal Awal
  1. Sewa lokasi + renovasi 20 jt
  2. Pembuatan spanduk dan papan nama harga Rp 1 juta.
  3. Penyediaan stok bahan makanan khas daerah Rp 8 juta.
  4. Seragam karyawan 4 buah harga Rp 400 ribu.
  5. Meja dan kursi harga 600 ribu.

Maka total biaya investasi awal Rp 30 juta


  • Biaya operasional
  1. Kulakan produk makanan khas daerah Rp 5 juta.
  2. Transportasi Rp 500 ribu.
  3. Gaji pegawai 4 orang, 4* Rp 1 juta = Rp 4 juta.
  4. Biaya telepon, air, listrik Rp 500 ribu.

Jadi total biaya operasional perbulan Rp 10 juta


  • Keuntungan Perbulan

Jika harga per item makana sekitar Rp 20 ribu dan dalam satu hari ada 30 produk makanan khas daerah jambi yang terjual maka omset perbulan sebesar Rp 18 juta ( 600 rb / hari * 30 hari = Rp 18 juta.

Keuntungan bersih = omset kotor – biaya operasional, Rp 18 juta – Rp 10 juta = Rp 8 juta. Maka keuntungan bersih yang di peroleh dari usaha pusat oleh-oleh khas jambi sebesar Rp 8 juta.


4. Product Description

  • Sambal Tempoyak pedas/ saus mayones tempoyak

Sambal tempoyak merupakan sambail oleh-oleh khas jambi yang dibuat dengan bahan dasar durian matang yang fantastis, cabai serta beberapa rempah lainya. Sambal tempoyak ini diharapkan dapat bersaing dengan saus sambal lainya. Dikemas dengan botol atau kaleng agar terjaga kualitasnya.


  • Dodol kentang

Dodol kentang ini merupakan makanan khas daerah kerinci, kota jambi. Dbuat dengan bahan dasar kentang yang diaduk dengan air santan, air, telur, gula, serta daun pandan. Dodol kentang ini sangat disukai dan diburu oleh pendatang yang ini membali untuk dijadikan sebagai oleh oleh khas jambi.


  • Keripik pisang

Kerpik pisang ini tersedia banyak pilihan rasa, mulai dari asin, gurih, cokelat, jagung manis, dan rasa pedas. Bahan bakunya yaitu dari pisang. Makanan khas ini juga di olah dengan kemasan yang menarik. Sehingga pembeli tertarik untuk membelinya.


  • Produk Partner

Kami juga menjual produk makanan khas jambi lainya yang dijual dengan kesepakatan atas kerja sama atau MoU. Partner yang bekerja sama dengan kami yaitu seperti kerja sama penjualan barang dimana keuntungan dibagi dua. Kerja sama seperti ini memberikan keuntungan terhadap kedua belah pihak. Contoh kerja sama yaitu kerja sama dengan UKM yang memproduksi makanan oleh-oleh, dan juga dengan pemerintahan kabupaten seperti dodol kentang kerinci.


5. Marketing Plan

  • Membuat Website resmi

Pemasaran pertama yaitu melalui website resmi oleh-oleh khas jambi. Dengan adanya website resmi ini, para pelangga atau pembeli dapat dengan mudah mengetahui jenis-jenis oleh-oleh khas jambi. Dan dengan adanya website ini, usaha oleh oleh khas jambi ini tampak semakin profesional dan resmi. Sehingga usaha ini dapat dikenal oleh banyak orang terutamanya.

Artikel Terkait:  Pembagian Ilmu Ekonomi

  • Medsos

Strategi pemasaran kedua melalui media sosial seperti fanspage facebook, whatsapp, instagram, dan lainya. Dan juga kami akan mendaftarkan usaha kami ini ke google bisnis, google bisnis ini sebenarnya hampir mirip dengan website.

Kenapa kami menggunakan stratagi medsos ini? Karena sekarang ini semakin banyak saja penggunaan media sosial baik itu dikalangan anak-anak, remaja, dewasa hingga tua.


  • Pamplet/spanduk

cara ini juga sangat efisien untuk digunakan dalam pemasaran usaha pusat oleh-oleh khas jambi. Pamplet yang kami buat ini menawarkan berbagai macam jenis produk pleh-oleh khas jambi serta memberikan diskon seperti diskon bulanan, diskon tahunan, diskon pelanggan, dan diskon lainya.


  • Iklan Ads

Kami juga melakukan pemasangan iklan tentang usaha kami ini melalui akun Ads yaitu pemasangan iklan di google. Sehingga para pembaca dapat mengetahui produk oleh oleh khas jambi ini dan memiliki daya tarik untuk memesan produknya.


  • MoU (Memorandum Of Understanding)

Cara selanjutnya yaitu dengan melakukan MoU. Kami melakukan perjanjian pendahuluan antara dua belah pihak dan merupakan dasar dalam kerja sama di masa akan datang. Kerja sama yang dilakukan yaitu seperti pemasaran, produksi, distribusi dan kerja sama lainya.


  • Inovasi produksi

Dengan melakukan inovasi produksi makanan khas jambi ini sehingga diharapkan dapar melahirkan produk yang lebih disukai oleh komsumen dengan memperhatikan cita rasa yang diinginkan dan yang pastinya tidak melenceng dari judul yang ditulis yaitu oleh oleh khas jambi.


6. SWOT Analysis

  • Strenght (kekuatan)

Bisnis yang saya rancangkan ini memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan bisnis-bisnis lainnya. Pertama, kita sama-sama tahu bahwa manusia ini memiliki aktivitas yang wajib dilakukan setiap harinya yaitu makan, maka point plusnya itu bisnis saya berupa makanan. Kedua, makanan yang diproduksi dikelola secara baik dengan kemasan yang terjaga kualitasnya. Ketiga, bisnis oleh oleh ini banyak diminati oleh turis-turis atau pendatang dan juga masyarakat setempat pun juga menyukainya. Keempat, bahan yang digunakan merupakan bahan yang berasal dari alam semua sehingga bersifat alami. Kelima, inovasi produk ini mampu bersaing dengan produk luar lainya yaitu dalam hal cita rasa khas dari daerah jambi.


  • Weakness (kelemahan)

kenapa saya memilih business plan dengan judul pusat oleh-oleh khas jambi karena saya merasa bisnis ini memiliki kelemahan yang sedikti. Setiap orang yang ingin menjalankan bisnis pastinya mencari bisnis yang sedikit kelemahan. Setiap bisnis pastinya memiliki kelebihan dan juga kelemahan. Kelemahan bisnis oleh-oleh khas jambi  ini ialah memiliki pesaing usaha yang tinggi seperti makanan dari luar daerah yang inovasinya lebih baus dibandingkan usaha ini. Dan juga kurangnya minat masyarakat terhadap makanan tradisional ini.


  • Opportunity (peluang)

Bisnis ini memiliki peluang untuk yang bagus. Caranya dengan memanfaatkan situasi, kondisi, dan lokasi. Bisnsi ini sangat menguntungkan di waktu libur panjang dimana para pendatang membeli oleh-oleh khas jambi. Bisnis ini juga menguntungkan di daerah perkotaan dan juga kerja sama dengan mall-mall besar seperti Jamtos, WTS, Transmart dan lainya. Dan juga bisnis ini memberi peluang untuk bisa berkarir sampai ketingkat nasional melalui pameran budaya indonesia. Bisnis ini juga memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan produk makanan dari luar lainya.


  • Threats (Ancaman)

Ancaman dalam usaha ini terbagi dalam dua kategori yaitu, ancaman jangka pendek dan ancaman jangka panjang. Ancaman jangka pendek yaitu seperti pesaing usaha oleh-oleh dari pihak lainya dengan inovasi yang lebih bagus lagi. Ancaman jangka panjang seperti ancaman masa depan. Ancaman yang serius dan ditakuti dalam usaha ini ialah ancaman masa akan datang, yaitu dimana semakin tingginya pesaing khususnya salam dunia makanan ini seperti makanan dari luar yang mengalahkan makanan khas daerah jambi ini.


7. Pencapaian dan evaluasi

  • Pencapaaian

Jika usaha ini berhasil dan berkembang maka saya akan membuka cabang baru yaitu di provinsi-provinsi yang ada di sumatra. Dengan adanya cabang dari provinsi lain diharapkan peminat oleh-oleh khas jambi semakin banyak. Seperti halnya kita orang jambi yang sangat menyukau oleh-oleh khas padang yaitu keripik sanjai baik itu yang langsung dibeli di padang maupun yang ada di mall jambi ini, maka seperti itu pula orang dari provinsi lain yang menyukai oleh-oleh khas jambi.


  • Evaluasi

Dikarenakan bisnis ini belum saya jalankan maka evaluasi belum saya dapatkan. Tapi untuk evaluasi dari perencanaan bisnis atau business plan ini diharapkan dapat digunakan sebagaimana mestinya.


Daftar Pustaka:

  • Boby indrawan ttl : suka jaya, 30/10/2000 kuliah: UIN STS JAMBI

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Ekonomi Tentang Prinsip Business Plan: Pengertian Menurut Para Ahli, Tujuan, Manfaat, Bentuk Format dan Contoh

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: