Batuan Sedimen Marine

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Sedimen Marine“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Batuan-Sedimen-Marine

Terdapat sekian banyak jenis batuan yang merangkai lapisan kulit bumi. Ada yang dinamakan batuan beku, terdapat pula yang dinamakan batuan sedimen. Batuan sedimen adalahbatuan yang dapat dengan gampang kita temukan di permukaan bumi. Pelapukan batuan, baik pelapukan kimia maupun pelapukan mekanik turut andil dalam pembentukan batuan sedimen.

Batuan yang telah merasakan pelapukan seringkali akan terbawa arus air atau media pengangkut lain sampai-sampai mengendap pada sebuah tempat. Berdasarkan keterangan dari tempat mengendapnya, batuan sedimen dapat dipecah menjadi sejumlah jenis. Salah satu diantaranya ialah batuan sedimen marine. Apa yang dimaksud dengan batuan sedimen marine? Berikut ialah pengertian, jenis dan juga misal dari batuan sedimen marine.


Pengertian batuan sedimen marine

Batuan sedimen marine adalah salah satu dari jenis- jenis batuan sedimen yang terbentuk di lingkungan laut atau samudera. Di samping itu, batuan sedimen marine pun dapat didefinisikan sebagai batuan yang proses sedimentasinya diakibatkan oleh adanya tenaga atau gelombang air laut. Gelombang air laut yang lemah atau juga kuat nantinya akan menyusun batuan sedimen marine yang berbeda- lain yang selanjutnya akan diterangkan dalam jenis jenis batuan sedimen marine.


Jenis Jenis Batuan Sedimen Marine

Berdasarkan laut lokasi terbentuknya batuan, batuan sedimen marine bisa diklasifikasikan menjadi 2 jenis yakni batuan yang terbentuk di laut dangkal dan batu sedimen yang terbentuk di laut dalam.  Berikut ialah penjelasannya.

Artikel Terkait:  Patahan Menyebar

1. Batuan sedimen laut dangkal

Laut dangkal adalah wilayah perairan laut yang kedalamannya tidak lebih dari 200 meter di bawah permukaan laut. Laut dangkal mempunyai arus yang lebih powerful dari pada laut dalam. Hal ini diprovokasi oleh letaknya yang dekat dengan permukaan. Ada tidak sedikit hal yang mengakibatkan besarnya arus tersebut, diantaranya ialah hembusan angin laut dan gelombang besar yang menghantam pantai.

Besarnya energi pada laut dangkal menyebabkan batuan sedimen yang terbentuk di lingkungan itu mempunyai struktur yang kasar. Laut dangkal pun memungkinkan sinar matahari menjebol dasar laut. Hal tersebut dipakai oleh biota laut untuk menyusun kerangka cangkang. Cangkang- cangkang fauna laut kaya bakal mineral karbonat. Ketika hewan- fauna laut itu mati, maka cangkang- cangkangnya bakal terkumpul dan mengendap di sebuah tempat sampai-sampai terbentuklah batu karang.


2. Batuan sedimen laut dalam

Berkebalikan dari laut dangkal, laut dalam ialah wilayah perairan yang kedalamannya lebih dari 200 meter. Arus laut dalam yang lemah melulu memungkinkan guna membawa partikel- partikel yang halus. Hal tersebut mengakibatkan batuan yang mengendap di dasar laut dalam mempunyai struktur yang halus. Pada zona laut yang dinamakan dengan isoklin, eksistensi karbonat semakit banyak.

Karbonat tersebut lantas terlarut sampai-sampai tidak dapat membentuk batuan terumbu di laut dalam. Akan namun cangkang biota laut yang berisi silika tidak bakal terlarut dan menyusun batuan raadiolite. Adanya gangguan secara tiba- mendarat di zona laut dalam menyebabkan terjadinya proses sedimentasi dalam jumlah yang tidak sedikit secara mendadak. Jenis batuan yang merasakan pengendapan tersebut pasti saja berstruktur halus, contohnya lanau dan pasir.


Contoh Batuan Sedimen Marine

Beberapa misal batuan sedimen marine yang terbentuk di laut dalam maupun laut dangkal yakni :

Artikel Terkait:  Daerah Pertambangan di Indonesia

  • Batu karang

Seperti yang telah diterangkan sebelumnya bahwa pengendapan yang terjadi di laut dangkal akan menyusun batu karang. Batu karang lebih dikenal dengan istilah terumbu karang. Batu ini tersusun dari mineral kalsium karbonat atau mineral kapur.

Batu kapur menjadi lokasi menempelnya karang, yang dalam ilmu biologi ada karang hidup dan pun karang mati. Yang dimaksud karang hidup ialah sekumpulan fauna yang bisa menghasilkan kapur sebagai bahan utama terbentuknya terumbu. Habitatnya sedang di laut dangkal yang dapat dimasuki oleh cahaya matahari. Sedangkan kelompok karang mati dinamakan batu karang.


  • Batu pasir

Batu pasir merupakan misal batu sedimen yang tidak sedikit di temukan di ekosistem pantai yang masih tergolong dalam lingkungan laut dangkal. Batu pasir di pantai lazimnya berwarna abu- abu, putih dan coklat muda. Media pengangkut batu pasir ini biasanya ialah gelombang air laut dan angin laut. Batu pasir yang pun dikenal dengan standstone mempunyai ukuran butiran yang kecil, yaitu melulu berkisar 0,1 – 2 mm saja. Mineral- mineral yang merangkai batu pasir diantarnya ialah kuarsa, feldspar, batu basal, riolit, klorit dan bijih besi.


  • Batu garam

Batu garam atau rock salt ialah salah satu misal batuan sedimen yang terbentuk di laut. Daerah pengendapannya seringkali terjadi di dekat laguna dan teluk. Batu ini tersusun dari mineral halite (NaCl). Proses terbentuknya batuan sedimen ini disebabkan oleh menguapnya air laut yang tidak sedikit berisi ion positif natrium dan ion negatif dari klorida. Batu garam memiliki warna putih dan putih kecoklatan. Beberapa wilayah yang tidak sedikit ditemukan batu garam ialah Michigan, Yordania dan Etiophia.


Kenampakan alam dampak pengendapan batuan sedimen marine

Pengendapan batuan sedimen marine, khususnya batu pasir pada sebuah tempat akan menyusun kenampakan alam tertentu, diantaranya ialah :


  • Tombolo

Salah satu kenampakan alam yang diakibatkan oleh sedimentasi batu pasir ialah tombolo. Tombolo bisa didefinisikan sebagai tanggul yang terbentuk dari batu pasir yang terjadi secara alami dan menjadi penghubung antara daratan dan pulau yang letaknya dekat dengan pantai. Pada umumnya, tombolo terbentuk di laut duit mempunyai teluk tanpa gangguan arus laut.

Artikel Terkait:  Batu Serpih

Tombolo memang terjadi secara alami, walau demikian terdapat tombolo yang sengaja diciptakan untuk menjembatani dua buah pulau. Proses terbentuknya tombolo dimulai dengan adanya gelombang besar yang berasal dari laut dalam mengarah ke laut dangkal. Gelombang laut lantas mengalami refraksi sebab adanya efek sholing. Gelombang tersebut membawa pasir mengarah ke ke sebuah tempat yang sama secara terus menerus sampai-sampai terbentuklah tombolo yang meningkatkan panjang garis pantai.


  • Gosong pasir

Gosong pasir yakni daratan berupa pasir yang menjorok ke perairan laut. Dari pengertian tersebut bisa diketahui bahwa gosong terbentuk dari batu pasir yang terkumpul menjadi satu menyusun daratan. Terjadinya gosong pasir diakibatkan oleh adanya aliran arus pada laut dangkal. Gosong mempunyai format memanjang dengan panjang mancapai ratusan kilo meter, sementara ketebalannya dapat mencapai enam tombak. Jika laut pasang, maka gosong dapat tenggelam oleh air laut. Salah satu laut di Indonesia yang memiliki tidak sedikit gosong pasir ialah Laut Jawa di sebelah unsur utara Pulau Jawa.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Batuan Sedimen Marine adalah: Jenis, Dampak dan Contohnya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: