Awan Alto Cumulus

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Awan Alto Cumulus“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Awan-Alto-Cumulus

Awan adalah salah satu benda alam yang dapat terbuat dengan proses alam. Awan tidak jarang kita lihat di awang baik di pagi hari, siang hari, senja hari, ataupun malam hari. Bahkan kita paling jarang menyaksikan langit bersih tanpa awan sama sekali. Awan- awan yang ada di awang yang tidak jarang kita lihat berwarna putih sampai gelap dan mempunyai format berbeda- lain ini ternyata dipecah mebjadi sejumlah jenis. Pembagian jenis awan- awan ini disaksikan dari elevasi atau letak awan tersebut berada.


Jenis jenis awan

Berdasarkan keterangan dari ketinggiannya, awan dipisahkan menjadi tiga jenis, yaitu awan tinggi, awan menengeh dan pun awan rendah. Dan masing- masing kelompok awan ini dipecah menjadi sejumlah jenis lagi. Jenis- jenis awan itu akan dilafalkan sebagai berikut:


1. Kategori awan tinggi

Awan tinggi adalah jenis awan yang terletak pada elevasi yang bermacam- macam. Di area iklim tropis, awan ini terletak di elevasi antara 6 sampai 18 km. di wilayah iklim sedang, awan ini terletak di elevasi 5 sampai 13 km. sedangkan di area kutub, awan ini terletak di elevasi antara 3 sampai 8 km. Jenis awan tinggi ini terdiri atas sejumlah macam yakni:

  • Awan Cirrus (Ci)
  • Awan Cirrocumulus (Ci-Cu)
  • Awan Cirrostratus (Ci-St)

2. Kategori awan menengah

Selain kelompok awan tinggi, selanjutnya ialah kategori awan menengah. Jenis awan menengah ini merupkana awan yang terletak pada elevasi yang juga pelbagai seperti awan tinggi. Pada wilayah yang memiliki iklim tropis, awan ini tampak di elevasi antara 2 sampai 8 km. di wilayah beriklim sedang, awan ini terletak di elevasi antara 2 sampai 7 km. Dan di wilayah kutub, awan ini terletak di elevasi antara 2 sampai 4 km. Macam- macam awan menengah ini antara lain ialah sebagai berikut:

  • Awan Alto Cumulus (A- Cu)
  • Awan Alto Stratus (A- St)

3. Kategori awan rendah

Kategori awan selanjutnya ialah kategori awan rendah. Jenis awan ini terletak pada elevasi kurang dari 3 km dari permukaan Bumi. Awan kelompok rendah ini mempunyai sejumlah jenis- jenis lainnya. Awan- awan rendah ini antara lain ialah berikut:

  • Awan strati Cumulus (St- Cu)
  • Awan Stratus (St)
  • Awan Nimbo Stratus (Ni- St)
Artikel Terkait:  Materi Diastropisme

4. Kategori awan udara naik

Kategori awan yang terakhir ialah awan udara naik. Jenis awan ini terletak di elevasi antara 500 – 1500 m. Macam- macam jenis awan udara naik ini ialah sebagi berikut:

  • Awan Cumulus (Cu)
  • Awan Cumola Nimbus (Cu- Ni)

Itulah sejumlah macam atau jenis dari awan yang terdapat di Bumi. Jenis- jenis awan itu mempunyai ciri khas dan pasti saja informasi yang khas. Dalam peluang kali ini anda akan membicarakan mengenai di antara jenis awan. Awan yang akan anda bahas ialah awan Alto Cumulus.


Pengertian Awan Alto Cumulus

Kita sudah mengenal tidak sedikit sekali jenis- jenis awan yang sedang di atas. Salah satu jenis awan yang anda ketahui ialah jenis awan alto cumulus. Kata alto cumulus sendiri berasal dari bahasa Latin, yaitu Altus (artinya tinggi) dan cumulus (artinya kumpulan). Awan alto cumulus adalah jenis awan menengah. Awan alto cumulus adalahawan yang bentuknya kecil- kecil dan jumlahnya terdapat banyak.

Awan alto cumulus adalah jenis awan yang bergerombol sebab jumlahnya tidak sedikit dan letaknya saling berdampingan satu sama lain. Kita bisa dengan gampang menjumpai awan ini saat langit dalam situasi biru terang dan sinar matahari terasa terik, tetapi tidak terlampau terik. Namun susunan awan ini bakal lebih tampak jelas katika matahari keluar maupun bakal terbenam. Apabila kita memandang awan ini pada langit yang terang maka anda akan menikmati adanya ketenangan sebab awan ini adalah awan yang paling indah. Awan alto cumulus dapat juga dituliskan sebagai A- Cu.


Ciri- ciri Awan Alto Cumulus

Di langit, awan yang biasa anda lihat tidak melulu berjenis satu saja,namun ada tidak sedikit sekali jenis awan. Lalu, apa bedanya jenis- jenis awan tersebut. Ada sejumlah perbedaan. Di samping sebab letaknya, awan ini juga dipisahkan atas kandungan dan pun bentuk- bentuknya. Lalu, bagaimanakah teknik kita guna dapat memahami suatu jenis awan? Seperti bilamana kita hendak mencari tahu jenis- jenis tanah ,jenis- jenis hutan, atau jenis-jenis air maka untuk memahami jenis- jeni awan pun anda harus menyaksikan ciri- ciri atau ciri khas yang dipunyai oleh awan tersebut. Setiap jenis awan pasti memiliki ciri khas atau ciri- cirinya masing- masing, demikian pula dengan awan alto cumulus ini. Awan alto cumulus mempunyai ciri- ciri sebagai berikut:

  • Ukuran awannya ialah kecil- kecil
  • Biasanya awan berbentuk bola- bola yang agak tebal atau menggembung
  • Memiliki warna putih sampai pucat, dan kadang terdapat bagian yang kelabu
  • Jumlanya tidak sedikit dan saling berdampingan (bergerombol)
  • Sebagian besar terdiri atas butiran- butiran es
  • Pada umumnya memiliki bayangan
  • Awan ini tidak tebal dan jarang sekali menjangkau 1 km
  • Muncul pada suasana hangat (musim panas lembab di pagi hari dan kadang menandakan hujan lebat di senja harinya)
Artikel Terkait:  Sungai Terpanjang di Jepang

Itulah sejumlah ciri atau laralteristik yang dipunyai oleh awan alto cumulus. Apabila disaksikan awan alto cumulus ini memang serupa dengan cirro cumulus. Namun adanya ciri yang rinci seperti yang telah dilafalkan di atas, maka anda pun dapat memisahkan awan alto cumulus dan cirro cumulus. Awan alto cumulus adalahawan yang gampang untuk disaksikan karena kita dapat melihatnya dengan mata telanjang anda tanpa mesti memakai suatu perangkat tertentu.


Proses Terjadinya Awan Alto Cumulus

Awan adala hsuatu hasil dari fenomena alam. Adanya awan sebab melalui sutu proses secara ilmiah. Oleh sebab itulah kita pun perlu memahami proses terjadinya awan. Seperti halnya awan pada umumnya, awan alto cumulus pun adalahsatu jenis awan yang terbentuk sebab adanya sebuah proses. Terbentuknya awan alto cumulus sebab melalui proses sebagai berikut:

  1. Naiknya air yang bermassa besar pada elevasi sedang yang dibuntuti oleh kondensasi yang tidak stabil
  2. Kemudian terjadilah awan dengan format yang tersusun lapisan atau terkadang menyebar
  3. Warna awan yang terbentuk juga berwarna putih atau bau- abu

Itulah tahapan- langkah atau proses terjadinya awan alto cumulus. Awan alto cumulus ini terbentuk atas butiran- butiran evolusi kristal es. Awan ini pada lazimnya tidak memunculkan hujan tetapi dapat menunjukkan perubahan cuaca. Apabila awan ini terisolasi dari awan- awan lainnya, maka awan alto cumulus ini tidak memprovokasi signifikan terhadap cuaca.


Jenis- jenis Awan Alto Cumulus

Tidak melulu awan saja yang terdiri atas sekian banyak macam jenis, tetapi jenis awan itu mampu dibagi menjadi sejumlah jenis lagi. Hal ini dapat menunjukkan betapa awan ini tidak sedikit sekali jenisnya. Awan alto cumulus adalahsalah satu jenis awan yang dapat dibagi lagi menjadi sejumlah jenis. Adapun jenis- jenis awan alto cumulus antara lain ialah sebagai berikut:

  1. Alto cumulus translucidus (CM=3), yaitu massa awan yang berbentuk bulatan- bulatan atau bergulung- gulung yang mana di tepinya kelihatan bersinar dari celah- celahnya. Apabila tidak ada awan tinggi maka langit biru akan terlihat dari balik awan ini.
  2. Alto cumulus opacus (CM=5), yaitu lapisan awan tebal yang mana di unsur bawah atau dasarnya masih ada atau terlihat kerutan. Kerutan ini tampak laksana kantong- kantong sampai-sampai sinar bulan (baca: gerhana bulan) atau sinar matahari (baca: gerhana matahari) tidak dapat menembusnya.
  3. Alto cumulus cumuloginitus (CM=6), yaitu awan yang terjadi dari bentangan atau Cb.
  4. Alto cumulus castellatus (CM=8), yaitu awan yang menjulang tinggi laksana tembok, benteng, kastil ataupun menara yang serupa seperti awan Cumulus.
  5. Alto cumulus lenticularis (CM=4), yaitu massa awan yang tipis, terpisah- pisah dan berbentuk laksana lensa dan kelihatan tidak jarang kali berubah- ubah.
  6. Alto cumulus pilus (CM=7), yakni awan yang berada di sekitar atau di puncak awan Cumulus atau Cumulonimbus dan tampak seolah- olah merintangi pertumbuhan pada induknya.
  7. Alto cumulus Percipitans (CM=9), adalahawan yang memunculkan hujan ringan tetapi tidak kontinyu atau berkesinambungan.
Artikel Terkait:  Dampak Positif dan Negatif Tektonisme

Itulah sejumlah jenis dari awan Alto Cumulus. Apabila tidak diacuhkan secara cermat dan diacuhkan betul tentang ciri- cirinya maka bakal kesulitan untuk kita guna menilai masing- masing dari misal awan tersebut. Maka dari itulah saya dan anda butuh memperhatikan dengan seksama tentang ciri- ciri dari jenis awan ini.


Kandungan Awan Alto Cumulus

Awan yang terlihat laksana kapas yang paling lembut bilamana dilihat dari Bumi, apakah pun akan tampak demikian bilamana kita menyenyuhnya langsung atau sedang di dalam awan tersebut sendiri? pasti saja tidak. Hal ini sebab kapas dan awan adalah dua benda yang sama sekali berbeda. Meskipun dari bawah tampak seperi zat padat, tetapi awan tidak demikian. Awan adalah benda yang tercipta dari uap- uap air, laksana yang telah diterangkan mengenai proses terbentuknya awan di atas. Awan Alto Cumulus pun adalah awan yang mempunyai sekian banyak macam kandungan. Awan Alto Cumulus adalah awan yang terdiri atas butiran- butiran kristal es atau butiran- butiran air dengan suhu selama 10ᵒ Celcius.

Awan alto cumulus adalah awan yang tergolong untuk awan menengah. Awan alto cumulus ini berada di elevasi antara 2 km sampai 7 km. Awan Alto Cumulus ini adalah awan yang pada lazimnya tidak memunculkan hujan tetapi dapat menunjukkan adanya evolusi cuaca.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Awan Alto Cumulus adalah: Ciri, Proses, Jenis dan Kandungannya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: