Batuan Malihan

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Batuan Malihan“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Batuan-Malihan

Bumi ialah salah satu planet yang terdapat di tatasurya. Sebagai planet, bumi terdiri dari sekian banyak macam lapisan yang menyusun struktur bumi. di antara struktur yang melapisi bumi ialah batuan. Batuan ialah salah satu mineral yang menyusun bumi, serta permukaan bumi.

Batuan tadinya terbentuk dampak dari proses pendinginan magma yang terdapat di dalam dan di luar bumi. Magma ialah cairan panas di dalam bumi. di samping itu, proses sedimentasi pun membentuk batuan. Hanya saja, dengan berjalannya waktu, betuan ,mengalami evolusi dan menghasilkan batuan- batuan baru. Batuan berikut yang mengakibatkan batuan di bumi memiliki sekian banyak macam jenis. Setiap jenis batuan di bumi, terbentuk dari sekian banyak macam sebab. Mulai dari pelapukan hingga dampak dari desakan panas yang mengolah struktur batuan. Salah satu batuan yang terdapat dibumi, serta menjadi batuan yang melapisis bumi, dinamakan batuan malihan.


Pengertian Batuan Malihan

Batuan malihan ialah batuan yang terbentuk melewati tekanan tinggi maupun suhu yang tinggi. Batuan malihan pun disebut sebagai batuan metamorf. Batuan ini merasakan proses metamorfosis sehingga mengolah struktur batuan asal menjadi batuan baru. Mineral ialah elemen pembentuk batuan. Setiap mineral dalam batuan malihan akan merasakan perubahan.

Mineral ini dinamakan sebagai mineral indeks. Mineral indeks ialah mineral yang terdapat di dalam batuan, dan sebagai pembentuk batuan. Mineral indeks yang terdapat di batuan malihan antara lain: silimanit, kyanit, staurolit, andalusit, olivin, piroksen, ampibol, mika, feldspar, dan kuarsa. Mineral berikut yang bereaksi terhadap proses metamorfosis batuan. Di samping itu, batuan malihan terbentuk dampak adanya proses kritalisasi batuan beku.

Artikel Terkait:  Pengertian Sumber Daya Alam

Proses Pembentukan Batuan Malihan

Batuan malihan ialah batuan yang terjadi dampak proses metamorfosis. Proses metamorfosis ialah perubahan struktur mineral, sampai-sampai menjadi batuan yang baru. Dalam proses ini, diperlukan tekanan dan panas dengan suhu yang tinggi. Batuan malihan pada awalnya ialah batuan beku atau batuan sedimen. Kedua batuan ini mendapatkan desakan serta suhu yang tinggi.

Hal ini mengakibatkan kedua batuan ini, merasakan perubahan struktur batuan. Salah satu proses pembentukan batuan malihan ialah rekristalisasi. Rekristalisasi ialah perubahan partikel kecil yang pulang menjadi besar. Hal ini diakibatkan suhu panas dan desakan yang diperoleh oleh batuan awal. Proses ini seringkali terjadi pada batuan beku. Selain tersebut ada proses foliasi. Proses ini ialah proses pelapisan dalam batuan malihan. Dalam proses ini, betuan memendek guna menyeimbangkan mineral yang memendek dampak tekanan pada proses rekristalisasi.


Jenis-Jenis Batuan Malihan

Batuan malihan memiliki sejumlah jenis. Jenis- jenis batuan malihan terbagi menurut proses pembentukan batuan tersebut. Batuan malihan, terbentuk berasal dari batuan beku atau batuan sedimen. Akan tetapi, proses terbentuknya batuan malihan disaksikan menurut lokasi, mineral yang membentuk, desakan dan suhu, serta kejadian- kejadian yang terjadi di dalam bumi.

Setiap batuan malihan, menjadi uni dampak dari teknik atau proses terbentuknya yang pun berbeda- beda. Terdapat enam format batuan malihan, antara lain: batuan malihan kontak, batuan malihan regional, batuan malihan katalistik, batuan malihan hidritermal, batuan malihan tindihan, dan batuan malihan dampak.


1. Batuan malihan kontak

Batuan malihan kontak ialah batuan yang terbentuk dampak kontak antara magma dan batuan. Hal ini mengakibatkan batuan mula berubah menjadi keras, dampak suhu panas magma dan desakan yang didapatkan besar. Pada batuan malihan kontak, ada sisa- saldo magma berupa kristalin kasar. Batuan malihan kontak pun sering dinamakan oleh sekian banyak ilmuwan sebagai batuan tanduk.

Artikel Terkait:  Ciri-ciri Tanah Lempung

Beberapa batuan yang berubah dampak kontak dengan magma ialah batu serpih yang pulang menjadi lempeng berwarna gelap, batu gamping yang menjadi marmer, batu andesit yang menjadi andesit batu tanduk, dan batu api yang menjadi kuarsit.


2. Batuan malihan regional

Batuan malihan regional ialah batuan yang merasakan metamorfosis. Metamorfosis ialah proses evolusi batuan dampak adanya suhu dan desakan yang paling tinggi di dalam bumi. batuan malihan regional ialah batuan malihan yang mempunyai skala yang besar. Batuan ini seringkali berada di dalam bumi. kerak benua ialah kumpulan dari batuan malihan regional. Batuan malihan regional berasal dari intrusi batuan beku yang terdapat di dalam bumi. batuan malihan regional, bisa terlihat ketika erosi terjadi, dan mengikis permukaan bumi.


3. Batuan malihan katalstik

Batuan malihan katalsik ialah batuan malihan yang terjadi dampak gesekan dari dua batuan yang besar. Gesekan ini mengakibatkan timbulnya panas yang terdapat antara dua batuan. Gesekan ini, mengakibatkan terjadinya batuan yang hancur, dan saling menumbuk, sehingga menyusun batuan malihan katalsik. Batuan malihan katalsik, biasa terjadi pada wilayah yang sempit, sampai-sampai gesekan tidak bisa dihindari. Gesekan tersebut juga bisa terjadi andai terjadi patahan atau lipatan.


4. Batuan malihan hidrotermal

Batuan malihan hodrotermal ialah batuan malihan yang terbentuk dampak adanya cairan hidrotermal. Cairan ini mempunyai suhu dan desakan yang tinggi. Batuan malihan hidrotermal paling jarang di temukan. Hal ini disebabkan pembentukan batuan oleh cairan hidrotermal paling jarang terjadi. Salah satu batuan hidrotermal ialah batuan basaltik.


5. Batuan malihan tindihan

Batuan malihan tindihan ialah batuan yang tertimbun di dalam bumi sedalam ratusan meter. Semakin dalam, suhu dan tekana di bumi menjadi semakin tinggi. Kedalaman ratusan meter, suhu di dalam bumi dapat menjangkau 300 derajat celcius. Hal ini mengakibatkan batuan yang terdapat di dalam bumi saling tumpang tindih, dengan suhu menjangkau lebih dari 300 derajat selsius. Salah satu batuan malihan tindihan ialah batu zeolit.

Artikel Terkait:  Taman Hutan Raya

6. Batuan malihan dampak

Batuan malihan dampak ialah batuan yang terbentuk dampak dampak yang terjadi di bumi. dapak itu dapat berupa benturan oleh meteor atau proses vulkanisme. Meteor ialah batuan yang sedang di luar angkasa. Sedangkan vulkanisme ialah proses letusan gunung api (baca: Pengertian Vulkanisme dan Contohnya). Akibat dari benturan serta letusan gunung api, batuan menemukan tekanan. Tekanan tersebut menciptakan mineral menghasilkan batuan baru.


Manfaat Batuan Malihan

Batuan malihan familiar akan keindahan yang ditampilkan. Sehingga batuan malihan tidak sedikit dimanfaatkan sebagai barang yang bernilai seni tinggi. Salah satu batuan malihan yang dimanfaatkan sebagai benda seni ialah batu marmer, batu zambrud, permata dan topaz. Batu marmer seringkali di pakai sebagai dekorasi rumah, meja, atau kursi. Sedangkan permata, zambrud dan topas dipakai sebagai aksesoris yang paling mahal.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Batuan Malihan adalah: Proses Pembentukan, 6 Jenis dan Manfaat

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: