Akibat Gerak Semu Matahari

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Gerak Semu Matahari“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Akibat-Gerak-Semu-Matahari

Sistem tata surya, yang didalamnya planet Bumi, berotasi atau mengelilingi matahari. Sehingga matahari sebagai pusat peredaran tata surya di galaksi Bimasakti dinamakan sebagai heliocentris. Matahari adalah sumber energi terbesar di alam raya sebab planet ini memancarkan sinar radiasi panas sepanjang masa-masa dan tidak terdapat lagi sumber energi panas lainnya.

Jika dicermati dari karakteristiknya, matahari mempunyai diameter tidak cukup lebih 109 kali dari diameter planet Bumi dan mempunyai massa selama 330.000 kali dari massa planet Bumi. Selanjutnya, matahari mempunyai sejumlah gas penyusun yang terdiri dari hidrogen dan helium (gas dominan), oksigen, karbon, dan neon (gas pendukung).

Di samping itu, jarak antara planet Bumi ke matahari ialah sekitar 149.6 juta kilometer dan mempunyai pengaruh pada kehidupan di permukaan Bumi. Sedangkan dari format fisik matahari, matahari terdiri dari sejumlah lapisan penyusun. Lapisan penyusun itu antara beda sebagai berikut:


Inti matahari

Bagian ini adalah bagian sumber utama energi yang didapatkan dari matahari. Bagian ini mempunyai suhu yang paling amat panas, yakni sekitar 15 juta derajat Kelvin dan lokasi berlangsungnya reaksi fusi atau nuklir. Pada unsur inti ini terdapat pun dua zona, yakni zona radiasi dan zona konveksi. Pada zona radiasi, unsur ini menyalurkan energi panas ke unsur luar inti matahari. Dan, zona konveksi adalahlapisan penutup zona radiasi yang bertugas mengirimkan energi hingga ke permukaan terluar matahari.

Artikel Terkait:  Materi Iklim

Fotosfer

Lapisan ini adalah lapisan cahaya dimana mempunyai tingkat ketebalan lapisan tidak cukup lebih 500 km dan suhunya selama 5.500 derajat Kelvin. Pada lapisan ini terjadi radiasi nuklir pun yang lantas menghasil energi dan sinar panas itu dipancarkan ke semua sistem tata surya tergolong ke plante Bumi.


Kromosfer

Lapisan ini adalah lapisan terbawah dari matahari yang mempunyai tingkat ketebalan sebesar 16.000 km dan berwarna merah. Lapisan ini seringkali akan tampak pada ketika matahari merasakan gerhana matahari total sampai-sampai jika disaksikan dari bumi, kromosfer ini bakal terlihat laksana cincin berwarna merah.


Korona

Lapisan ini adalah lapisan terluar dari matahari. Suhu di permukaan lapisan ini selama 2-5 juta derajat Farenheit. Pada unsur ini ada gelombang-gelombang energi panas yang serupa seperti gelombang lautan dan terjadi proses ionisasi dari sebanyak energi atom yang ada.

Berdasarkan pergerakannya, matahari mempunyai gerakan yang sama dengan planet Bumi. Pergerakan yang sama ialah rotasi. Rotasi matahari ialah perputaran atau pergerakan matahari pada sumbunya atau porosnya sekitar satu hari. Akan namun matahari tidak mempunyai pergerakan revolusi sebab matahari adalah pusat atau titik acu untuk semua planet di alam semesta dalam mengerjakan revolusinya. Revolusi suau planet adalah pergerakan atau perputaran sebuah planet dalam mengitari matahari. Sebagai misal revolusi bumi ialah waktu yang dibutuhkan planet Bumi dalam mengitari matahari dalam jangka masa-masa satu tahun. Di samping berotasi, matahari pun mempunyai gerak semu. Gerak semu matahari ialah pergerakan matahari yang sebetulnya tidak terjadi. Pergerakan ini terjadi sebab planet Bumi mengerjakan rotasi dan revolusi sampai-sampai seolah-olah matahari bergerak dari arah Timur ke Barat.

Selanjutnya, dalam pembahasan sebagai berikut akan menyatakan gerak semu matahari dan dampak gerak semu matahari tersebut sendiri di planet Bumi. Gerak semu matahari dipisahkan menjadi dua, yaitu:

Artikel Terkait:  Penyebab Terjadinya Perubahan Musim

Gerak semu harian matahari

Gerak semu harian matahari adalah perjalanan atau evolusi semu posisi matahari masing-masing harinya. Hal ini diperlihatkan pada ketika matahari keluar dari ufuk Timur dan tenggelam di ufuk Barat. Namun, apa yang terjadi sebenarnya ialah bahwa planet Bumi yang mengitari matahari atau berotasi sekitar 23 jam 56 menit 4.1 detik.


Gerak semu tahunan matahari

Gerak semu tahunan matahari ialah perjalanan atau evolusi semu posisi matahari dalam satu tahunnya. Hal ini disebabkan planet Bumi mengerjakan revolusi dalam satu tahunnya. Sehingga, seakan-akan posisi matahari sedang di bagian Utara dan Selatan planet Bumi dan posisi semu matahari ini jarang sekali berada tepat di atas garis khatulistiwa.

Berdasarkan keterangan dari pergerakan semu harian dan tahunan matahari yang telah dilafalkan di atas, maka terdapat beberapa dampak gerak semu matahari yang dapat dialami di planet Bumi. Akibat tersebut mencakup sebagai inilah ini:

  1. Perbedaan pencahayaan matahari. Pergerakan semu tahunan matahari mengakibatkan adanya perbedaan frekwensi pencahayaan matahari di sejumlah bagian di permukaan bumi. Dalam revolusi bumi, yang memakan waktu sekitar satu tahun, wilayah bagian Utara akan merasakan intensitas pencahayaan yang lebih lama sekitar enam bulan dikomparasikan wilayah unsur Selatan di bumi. Serta, saldo enam bulan kemudian, distrik bagian Selatan di bumi akan mendapat intensitas pencahayaan yang lebih lama dari pada distrik di unsur Utara di bumi.
  2. Perubahan musim dan temperatur. Pada ketika matahari di sebelah unsur utara garis khatulistiwa, maka bumi belahan Utara akan merasakan musim semi dan panas, dan bumi belahan Selatan akan merasakan musim gugur dan dingin. Dan sebaliknya, ketika matahari sedang di sebelah unsur selatan garis khatulistiwa, bumi belahan Selatan akan merasakan musim panas dan semi, dan bumi belahan Utara akan merasakan musim gugur dan dingin.
  3. Perubahan letak matahari di bumi. Akibat lainnya ialah posisi matahari di bumi seakan-akan berada di unsur Timur pada ketika terbit dan sedang di bagian Barat pada masa-masa tenggelam. Hal ini diakibatkan karena rotasi bumi.
  4. Perbedaan siang dan malam. Pergerakan semu yang dilaksanakan matahari sebab rotasi bumi ini mengakibatkan adanya perbedaan masa-masa siang dan malam di semua wilayah di bumi sehingga mengakibatkan adanya perbedaan waktu pun antara satu tempat dan tempat lain di bumi dari arah Timur sampai ke arah Barat.
Artikel Terkait:  Fauna Oriental

Dari deskripsi di atas maka dapat diputuskan bahwa gerak semu matahari ini sebetulnya bukanlah gerak sebetulnya yang dilaksanakan oleh matahari, akan namun adalahhasil rotasi dan revolusi bumi. Dari gerakan semu harian dan tahunan ini maka di permukaan bumi terjadi sejumlah perubahan yang dapat dialami oleh warga bumi.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Akibat Gerak Semu Matahari: Pengertian, Penyebab dan Dampak

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: